Indikasi dan Dosis Pyridoxine
Indikasi pyridoxine atau vitamin B6 terutama adalah untuk menangani kasus defisiensi vitamin B6 dan neuropati perifer. Suplemen pyridoxine juga dapat diberikan pada kasus anemia, seperti anemia sideroblastik herediter, serta morning sickness pada ibu hamil. Perlu diperhatikan bahwa pemberian dosis tinggi, yakni melebihi 2 gram per hari, dapat menyebabkan neuropati sensorik dan sindrom neuronopati.[7,9]
Angka Kecukupan Gizi
Apabila asupan nutrisi harian sudah adekuat, maka suplementasi pyridoxine tidak diperlukan. Angka kecukupan gizi pyridoxine berbeda sesuai jenis kelamin dan usia:
- Bayi ≤6 bulan: 0,1 mg (0,01 mg/kg) per hari.
- Bayi 7–12 bulan: 0,3 mg (0,03 mg/kg) per hari.
- Anak 1–3 tahun: 0,5 mg/hari.
- Anak 4–8 tahun: 0,6 mg/hari.
- Anak 9–13 tahun: 1 mg/hari.
- Remaja laki-laki 14–18 tahun: 1,3 mg/hari.
- Remaja wanita 14–18 tahun: 1,2 mg/hari.
- Dewasa 19–50 tahun: 1,3 mg/hari.
- Laki-laki ≥51 tahun: 1,7 mg/hari.
- Wanita ≥51 tahun: 1,5 mg/hari.[7]
Asupan yang disarankan untuk wanita hamil 1,9 mg/hari. Sementara itu, asupan kecukupan gizi yang dianjurkan untuk wanita menyusui adalah 2 mg/hari.[10,11]
Defisiensi karena Asupan Nutrisi yang Kurang Adekuat
Pemberian dosis dewasa adalah 10‒20 mg/hari secara oral. Apabila pemberian suplemen ini tidak memungkinkan per oral, maka dapat diberikan secara intramuskular, atau intravena. Suplemen tersebut diberikan selama tiga minggu kemudian dilanjutkan dengan pemberian produk multivitamin yang mengandung pyridoxine 2‒5 mg setiap hari.[7,12,13]
Ketika memberikan suplementasi pyridoxine, tetap penting untuk memastikan agar pasien tetap mengonsumsi makanan yang sehat dan diet seimbang.[12]
Overdosis Isoniazid
Pada kasus overdosis isoniazid, yang mana isoniazid dikonsumsi sebanyak lebih dari 10 g, maka dosis pyridoxine diberikan sebanyak isoniazid yang dikonsumsi. Pada awal, berikan 4 gram pyridoxine secara intravena terlebih dulu, lalu diikuti dengan 1 gram pyridoxine secara intramuskular setiap 30 menit hingga keseluruhan dosis telah diberikan.[7]
Morning Sickness pada Ibu Hamil
Pyridoxine dapat digunakan untuk mengatasi morning sickness atau mual dan muntah pada ibu hamil. Dosis yang diberikan adalah 10-25 mg, bisa diberikan hingga 4 kali sehari.[15]
Direvisi oleh: dr. Bedry Qintha