Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Prognosis Perforasi Intestinal general_alomedika 2023-05-04T14:21:09+07:00 2023-05-04T14:21:09+07:00
Perforasi Intestinal
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Prognosis Perforasi Intestinal

Oleh :
dr. Pepi Nurapipah
Share To Social Media:

Prognosis  pasien dengan perforasi intestinal atau perforasi usus tergantung pada beberapa faktor, seperti usia, penyakit komorbid, etiologi, status gizi, dan terapi yang diberikan. Prognosis dapat menjadi buruk apabila tindakan operasi tidak dilakukan, dan adanya risiko infeksi juga dapat memperberat komplikasi.[1,2,5]

Komplikasi

Komplikasi yang disebabkan oleh perforasi intestinal bergantung pada proses perjalanan penyakit dan terapi yang diberikan. Pemberian cairan intravena dan pemberian antibiotik sejak awal dapat menurunkan penyebaran infeksi. Komplikasi yang terjadi dapat diakibatkan dari perforasi intestinal yang tidak diobati, dan komplikasi yang terjadi setelah operasi.[1,2]

Komplikasi akibat perforasi intestinal yang tidak diobati adalah peritonitis, sepsis, syok sepsis, hingga kematian. Sedangkan komplikasi yang bisa muncul setelah operasi di antaranya infeksi, perdarahan saluran cerna, perlengketan, kebocoran anastomosis, atau hernia. Risiko lainnya adalah komplikasi kardiopulmonal selama dan setelah operasi, tromboemboli, dan pemakaian ventilator jangka panjang.[1,2,5]

Prognosis

Terdapat beragam faktor yang dapat mempengaruhi prognosis pasien perforasi intestinal, seperti usia, penyakit komorbid, penyebab utama terjadinya perforasi, kondisi malnutrisi, dan terapi yang diberikan. Pada pasien yang tidak bisa dilakukan tindakan operasi, prognosis dapat menjadi lebih buruk karena operasi merupakan tindakan pilihan yang paling dibutuhkan.[1,2]

Morbiditas pada pasien yang tidak melakukan operasi juga menjadi lebih tinggi, termasuk infeksi intraabdomen yang meluas. Komplikasi kardiopulmonal dan tromboemboli lebih tinggi pada pasien usia lanjut, seiring dengan menurunnya kualitas hidup.[1,2]

 

 

Direvisi oleh: dr. Gabriela Widjaja

Referensi

1. Azer SA. Intestinal Perforation. Medscape. 2022. https://emedicine.medscape.com/article/195537-overview#a8
2. Hafner J, Tuma F, Hoilat GJ, et al. Intestinal Perforation. In: StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2023 Jan-. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK538191/
5. Ashraf A. Bowel perforation. 2023. Radiopaedia. https://radiopaedia.org/articles/bowel-perforation-1

Penatalaksanaan Perforasi Intest...
Edukasi dan Promosi Kesehatan Pe...
Diskusi Terbaru
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 17 jam yang lalu
Ikuti e-Course berSKP Kemenkes - Diagnosis dan Rencana Tata Laksana Mixed Pain
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
ALO Dokter Tahukah apa itu mixed pain? Ya, contoh mixed pain adalah nyeri pada penderita osteoartritis dan hernia diskus, di mana nyeri disebabkan oleh...
Anonymous
Dibalas 10 jam yang lalu
Pasien mengerjakan kegiatan berulang, apa diagnosisnya?
Oleh: Anonymous
12 Balasan
Alo dok, saya punya pasien yg kl cuci tangan harus 7x baru ngerasa bersih....kl ngunci pintu harus dipastikan terkunci sampe 7x jegrak jegrek engsel...
dr.Eurena Maulidya
Dibalas 19 jam yang lalu
Berbahaya?! Pasien Anggap Sosial Media sebagai Klinik
Oleh: dr.Eurena Maulidya
4 Balasan
ALO Dokter.Pasien usia 28 tahun datang dengan keluhan kepala terasa ringan yang disertai dengan mual dan muntah. Pasien mengatakan sudah 2 minggu konsumsi...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.