Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Indikasi dan Dosis Diethylcarbamazine general_alomedika 2026-09-10T11:22:39+07:00 2026-09-10T11:22:39+07:00
Diethylcarbamazine
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Indikasi dan Dosis Diethylcarbamazine

Oleh :
dr.Saphira Evani
Share To Social Media:

Indikasi utama diethylcarbamazine adalah untuk terapi filariasis, termasuk filariasis limfatik yang dikenal dengan kaki gajah. Obat ini juga dapat digunakan untuk terapi loiasis, eosinofilia pulmonari tropika, mansonellosis, dan larva migrans viseral. Dosis diethylcarbamazine yang diberikan akan tergantung pada indikasi penyakitnya.[1,5]

Filariasis

Pada filariasis limfatik tanpa koinfeksi filaria lain, diethylcarbamazine merupakan terapi pilihan dengan dosis 6 mg/kgBB per hari selama 12 hari, yang bertujuan membunuh mikrofilaria dan mengurangi beban cacing dewasa. Doxycycline 200 mg per hari selama 6 minggu dapat ditambahkan untuk meningkatkan hasil terapi dan membantu mengurangi derajat limfedema.[14]

Dosis Program Pencegahan Massal Filariasis

Diethylcarbamazine juga digunakan untuk pencegahan massal filariasis. Dalam program mass drug administration (MDA) untuk eliminasi filariasis limfatik, diethylcarbamazine diberikan dengan dosis tunggal 6 mg/kgBB pada daerah endemis yang tidak memiliki koinfeksi onchocerciasis maupun loiasis. Obat ini umumnya dikombinasikan dengan obat lain, misalnya albendazol 400 mg.

Tujuan pemberian massal ini adalah menurunkan kadar mikrofilaria dalam populasi hingga transmisi penyakit tidak dapat dipertahankan. Karena diethylcarbamazine terutama bekerja terhadap mikrofilaria dan memiliki efek terbatas pada cacing dewasa, pemberian MDA harus dilakukan secara berulang, umumnya setahun sekali, selama beberapa tahun hingga rantai penularan terputus.[15,16]

Perhatian Khusus:

Perlu dicatat bahwa pemilihan regimen MDA bergantung pada keberadaan filariasis lain yang hidup berdampingan di suatu wilayah. diethylcarbamazine tidak boleh digunakan pada daerah yang endemis onchocerciasis atau loiasis karena dapat menimbulkan reaksi merugikan yang serius.

Selain itu, terdapat beberapa kelompok yang tidak diikutsertakan dalam MDA berbasis diethylcarbamazine, yaitu wanita hamil, pasien dengan penyakit berat, dan anak usia di bawah 2 tahun.[16]

Loiasis

Pada pasien loiasis simtomatik dengan hasil pemeriksaan mikrofilaria <8.000/mL darah, berikan diethylcarbamazine dengan dosis 8–10 mg/kgBB/hari yang dibagi menjadi 3 dosis dan diberikan selama 21 hari. Dosis ini berlaku untuk anak-anak maupun dewasa.

Bila diethylcarbamazine diberikan untuk profilaksis dan bukan untuk terapi, dosis yang diberikan adalah 300 mg, 1 kali per minggu.[17]

Eosinofilia Pulmonari Tropika

Dosis dewasa yang digunakan untuk eosinofilia pulmonari tropika (tropical pulmonary eosinophilia) adalah 6 mg/kgBB, yang dibagi menjadi 3 pemberian per hari. Terapi ini diberikan selama 14 hari.[5]

Mansonellosis

Dosis diethylcarbamazine untuk pengobatan mansonellosis streptocerca adalah 6 mg/kgBB, sekali sehari, yang diberikan selama 14 hari.[5]

Larva Migrans Viseral

Pada kasus larva migrans viseral, dosis diethylcarbamazine adalah 6 mg/kgBB/hari, yang dibagi menjadi 3 dosis. Terapi ini diberikan selama 7–10 hari.[5]

 

 

Direvisi oleh: dr. Bedry Qintha

Referensi

1. WHOPAR. SUMMARY OF PRODUCT CHARACTERISTICS Diethylcarbamazine Citrate 100 mg Tablets. 2016. https://extranet.who.int/prequal/sites/default/files/whopar_files/NT002part4v1.pdf
5. Medscape. Diethylcarbamazine (Rx). 2026. https://reference.medscape.com/drug/hetrazan-diethylcarbamazine-342652
14. Bronze MS. Filariasis Treatment & Management. Medscape, 2023. https://emedicine.medscape.com/article/217776-treatment
15. Le B, Monteiro MAA, Amaral S, et al. The impact of ivermectin, diethylcarbamazine citrate, and albendazole mass drug administration on the prevalence of scabies and soil-transmitted helminths in school-aged children in three municipalities in Timor-Leste: a before-after assessment. Lancet Glob Health. 2023 Jun;11(6):e924-e932. doi: 10.1016/S2214-109X(23)00134-1.
16. WHO. Monitoring and epidemiological assessment of mass drug administration in the global programme to eliminate lymphatic filariasis: a manual for national elimination programmes, 2nd ed. 2025. https://www.who.int/publications/i/item/9789240105959
17. Centers for Disease Control and Prevention. Clinical Treatment of Loiasis. 2024. https://www.cdc.gov/filarial-worms/hcp/clinical-care/loiasis.html?CDC_AAref_Val=https://www.cdc.gov/parasites/loiasis/health_professionals/index.html

Formulasi Diethylcarbamazine
Efek Samping dan Interaksi Obat ...

Artikel Terkait

  • Kondisi Terkini Infeksi Cacing Di Indonesia
    Kondisi Terkini Infeksi Cacing Di Indonesia
Diskusi Terkait
dr. Saeful Anwar
Dibalas 04 April 2023, 20:38
Kelainan pada kulit yang menghitam dan membesar di hampir seluruh badan
Oleh: dr. Saeful Anwar
3 Balasan
Alo dokter, kemarin saya menemui pasien post op SC e.c PEB. Pasien tsb ada kelainan di kulit hampir seluruh badan seperti gambar dibawah ini, apakah...
dr. Yudha Ramdani
Dibalas 07 September 2020, 09:22
Pasien laki-laki usia 45 tahun dengan keluhan terdapat pembesaran pada skrotum
Oleh: dr. Yudha Ramdani
16 Balasan
Alo dokter, izin mau berdiskusi dokPasien laki laki diantar oleh istrinya, pasien usia 45 tahun datang dengan keluhan pegal dan sedikit nyeri pada paha serta...
dr. Adi Nugraha
Dibalas 07 November 2019, 16:09
Pengobatan massal FIlariasis untuk bayi dan anak di bawah 2 tahun di puskesmas
Oleh: dr. Adi Nugraha
9 Balasan
Alodokter. Mohon asupan nyaApakah pemberian DEC di puskesmas untuk pengobatan massal bisa diberikan pada bayi? Merujuk guideline yg pernah saya baca,...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.