Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Formulasi Sufentanil general_alomedika 2025-12-12T08:36:45+07:00 2025-12-12T08:36:45+07:00
Sufentanil
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan Pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Formulasi Sufentanil

Oleh :
dr. Giovanni Gilberta
Share To Social Media:

Formulasi sufentanil di Indonesia tersedia dalam bentuk cairan untuk injeksi. Sediaan sufentanil injeksi adalah ampul 10 mL dengan konsentrasi 5 μg/mL.[8,16]

Bentuk Sediaan

Terdapat dua bentuk sediaan sufentanil, yaitu injeksi dan tablet sublingual. Sediaan yang ada di Indonesia hanya sufentanil berbentuk ampul 1o mL dengan konsentrasi 5 μg/mL, untuk penggunaan injeksi.[8,16]

Cara Penggunaan

Sufentanil pada sediaan injeksi dapat diberikan melalui pemberian intravena maupun epidural. Umumnya, pemberian sufentanil sebagai obat anestesi diberikan secara injeksi intravena lambat, melalui infus, atau injeksi yang dilanjutkan dengan pemberian lewat infus.

Selain itu, penggunaannya juga dikombinasikan dengan pemberian 100% oksigen atau nitrogen oksida dan relaksan otot. Penggunaan sediaan injeksi sebagai analgesik, terutama saat persalinan, dilakukan secara epidural.[5]

Cara Penyimpanan

Sufentanil sebaiknya disimpan pada suhu ruang dengan suhu 20-25℃. Jika obat butuh untuk dipindahkan atau ditransportasikan ke lokasi lainnya, suhu yang dibutuhkan adalah 15-30℃.[5,8]

Kombinasi dengan Obat Lain

Penggunaan sufentanil sebagai obat anestesi biasa dikombinasikan dengan obat pelumpuh atau pelemas otot rangka dan gas nitrogen oksida atau oksigen 100%. Pemberian obat secara epidural, sering dikombinasikan dengan bupivakain 0,125% atau bersama dengan epinefrin untuk memperpanjang durasi analgesik.[8,13]

Referensi

5. Food and Drugs Administration. Sufentanil Citrate Injection, USP CII. Accessdata.fda.gov. https://www.accessdata.fda.gov/drugsatfda_docs/label/2014/019050s032lbl.pdf
8. Food and Drug Administration. DSUVIA (sufentanil) sublingual tablet, 30 mcg. Fda.gov. https://www.accessdata.fda.gov/drugsatfda_docs/label/2018/209128s000lbl.pdf
13. Katz D, Hamburger J, et al. The Effect of Adding Subarachnoid Epinephrine to Hyperbaric Bupivacaine and Morphine for Repeat Cesarean Delivery. Anesthesia & Analgesia. 2018;127(1):171-178.
16. Cek produk BPOM. 2025. https://cekbpom.pom.go.id/all-produk?query=sufentanil

Farmakologi Sufentanil
Indikasi dan Dosis Sufentanil

Artikel Terkait

  • Manfaat dan Risiko Preoksigenasi pada Induksi Anestesi
    Manfaat dan Risiko Preoksigenasi pada Induksi Anestesi
  • Risiko Kombinasi Obat dengan St. John’s Wort
    Risiko Kombinasi Obat dengan St. John’s Wort
  • Penurunan Fungsi Kognitif Akibat Anestesi Pasca Operasi pada Geriatri
    Penurunan Fungsi Kognitif Akibat Anestesi Pasca Operasi pada Geriatri
  • Anestesi Umum vs Anestesi Lokal untuk Sirkumsisi Anak
    Anestesi Umum vs Anestesi Lokal untuk Sirkumsisi Anak
  • Anestesi Umum atau Lokal untuk Ekstraksi Gigi Bungsu
    Anestesi Umum atau Lokal untuk Ekstraksi Gigi Bungsu

Lebih Lanjut

Diskusi Terbaru
Anonymous
Dibalas kemarin, 05:53
Kapan harus merujuk pasien dengan hemorrhoid?
Oleh: Anonymous
2 Balasan
Alo dokter, kapan kita harus merujuk hemoroid dari faskes pertama? Setelah evaluasi brp lama kah? Atau atas indikasi apa kita harus merujuk ke SpB? Terimakasih
dr.Taufik Hidayat, SpJP, FIHA
Dibalas 25 Maret 2026, 17:53
Melangkah Lebih Jauh!
Oleh: dr.Taufik Hidayat, SpJP, FIHA
2 Balasan
Menjadi dokter umum itu sudah pencapaian yang luar biasa. Tapi buat sebagian dari kita, rasanya ada dorongan untuk melangkah lebih jauh bukan karena kurang,...
dr.Eirene Priscilla
Dibalas kemarin, 10:13
Ozempic untuk Terapi Obesitas: Solusi atau Bencana?
Oleh: dr.Eirene Priscilla
2 Balasan
ALO Dokter.Pasien perempuan usia 32 tahun datang dengan keluhan muntah dan mual hebat sejak 2 hari yang lalu. Pasien juga merasa sulit makan karena tidak ada...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.