Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Efek Samping dan Interaksi Obat Prazikuantel general_alomedika 2022-10-07T10:27:49+07:00 2022-10-07T10:27:49+07:00
Prazikuantel
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Efek Samping dan Interaksi Obat Prazikuantel

Oleh :
dr. DrRiawati MMedPH
Share To Social Media:

Obat prazikuantel (praziquantel) umumnya aman dikonsumsi dan ditoleransi baik oleh tubuh, meski memberikan efek samping ringan pada sebagian orang, seperti mengantuk, mual, atau rasa tidak enak pada abdomen. Interaksi obat dapat terjadi antara prazikuantel dengan obat/zat yang mempengaruhi aktivitas enzim sitokrom hepar P450.

Efek Samping

Efek samping yang pernah dilaporkan adalah:

  • Gastrointestinal: rasa tidak enak pada abdomen, mual, perdarahan rektal
  • Kardiovaskular: detak jantung ireguler
  • Muskuloskeletal: nyeri atau kaku otot, kram, nyeri persendian, bengkak pada persendian
  • Kulit: urtikaria

  • Hepar: meningkatkan enzim hepar serum aminotransferase, namun jarang berdampak pada kerusakan hepar
  • Lainnya: sakit kepala, rasa melayang / mengantuk, kejang, pireksia, rasa lelah, lemah, pingsan, reaksi alergi [6,7]

Interaksi Obat

Pemberian prazikuantel secara bersamaan dengan obat yang berefek kuat terhadap induksi sitokrom P450, seperti rifampicin, antikonvulsan (phenytoin, fenobarbital, carbamazepine), dan dexamethasone, dapat menurunkan kadar prazikuantel dalam plasma darah, mengakibatkan menurunnya efektivitas terapeutik obat. Selain itu, penggunaan prazikuantel bersamaan dengan klorokuin juga dapat menurunkan konsentrasi prazikuantel dalam darah. [5]

Interaksi prazikuantel dengan obat-obat seperti simetidin, ketoconazole, itrakonazol, eritromisin, etinil estradiol, dan diphenhydramine, dapat meningkatkan kadar prazikuantel dalam plasma darah, dengan cara menurunkan aktivitas enzim hepar P450. [5,6]

Konsumsi obat bersamaan dengan minum jus buah anggur dapat meningkatkan konsentrasi obat prazikuantel dalam darah. [5,6]

Referensi

5. FDA. Biltricide® (Praziquantel). 2010; Available from: https://www.accessdata.fda.gov/drugsatfda_docs/label/2010/018714s012lbl.pdf.
6. Drugs.com. Praziquantel. October 2018; Available from: https://www.drugs.com/pro/praziquantel.html.
7. The World Health Organization. Essential Medicines and Health Products Information Portal: Praziquantel. 16 October 2018; Available from: http://apps.who.int/medicinedocs/en/d/Jh2922e/3.8.1.html.

Indikasi dan Dosis Prazikuantel
Penggunaan pada Kehamilan dan Ib...

Artikel Terkait

  • Penatalaksanaan Askariasis Intestinal pada Anak Usia Bawah 6 Tahun
    Penatalaksanaan Askariasis Intestinal pada Anak Usia Bawah 6 Tahun
  • Kondisi Terkini Infeksi Cacing Di Indonesia
    Kondisi Terkini Infeksi Cacing Di Indonesia
Diskusi Terbaru
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 21 Agustus 2026, 13:27
Ikuti Webinar ber-SKP Kemenkes - Manajemen Nyeri Sendi: Dari Terapi hingga Dukungan Kesehatan Sendi - Selasa, 1 September 2026, Jam:10.00 - 11.30 WIB
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
ALO Dokter.Mengurangi nyeri bukanlah satu-satunya tujuan terapi osteoarthritis. Pendekatan modern menempatkan pengendalian gejala, mempertahankan fungsi...
Anonymous
Dibalas 21 Agustus 2026, 19:36
Bekas imunisasi BCG bengkak & merah
Oleh: Anonymous
2 Balasan
Alo TS dokter anak. Saya kedatangan pasien bayi 4 bulan. Keluhannya bengkak & merah di bekas imunisasi BCG sejak 1 minggu. Anak tdk demam atau tampak...
dr.Elizabeth Anastasya
Dibalas 18 Agustus 2026, 07:33
Ikuti e-Course ber SKP Kemenkes - The Art of Contraception: Personalisasi Kontrasepsi pada Kasus Sulit
Oleh: dr.Elizabeth Anastasya
1 Balasan
ALO Dokter!Link daftar: https://www.alomedika.com/ecourse/the-art-of-contraception-personalisasi-kontrasepsi-pada-kasus-sulit Link...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.