Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Pemasangan Implan KB annisa-meidina 2026-08-21T13:53:48+07:00 2026-08-21T13:53:48+07:00
Pemasangan Implan KB
  • Pendahuluan
  • Indikasi
  • Kontraindikasi
  • Teknik
  • Komplikasi
  • Edukasi Pasien
  • Pedoman Klinis

Pendahuluan Pemasangan Implan KB

Oleh :
dr. Novita
Share To Social Media:

Pemasangan implan KB merupakan salah satu metode kontrasepsi yang digunakan untuk mencegah kehamilan, yang termasuk ke dalam kategori long-acting reversible contraception atau LARC. Keunggulan dari LARC adalah efektivitas yang tinggi melalui intervensi tunggal dan jangka waktu penggunaan panjang, yakni hingga 3–5 tahun.[1-3]

Implan KB mengandung hanya progestin (etonogestrel atau levonorgestrel). Implan ini tersedia dalam bentuk kapsul polimer atau batang. Cara kerjanya adalah menginhibisi ovulasi, menipiskan endometrium, mengurangi motilitas tuba, dan menebalkan mukus serviks.[1-3]

ImplanKB

Indikasi pemasangan implan KB adalah bagi wanita yang ingin mencegah kehamilan, baik wanita nulipara ataupun multipara. Pemasangan implan KB juga dapat dilakukan bagi wanita yang baru melahirkan atau wanita yang sedang menyusui.[3]

Kontraindikasi pemasangan implan KB adalah kehamilan, gangguan hati berat (sirosis berat atau neoplasma), riwayat kanker payudara, perdarahan pervaginam abnormal yang tidak terdiagnosis, dan alergi atau hipersensitivitas terhadap materi implan KB.[3]

Teknik pemasangan implan KB harus dilakukan oleh tenaga medis yang sudah terlatih. KB akan dimasukkan di bawah kulit (lapisan subdermal) pada bagian lengan atas yang tidak sering digunakan (non-dominan), sekitar 8–10 cm di atas medial epicondyle.[3]

Komplikasi yang terjadi akibat pemasangan implan KB umumnya bersifat lokal pada area insersi, yaitu nyeri, perdarahan, kemerahan, dan hematoma. Komplikasi akibat penggunaan implan KB sendiri dapat berupa nyeri kepala, penambahan berat badan, jerawat, nyeri payudara atau abdomen, emosi labil, dan perdarahan menstruasi ireguler. Perdarahan ireguler bisa berupa oligomenorrhea, amenorrhea, atau polymenorrhea.[3]

Referensi

1. Bahamondes L, Fernandes A, Monteiro I, Bahamondes MV. Long-acting reversible contraceptive (LARCs) methods. Best Pract Res Clin Obstet Gynaecol. 2020;66:28-40.
2. Rocca ML, Palumbo AR, Visconti F, DiCarlo C. Safety and benefits of contraceptives implants: A systematic review. Pharmaceuticals. 2021;14(6):548.
3. Shannon MB. Contraceptive Implant Placement. Medscape. 2021. https://emedicine.medscape.com/article/2047217-overview#a3\

Indikasi Pemasangan Implan KB

Artikel Terkait

  • Metode Kontrasepsi Darurat
    Metode Kontrasepsi Darurat
  • Peresepan Morning After Pill Secara Aman
    Peresepan Morning After Pill Secara Aman
  • Kontrasepsi Oral – Panduan e-Prescription Alomedika
    Kontrasepsi Oral – Panduan e-Prescription Alomedika
  • Kontrasepsi Darurat – Panduan e-Prescription Alomedika
    Kontrasepsi Darurat – Panduan e-Prescription Alomedika
  • Risiko Stroke pada Pengguna Kontrasepsi Hormonal
    Risiko Stroke pada Pengguna Kontrasepsi Hormonal

Lebih Lanjut

Diskusi Terbaru
Anonymous
Dibalas 07 November 2026, 08:49
login plataran sehat lewat satu sehat tidak muncul pilihannya?
Oleh: Anonymous
2 Balasan
Alodok, apakah login plataran sehat lewat satu sehat di tempat dokter2 juga tidak muncul pilihannya ya? Apakah masih maintenance? Soalnya ditempat saya ga...
dr.Elizabeth Anastasya
Dibalas 06 November 2026, 09:19
📢 PENTING! LMS tidak Dapat Dibuka hingga 6 November 2026
Oleh: dr.Elizabeth Anastasya
2 Balasan
ALO Dokter!Berikut informasi penting terkait perbaikan LMS:Periode perbaikan hingga 6 November 2026, pukul 23.59 WIB.Dampak maintenance: Proses verifikasi...
Anonymous
Dibalas 06 November 2026, 07:57
Obat Hipertensi untuk Ibu Menyusui
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Alo dokter, mohon rekomendasi obat HT yang aman utk ibu menyusui baik yg dengan riwayat pre eklamsi atau tidak 🙏

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.