Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Pengawasan Klinis Fluorouracil general_alomedika 2023-02-27T13:58:42+07:00 2023-02-27T13:58:42+07:00
Fluorouracil
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Pengawasan Klinis Fluorouracil

Oleh :
dr.Yeni Purnamasari
Share To Social Media:

Pengawasan klinis penggunaan obat fluorouracil atau 5-fluorourasil terutama adalah timbulnya efek samping, sehingga pengobatan harus dihentikan. Pada pasien dengan riwayat alergi atau hipersensitivitas terhadap fluorouracil, pemberiannya harus hati-hati agar dapat diberikan penanganan awal yang cepat jika terjadi syok anafilaksis.

Namun, pemberian fluorouracil memiliki risiko lebih rendah untuk menimbulkan alergi maupun  anafilaksis jika dibandingkan dengan capecitabine. Fluorouracil dapat dipertimbangkan sebagai pengganti terapi pada pasien dengan reaksi alergi terhadap capecitabine.[3,7,8]

Pengawasan Klinis Nyeri Dada

Pengawasan klinis lainnya adalah jika pasien mengalami nyeri dada. Pasien perlu dilakukan pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) dan laboratorium terkait kelainan jantung.

Pasien juga dianjurkan untuk pemeriksaan laboratorium terkait enzim alkali fosfatase, fungsi hepar, kadar bilirubin, serta kadar kolesterol. Pada beberapa pasien, didapatkan keluhan akibat tingginya kadar zat-zat tersebut di dalam tubuh setelah pemberian fluorouracil.[3,7,8]

Pengawasan Mata Berair

Pasien dengan keluhan mata berair dapat menjadi salah satu tanda toksisitas fluorouracil yang sering terjadi. Biasanya keluhan ini disertai sensasi gatal dan terbakar, yang dapat ditangani dengan melakukan kompres es batu pada kedua mata sebelum, selama, dan untuk 30 menit setelah injeksi fluorouracil. Apabila keluhan tidak membaik, maka dibutuhkan pemeriksaan mata lebih lanjut.[3,7,8]

 

 

Direvisi oleh: dr. Hudiyati Agustini

Referensi

3. Medscape. Fluorouracil (Rx). 2023. https://reference.medscape.com/drug/formulary/adrucil-fluorouracil-342092#91
7. Liu CY. Fluorouracil for allergic reactions to capecitabine. Ann Pharmacother. 2002 Dec;36(12):1897-9. doi: 10.1345/aph.1C169. PMID: 12452753.
8. BC Cancer. Fluorouracil. British Columbia Cancer Drug Manual. 2023. http://www.bccancer.bc.ca/drug-database-site/Drug%20Index/Fluorouracil_monograph.pdf

Kontraindikasi dan Peringatan Fl...
Diskusi Terbaru
dr.Nurh Syada
Dibalas 7 jam yang lalu
Ikuti Webinar ber-SKP Kemenkes - Navigasi Kasus Saraf di Era AI: Memecahkan Dilema Akut hingga Kronis - Kamis, 19 November 2026 Jam: 10.00-11.30 WIB
Oleh: dr.Nurh Syada
1 Balasan
ALO Dokter!Link daftarnya:https://www.alomedika.com/webinar/navigasi-kasus-saraf-di-era-ai-memecahkan-dilema-akut-hingga-kronis?type=singleLink...
dr. Lathifa Dinar
Dibalas 10 jam yang lalu
Pasien Mendadak Buta dan Visus Menurun Mendadak, Pasti Glaukoma?!
Oleh: dr. Lathifa Dinar
1 Balasan
Pasien berusia 45 tahun datang ke layanan primer dengan keluhan penglihatan mata kiri tiba-tiba menghilang sejak 30 menit yang lalu. Beberapa minggu terakhir...
dr.Elizabeth Anastasya
Dibalas 6 jam yang lalu
Ikuti Webinar ber-SKP Kemenkes - Glaukoma 2026: New Approach pada Mata Merah - Rabu, 11 November 2026 Jam: 14.00-15.30 WIB
Oleh: dr.Elizabeth Anastasya
2 Balasan
Kerusakan saraf optik akibat glaukoma bisa terjadi diam-diam! Pasien dapat datang tanpa keluhan, padahal kerusakan sudah berlangsung tanpa disadari. Karena...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.