Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • AlomedikaAI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Edukasi dan Promosi Kesehatan Leiomyoma general_alomedika 2023-02-20T12:01:36+07:00 2023-02-20T12:01:36+07:00
Leiomyoma
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Edukasi dan Promosi Kesehatan Leiomyoma

Oleh :
dr. Agnes Tjakrapawira
Share To Social Media:

Edukasi dan promosi kesehatan mengenai leiomyoma terutama perlu menekankan bahwa tumor ini bersifat jinak dan kecil kemungkinannya untuk berkembang menjadi keganasan.

Edukasi Pasien

Dokter juga perlu memberikan edukasi bahwa terapi hanya diperlukan pada leiomyoma yang menunjukkan gejala, berupa terapi farmakologis untuk mengontrol gejala atau pembedahan sebagai terapi definitif. Pembedahan juga dilakukan apabila tumor menyebabkan gangguan fungsional.[6]

Leiomyoma yang paling umum terjadi ialah mioma uteri pada wanita. Dokter harus mengedukasi pasien untuk menghindari faktor risiko yang dapat dimodifikasi terkait penyakit ini, misalnya dengan berolahraga dan mengonsumsi cukup buah dan sayur. Pasien juga perlu menghindari konsumsi makanan yang mengandung estrogen tinggi secara berlebihan.[19,20]

Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit

Walau belum terbukti berhubungan secara spesifik dengan leiomyoma, pengurangan konsumsi daging merah dan gula serta peningkatan konsumsi sayuran hijau dan buah segar terbukti berperan mencegah banyak jenis tumor. Selain itu, konsumsi alkohol dan merokok juga perlu dihindari.[19,20]

 

 

Direvisi oleh: dr. Gabriela Widjaja

Referensi

6. Nutan F. Leiomyoma. Medscape. 2021.
https://emedicine.medscape.com/article/1057733-overview#a6
19. Donnez J, Dolmans MM. Uterine fibroid management: from the present to the future. Hum Reprod Update. 2016 Nov;22(6):665-686.
20. Barjon K, Mikhail LN. Uterine Leiomyomata. In: StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2022 Jan-. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK546680/

Prognosis Leiomyoma
Diskusi Terbaru
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 19 jam yang lalu
Ikuti Webinar ber-SKP Kemenkes - Kolaborasi Dokter dan Bidan adalah Kunci ANC Berkualitas bagi Ibu dan Bayi - Kamis, 30 Juli 2026 Jam: 10.00-12.00 WIB
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
ALO Dokter!Link Daftar: https://bit.ly/Apps-300726Link LMS: https://bit.ly/LMS-300726Ikuti webinar Kolaborasi Dokter dan Bidan adalah Kunci ANC Berkualitas...
dr. ALOMEDIKA
Dibalas 16 jam yang lalu
Hanya untuk 10 Sejawat Pertama: Isi Kuesioner, Ambil Voucher Rp100.000!
Oleh: dr. ALOMEDIKA
3 Balasan
ALO Dokter. Opini medis Dokter sangat kami hargai dalam mengedukasi masyarakat untuk kesehatan yang lebih baik. Namun, untuk kesempatan kali ini, kami...
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 09 Juli 2026, 11:53
Jika rasa lapar adalah penyakitnya, mengapa kita hanya mengobati berat badannya?
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
😩ALO Dokter, Obesitas bukan sekadar akibat makan berlebihan. Di balik rasa lapar terdapat mekanisme biologis yang melibatkan aksis otak–usus, hormon seperti...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.