Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • SKP
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Farmakologi Vaksin COVID-19 Moderna general_alomedika 2021-07-28T20:15:58+07:00 2021-07-28T20:15:58+07:00
Vaksin COVID-19 Moderna
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Farmakologi Vaksin COVID-19 Moderna

Oleh :
dr.Reni Widyastuti, Sp.FK
Share To Social Media:

Vaksin COVID-19 Moderna mengandung mRNA yang diformulasikan dalam partikel lipid. Setelah disuntikkan, mRNA tersebut masuk ke sel inang dan menyebabkan ekspresi antigen S (spike) SARS-CoV-2. Belum terdapat studi farmakokinetik mengenai vaksin Moderna.[2,3]

Farmakodinamik

Vaksin COVID-19 Moderna mengandung mRNA yang diformulasikan dalam partikel lipid. Setelah disuntikkan, mRNA tersebut masuk ke sel inang dan menyebabkan ekspresi antigen S (spike) virus SARS-CoV-2. Vaksin ini membangkitkan respon imun berupa antibodi dan respon imun seluler terhadap antigen S virus SARS-CoV-2 sehingga dapat memberikan proteksi terhadap COVID-19.[2,3]

Farmakokinetik                                                                              

Belum terdapat studi farmakokinetik mengenai vaksin Moderna.[2,3] Untuk saat ini belum ada studi ADME (Absorption, Distribution, Metabolism, Excretion) khusus dengan mRNA-1273, yang dapat diterima secara umum. Studi distribusi harus dilakukan dalam kasus formulasi baru atau eksipien baru yang digunakan. Oleh karena itu, biodistribusi platform vaksin dievaluasi dengan mRNA-1647 dalam non-GLP, dosis tunggal, studi injeksi intramuskular pada tikus Sprague Dawley. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan distribusi jaringan dan karakteristik farmakokinetik konstruksi mRNA-1647 setelah pemberian IM.[8] Secara biologis masuk akal bahwa distribusi vaksin mRNA ditentukan oleh kandungan lipid nanopartikel, sedangkan pengaruh dari mRNA itu sendiri dianggap sangat terbatas. Oleh karena itu, dapat diterima bahwa studi biodistribusi dilakukan dengan nanopartikel lipid yang sama yang mengandung mRNA lain (yaitu mRNA-1647).

Referensi

2. Factsheet for healthcare providers administering vaccine (vaccination providers) emergency use authorization (EUA) of the Moderna COVID-19 Vaccine to prevent coronavirus disease 2019 (COVID-19). 2021. Available at: https://www.fda.gov/media/144637/download
3. COVID-19 Vaccine Moderna, mRNA-1273 SARS-CoV-2 vaccine. Product Monograph. 2021. Diakses dari: https://covid-vaccine.canada.ca/info/pdf/covid-19-vaccine-moderna-pm-en.pdf

Pendahuluan Vaksin COVID-19 Moderna
Formulasi Vaksin COVID-19 Moderna

Artikel Terkait

  • Pengembangan Vaksin mRNA dan Kegunaannya di Masa Depan
    Pengembangan Vaksin mRNA dan Kegunaannya di Masa Depan
  • Memahami 4 Tipe Vaksin COVID-19
    Memahami 4 Tipe Vaksin COVID-19
  • KIPI dan Pelaporannya di Indonesia
    KIPI dan Pelaporannya di Indonesia
  • Penanganan Gejala Flu setelah Vaksin COVID-19
    Penanganan Gejala Flu setelah Vaksin COVID-19
  • Interval Pemberian Vaksin COVID-19 dan Vaksin Lain
    Interval Pemberian Vaksin COVID-19 dan Vaksin Lain

Lebih Lanjut

Diskusi Terkait
dr.Nur Alty Fitrianti
8 hari yang lalu
Vaksin Booster kedua Covid19
Oleh: dr.Nur Alty Fitrianti
3 Balasan
Alo dokter. Mohon ijin bertanya. Untuk pemberian booster kedua vaksin Covid19 apakah Wajib berjarak 6 bulan dari booster pertama. Atau terdapat aturan...
dr. Hudiyati Agustini
09 Januari 2023
Vaksin COVID-19 untuk Anak 6 Bulan ‒ 5 Tahun: Bukti Ilmiah - Artikel Alomedika
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
ALO Dokter,BPOM, yang didukung oleh Tim Ahli Komite Nasional Penilai Vaksin COVID-19 dan Indonesian Technical Advisory Group of Immunization (ITAGI), telah...
dr. Hudiyati Agustini
08 November 2022
Muncul efek samping hipertensi dan palpitasi setelah vaksinasi COVID-19 dosis keempat - Jantung Ask the Expert
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
2 Balasan
ALO dokter Badai SpJP, beberapa pasien mengeluhkan tensi naik dan jantung berdebar hingga lebih dari 1 hari pasca vaksin covid-19 dosis ke-4. Apakah Vaksin...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya, Gratis!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2021 Alomedika.com All Rights Reserved.