Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Pedoman Klinis Blok Saraf Digiti general_alomedika 2022-11-07T10:12:11+07:00 2022-11-07T10:12:11+07:00
Blok Saraf Digiti
  • Pendahuluan
  • Indikasi
  • Kontraindikasi
  • Teknik
  • Komplikasi
  • Edukasi Pasien
  • Pedoman Klinis

Pedoman Klinis Blok Saraf Digiti

Oleh :
dr. Bunga Saridewi
Share To Social Media:

Pedoman klinis blok saraf digiti  (digital nerve block) sebetulnya lebih terkait dengan teknik pemberian, karena komplikasi terkait prosedur ini cukup jarang. Pedoman yang harus diperhatikan mencakup persiapan prosedural dan pasca prosedural, yaitu:

  • Persiapan blok saraf digiti terdiri dari anamnesis, pemeriksaan fisik, dan informed consent

  • Identifikasi lokasi penyuntikan sesuai prosedur pilihan.
  • Gunakan agen anestesi yang sesuai dengan prosedur pilihan, kondisi klinis pasien, serta riwayat alergi agen anestesi tertentu
  • Bersihkan lokasi injeksi dengan alkohol, chlorhexidine (pada kulit intak), atau povidone iodine

  • Gunakan jarum berukuran 25-3-0 G, dan lakukan aspirasi sebelum injeksi
  • Anestesi dilakukan secara perlahan untuk meminimalkan rasa sakit dan menghindari injeksi intravaskular yang tidak disengaja
  • Jika diperlukan anestesi tambahan 5 menit setelah injeksi awal, gunakan jarum, tabung suntik, dan agen anestesi baru [1,4]

 

 

Direvisi oleh: dr. Hudiyati Agustini

Referensi

1. Latham JL, Martin SN. Infiltrative anesthesia in office practice. American Family Physician. 2014(89)1-7. https://www.aafp.org/afp/2014/0615/p956.html
4. Borbón TY, Qu P, et al. Digital nerve blocks: A systematic review and meta-analysis. J Am Coll Emerg Physicians Open. 2022 Jul 1;3(4):e12753. doi: 10.1002/emp2.12753. PMID: 35795710; PMCID: PMC9249376.

Edukasi Pasien Blok Saraf Digiti

Artikel Terkait

  • Kombinasi Lidokain-Bikarbonat Untuk Mengurangi Nyeri Prosedural Saat Anestesi Lokal
    Kombinasi Lidokain-Bikarbonat Untuk Mengurangi Nyeri Prosedural Saat Anestesi Lokal
  • Spektrum Dosis Pada Anestesi Lokal
    Spektrum Dosis Pada Anestesi Lokal
  • Cara Mengurangi Nyeri akibat Injeksi Anestesi Lokal
    Cara Mengurangi Nyeri akibat Injeksi Anestesi Lokal
  • Anestesi Umum vs Anestesi Lokal untuk Sirkumsisi Anak
    Anestesi Umum vs Anestesi Lokal untuk Sirkumsisi Anak
  • Anestesi Umum atau Lokal untuk Ekstraksi Gigi Bungsu
    Anestesi Umum atau Lokal untuk Ekstraksi Gigi Bungsu

Lebih Lanjut

Diskusi Terbaru
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 14 jam yang lalu
😱 KESEMPATAN LANGKA! BONUS 1.000 AP, Follow Channel Perlindungan Kulit Sensitif
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
ALO Dokter!🔥 Hanya berlaku 3 HARI !!! Segera ikuti Channel Perlindungan Kulit Sensitif dan Berjerawat di  aplikasi Alomedika: Klik link ini (dari...
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 04 Agustus 2026, 14:06
🚨Ikuti e-Course & Dapatkan SKP Gratis "Perdarahan Pascapersalinan: Dari Evidence ke Praktik, Mengapa Masih Gagal"
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
2 Balasan
ALO Dokter!🚨 Every Birth is at Risk! Don't Wait for Heavy Bleeding!Perdarahan pascapersalinan (PPH) masih menjadi salah satu penyebab utama kematian ibu....
dr. ALOMEDIKA
Dibalas 03 Agustus 2026, 12:10
Link SKP Webinar Alomedika di LMS - Agustus 2026!
Oleh: dr. ALOMEDIKA
1 Balasan
ALO Dokter!Yuk, ikuti webinar ber SKP Kemenkes Alomedika di bulan Agustus 2026!18 Agustus 2026 - AI untuk Dunia Bedah Masa KiniPerdarahan vs. Pembekuan — tes...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.