Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Komplikasi Blok Saraf Digiti general_alomedika 2022-11-07T10:11:58+07:00 2022-11-07T10:11:58+07:00
Blok Saraf Digiti
  • Pendahuluan
  • Indikasi
  • Kontraindikasi
  • Teknik
  • Komplikasi
  • Edukasi Pasien
  • Pedoman Klinis

Komplikasi Blok Saraf Digiti

Oleh :
dr. Bunga Saridewi
Share To Social Media:

Komplikasi  prosedur blok saraf digiti (digital nerve block) umumnya minor, seperti nyeri pada lokasi suntikan. Namun, dokter tetap harus waspada terhadap risiko infeksi atau toksisitas anestesi lokal.[2,3]

Komplikasi yang berhubungan dengan blok saraf digiti antara lain:

  • Nyeri pada lokasi suntikan
  • Infeksi terutama pada prosedur blok transtechal. Infeksi luka sangat jarang pada teknik aseptik yang benar
  • Hematoma: dapat dihindari dengan mencegah tusukan berulang, menggunakan jarum 25 G atau lebih kecil, dan hindari menusuk vena superfisial

  • Cedera lokal pada saraf dan tendon: dapat mengakibatkan neuropati dan tendinitis. Parestesia residual jarang terjadi dan mungkin berhubungan dengan injeksi intra neuronal yang tidak disengaja. Jangan menyuntikkan jika pasien mengeluh nyeri atau terdapat tahanan kuat saat injeksi
  • Injeksi intravaskular yang tidak sengaja: meningkatkan risiko kardiotoksisitas dan neurotoksisitas
  • Gangren digiti: dapat terjadi terkait penggunaan epinefrin atau volume injeksi yang berlebihan (>3 mL)
  • Reaksi alergi
  • Sinkop vasovagal[2,3,14]

 

 

Direvisi oleh: dr. Hudiyati Agustini

Referensi

2. Napier A, et al. Digital Nerve Block. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2022 Jan. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK526111/
3. Volfson D. Digital Nerve Block Technique. Medscape. 2022. https://emedicine.medscape.com/article/80887-overview
14. Allman KG, Wilson IH, O’Donnell. Oxford Handbook of anesthesia. Oxford University Press. United Kingdom. 2016.pp1118

Teknik Blok Saraf Digiti
Edukasi Pasien Blok Saraf Digiti

Artikel Terkait

  • Kombinasi Lidokain-Bikarbonat Untuk Mengurangi Nyeri Prosedural Saat Anestesi Lokal
    Kombinasi Lidokain-Bikarbonat Untuk Mengurangi Nyeri Prosedural Saat Anestesi Lokal
  • Spektrum Dosis Pada Anestesi Lokal
    Spektrum Dosis Pada Anestesi Lokal
  • Cara Mengurangi Nyeri akibat Injeksi Anestesi Lokal
    Cara Mengurangi Nyeri akibat Injeksi Anestesi Lokal
  • Anestesi Umum vs Anestesi Lokal untuk Sirkumsisi Anak
    Anestesi Umum vs Anestesi Lokal untuk Sirkumsisi Anak
  • Anestesi Umum atau Lokal untuk Ekstraksi Gigi Bungsu
    Anestesi Umum atau Lokal untuk Ekstraksi Gigi Bungsu

Lebih Lanjut

Diskusi Terbaru
Anonymous
Dibalas 17 jam yang lalu
Pasien hamil 32 mgg dengan HBeAg reaktif yang membutuhkan tes DNA HBV
Oleh: Anonymous
3 Balasan
Dok izin, expert dr Sp.PD-KGEHDok izin menanyakan terdapat pasien hamil 32 mgg sudah di rujuk ke kgeh dari 29 mgg pemeriksaan sgot sgpt usg normal dan hbeag...
dr.Elizabeth Anastasya
Dibalas 19 jam yang lalu
1.000 AP Pasti Jadi Milikmu! Ikuti Channel RSV Sebelum Periodenya Berakhir!
Oleh: dr.Elizabeth Anastasya
1 Balasan
ALO Dokter!Periode promosi berlaku dari tanggal 11 Agustus - 13 Agustus 2026. Ikuti Channel STOP RSV di  aplikasi Alomedika:Klik link ini (dari aplikasi/HP)...
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 11 Agustus 2026, 08:02
Siap Hadapi Pasien Agresif! Ikuti e-Course Asesmen Risiko dan Teknik De-eskalasi Verbal pada Pasien Agresif-Agitatif
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
ALO Dokter!Tidak semua pasien agresif harus langsung direstrain!Segera daftar dan ikuti e-course Asesmen Risiko dan Teknik De-eskalasi Verbal pada Pasien...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.