Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Pengawasan Klinis Isotretinoin monika-natalia 2023-04-05T08:10:38+07:00 2023-04-05T08:10:38+07:00
Isotretinoin
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Pengawasan Klinis Isotretinoin

Oleh :
dr. Agnes Noveria Tjouwardi
Share To Social Media:

Pengawasan klinis yang penting selama terapi isotretinoin adalah pemeriksaan kehamilan karena obat ini bisa menyebabkan kelainan janin yang berat. Pengawasan klinis lain dapat berupa pemeriksaan laboratorium dan skrining depresi.[1,4]

Pemeriksaan Kehamilan

Pada wanita hamil atau yang mungkin hamil, diperlukan dua pemeriksaan kehamilan negatif sebelum mengonsumsi isotretinoin. Pemeriksaan pertama dilakukan 30 hari sebelum memulai pengobatan. Pemeriksaan kedua dilakukan setidaknya 19 hari setelah pemeriksaan negatif pertama dan dalam 5 hari pertama siklus menstruasi pasien.

Selanjutnya, pemeriksaan kehamilan wajib dilakukan setiap bulan selama masa pengobatan. Pemeriksaan kehamilan yang terakhir dilakukan 30 hari setelah terapi selesai.[1,20]

Pemeriksaan Laboratorium

Peningkatan kadar serum lipid dan transaminase dapat terjadi pada pasien yang mengonsumsi isotretinoin. Sering kali peningkatan kadar serum tidak relevan secara klinis dan dapat kembali ke nilai normal setelah terapi dihentikan. Walaupun demikian, tetap penting untuk melakukan pemeriksaan laboratorium sebelum memulai pengobatan.

Masih sering menjadi perdebatan apakah pemeriksaan laboratorium perlu diulang atau tidak. Menurut beberapa publikasi, pemeriksaan ulang tidak perlu untuk dilakukan kecuali pada kelompok orang yang berisiko tinggi, seperti pasien dengan riwayat diabetes mellitus dan hipertrigliseridemia. Namun, ada juga yang menyarankan pemeriksaan laboratorium diulang 1 bulan setelah pengobatan dimulai dan setiap 3 bulan selama pengobatan.[1,13,20]

Skrining Depresi

Skrining awal serta pemantauan tanda dan gejala depresi diperlukan pada pasien yang mendapat terapi isotretinoin.[1,13,14]

Referensi

1. Pile HD, Sadiq NM. Isotretinoin. [Updated 2022 May 8]. In: StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2022 Jan. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK525949/
4. American Society of Health-System Pharmacists. Isotretinoin. Drugs.com. 2022. https://www.drugs.com/monograph/isotretinoin.html
13. National Center for Biotechnology Information. PubChem Compound Summary for CID 5282379, Isotretinoin. https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/Isotretinoin. Accessed Mar. 7, 2023.
14. Bagatin E, Costa CS. The Use of Isotretinoin for Acne – An Update on Optimal Dosing, Surveillance, and Adverse Effects. Expert Review of Clinical Pharmacology. 2020 Aug 1; 13(8): 885 – 896. doi: 10.1080/17512433.2020.1796637
20. Leyden JJ, Rosso JQD, Baum EW. The Use of Isotretinoin in the Treatment of Acne Vulgaris: Clinical Considerations and Future Directions. J Clin Aesthet Dermatol. 2014 Feb; 7(2 Suppl): S3 – S21.

Kontraindikasi dan Peringatan Is...

Artikel Terkait

  • Efek Samping Penggunaan Isotretinoin Oral Jangka Panjang pada Kasus Acne Vulgaris
    Efek Samping Penggunaan Isotretinoin Oral Jangka Panjang pada Kasus Acne Vulgaris
  • Pilihan Terapi untuk Atrophic Acne Scar
    Pilihan Terapi untuk Atrophic Acne Scar
  • Membedakan Acne Vulgaris dengan Fungal Acne
    Membedakan Acne Vulgaris dengan Fungal Acne
  • Pemberian Isotretinoin untuk Terapi Acne Vulgaris
    Pemberian Isotretinoin untuk Terapi Acne Vulgaris
  • Pedoman Tata Laksana Acne Vulgaris – Ulasan Guideline Terkini
    Pedoman Tata Laksana Acne Vulgaris – Ulasan Guideline Terkini

Lebih Lanjut

Diskusi Terkait
dr.Elizabeth Anastasya
Dibalas kemarin, 10:28
Purging Akibat Retinol: Lanjut atau Stop Sekarang Juga?!
Oleh: dr.Elizabeth Anastasya
1 Balasan
ALO Dokter. Pasien laki-laki berusia 32 tahun datang dengan keluhan rasa gatal dan merah pada wajah sejak 2 minggu yang lalu. Pasien bercerita sedang rutin...
dr.Meidina
Dibalas 01 Maret 2026, 11:13
Retinol "Gentle" = Aman untuk Ibu Hamil?
Oleh: dr.Meidina
3 Balasan
ALO Dokter.Pasien perempuan berusia 30 tahun datang untuk pemeriksaan ANC dengan usia kehamilan 12 minggu. Pemeriksaan fisik dalam batas normal. Pasien juga...
Anonymous
Dibalas 01 Desember 2025, 07:39
Pemberian doksisiklin pada terapi acne apakah boleh terus menerus?
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Alo dokter. Saya ingin konsultasi mengenai pemberian doksisiklin sebagai terapi jerawat. Saya kerap mendapat pasien yang ingin meminta kembali resep...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.