Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Stretch Mark general_alomedika 2025-10-10T13:44:40+07:00 2025-10-10T13:44:40+07:00
Stretch Mark
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Pendahuluan Stretch Mark

Oleh :
dr.Krisandryka
Share To Social Media:

Stretch mark atau striae distensiae adalah lesi kulit berupa guratan atrofi yang muncul akibat peregangan berlebihan pada dermis, sering terlihat pada kehamilan, obesitas, atau penggunaan kortikosteroid jangka panjang. Secara histopatologi, kondisi ini ditandai dengan disorganisasi kolagen dan elastin yang menyebabkan penurunan elastisitas kulit.

Dalam praktik klinis, stretch mark dikategorikan sebagai masalah dermatologi umum yang berdampak pada estetika dan kualitas hidup pasien. Ada dua bentuk stretch mark, yakni striae rubra dan striae alba. Striae rubra muncul pada fase akut berupa lesi linear kemerahan yang rata dengan permukaan kulit dan tegak lurus terhadap arah skin tension. Sementara itu, striae alba muncul pada fase kronis berupa lesi hipopigmentasi atrofik.[1]

Stretch Mark

Etiologi stretch mark adalah peregangan kulit akibat pembesaran bagian tubuh. Stretch mark dapat timbul pada abdomen dan payudara wanita hamil, bahu binaragawan, tubuh remaja yang sedang mengalami growth spurt, dan individu overweight atau obesitas. Penggunaan kortikosteroid jangka panjang atau sindrom Cushing juga dapat menimbulkan striae. Faktor genetik juga diduga berperan meskipun masih belum sepenuhnya diketahui.[2]

Stretch mark sangat sering dijumpai pada semua ras. Kondisi ini diperkirakan terjadi pada 90% wanita hamil, 70% remaja wanita, dan 40% remaja pria. Biasanya, stretch mark hanya menimbulkan masalah kosmetik. Namun, jika bersifat ekstensif, stretch mark dapat mengalami robek dan ulserasi ketika terjadi trauma fisik, misalnya akibat peregangan berlebih.[2]

Diagnosis stretch mark umumnya bisa ditegakkan secara klinis melalui anamnesis dan pemeriksaan fisik. Penatalaksanaan stretch mark dapat berupa penggunaan pulsed dye laser, fractional laser, microneedling, microneedling dengan radiofrekuensi, dan retinoid topikal. Tata laksana biasanya dilakukan karena keluhan kosmetik pasien.[1,2]

 

 

Direvisi oleh: dr. Bedry Qintha

Referensi

1. Ud-Din S, McGeorge D, Bayat A. Topical management of striae distensae (stretch marks): prevention and therapy of striae rubrae and albae. J Eur Acad Dermatol Venereol. 2016;30(2):211-222. doi:10.1111/jdv.13223
2. Alaiti S. Striae Distensae. Medscape. 2022. https://emedicine.medscape.com/article/1074868-overview

Patofisiologi Stretch Mark

Artikel Terkait

  • Obat Topikal untuk Pencegahan dan Penanganan Striae Gravidarum
    Obat Topikal untuk Pencegahan dan Penanganan Striae Gravidarum
Diskusi Terbaru
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 35 menit yang lalu
AI Bantu Temukan Indikasi Operasi Terlewat
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
ALO Dokter. Seorang pasien berusia 50 tahun telah siap di area pra-operasi untuk menjalani prosedur eksisi benjolan yang membesar di punggungnya.  Namun,...
Anonymous
Dibalas 12 Agustus 2026, 12:04
Pasien hamil 32 mgg dengan HBeAg reaktif yang membutuhkan tes DNA HBV
Oleh: Anonymous
3 Balasan
Dok izin, expert dr Sp.PD-KGEHDok izin menanyakan terdapat pasien hamil 32 mgg sudah di rujuk ke kgeh dari 29 mgg pemeriksaan sgot sgpt usg normal dan hbeag...
dr.Elizabeth Anastasya
Dibalas 16 jam yang lalu
1.000 AP Pasti Jadi Milikmu! Ikuti Channel RSV Sebelum Periodenya Berakhir!
Oleh: dr.Elizabeth Anastasya
2 Balasan
ALO Dokter!Periode promosi berlaku dari tanggal 11 Agustus - 13 Agustus 2026. Ikuti Channel STOP RSV di  aplikasi Alomedika:Klik link ini (dari aplikasi/HP)...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.