Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Komplikasi Foto Polos Abdomen general_alomedika 2023-06-19T14:12:50+07:00 2023-06-19T14:12:50+07:00
Foto Polos Abdomen
  • Pendahuluan
  • Indikasi
  • Kontraindikasi
  • Teknik
  • Komplikasi
  • Edukasi Pasien
  • Pedoman Klinis

Komplikasi Foto Polos Abdomen

Oleh :
dr. Michael Sintong Halomoan
Share To Social Media:

Komplikasi foto polos abdomen terkait besarnya dosis radiasi, dapat berupa kanker dan gangguan pada perkembangan janin. Akan tetapi, perlu diperhatikan bahwa komplikasi ini timbul pada dosis tertentu dan dipengaruhi usia kehamilan. Maka dari itu, pada ibu hamil foto polos abdomen dilakukan bila benefit yang didapatkan lebih dari risiko radiasi.

Komplikasi foto polos abdomen biasanya muncul pada paparan kronik. Komplikasi foto polos abdomen terkait dengan besarnya radiasi yang dibutuhkan. Efek radiasi X–ray disebabkan oleh energi kinetik elektron yang dihasilkan X–ray tube. Elektron tersebut dapat merusak DNA secara langsung atau menghasilkan radikal bebas yang dapat merusak materi genetik.[2,3,6]

Foto polos abdomen membutuhkan dosis radiasi 7 kali lebih tinggi (56 mrem) dibandingkan rontgen thorax (8 mrem). Radiasi yang didapatkan dari satu kali foto polos abdomen setara dengan 68 hari radiasi natural background. Risiko munculnya kanker pada pasien yang menjalani foto polos abdomen sebesar 22 per 1 juta orang, lebih tinggi 7 kali lipat dibandingkan pasien yang menjalani rontgen thorax.[2,3,6]

Komplikasi juga dapat terjadi pada ibu hamil yang menjalani foto polos abdomen, terutama pada trimester pertama. Janin yang terpapar radiasi X–ray dapat mengalami induksi kanker, malformasi, dan retardasi mental. Pemeriksaan foto polos abdomen hanya dilakukan bila manfaat yang didapatkan lebih besar dibandingkan risiko yang dapat terjadi pada janin.[2,6]

 

 

Direvisi oleh: dr. Felicia Sutarli

Referensi

2. Chen MY, Pope TL, Ott DJ. Basic radiology. McGraw-Hill Medical; 2011.
3. James B, Kelly B. The abdominal radiograph. The Ulster medical journal. 2013 Sep;82(3):179.
6. Gore RM, Levine MS. Textbook of gastrointestinal radiology e-book. Elsevier Health Sciences; 2014 Dec 1.

Teknik Foto Polos Abdomen
Edukasi Pasien Foto Polos Abdomen

Artikel Terkait

  • Kegunaan Foto Polos Abdomen untuk Mendiagnosis Obstruksi Usus Halus
    Kegunaan Foto Polos Abdomen untuk Mendiagnosis Obstruksi Usus Halus
Diskusi Terbaru
dr. Lathifa Dinar
Dibalas 2 jam yang lalu
Pasien Mendadak Buta dan Visus Menurun Mendadak, Pasti Glaukoma?!
Oleh: dr. Lathifa Dinar
1 Balasan
Pasien berusia 45 tahun datang ke layanan primer dengan keluhan penglihatan mata kiri tiba-tiba menghilang sejak 30 menit yang lalu. Beberapa minggu terakhir...
dr.Elizabeth Anastasya
Dibalas 27 Oktober 2026, 13:21
Ikuti Webinar ber-SKP Kemenkes - Glaukoma 2026: New Approach pada Mata Merah - Rabu, 11 November 2026 Jam: 14.00-15.30 WIB
Oleh: dr.Elizabeth Anastasya
1 Balasan
Kerusakan saraf optik akibat glaukoma bisa terjadi diam-diam! Pasien dapat datang tanpa keluhan, padahal kerusakan sudah berlangsung tanpa disadari. Karena...
Anonymous
Dibalas 16 jam yang lalu
Suspek PJB ASIANOTIK
Oleh: Anonymous
2 Balasan
ALo Dokter, saya nemuin bising jantung pd anak usia antara 5-7 tahunan di klinik....ini harusnya rujuk ke SpA dulu atau boleh SpJP ya? Fyi, ini klinik...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.