Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
general_alomedika 2025-12-12T08:01:59+07:00 2025-12-12T08:01:59+07:00
Sufentanil
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan Pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Pendahuluan Sufentanil

Oleh :
dr. Giovanni Gilberta
Share To Social Media:

Sufentanil adalah analgesik golongan opioid sintetis yang digunakan dalam anestesi. Sufentanil dosis rendah digunakan dalam proses intubasi, sedangkan dosis tinggi digunakan untuk menginduksi dan memperkuat efek anestesi umum.[1-3]

Selain digunakan sebagai obat anestesi, sufentanil juga berfungsi sebagai analgesik dengan potensi 5-10 kali lebih besar dibandingkan fentanil, serta 300-400 kali lebih besar daripada morfin. Penggunaannya sebagai analgesik dikombinasikan dengan obat analgesik lokal ,untuk diberikan secara epidural dan intratekal.[1,4]

Efek terapi sufentanil terdiri dari efek analgesik jangka pendek, yang terjadi akibat ikatannya dengan reseptor myu-opioid yang berada di sistem saraf pusat. Selain itu, terdapat juga efek sedatif dari obat ini, melalui ikatan dengan sistem GABA.[1,4]

Sufentanil merupakan turunan dari obat opioid jenis fentanil dengan formula molekular C22H30N2O2S. Nama dagang obat ini di Indonesia adalah Sufenta®, dengan sediaan ampul 10 mL.[1,16]

TABEL 1. Deskripsi Singkat Sufentanil

Perihal Deskripsi
Kelas Analgesik
Subkelas Analgesik-narkotik
Akses Resep dokter
Wanita hamil

Kategori FDA: C [5]

Kategori TGA: C [6]

Wanita menyusui Ekskresi sufentanil dalam ASI belum diketahui hingga saat ini.[5,7]
Anak-anak

Sufentanil injeksi aman digunakan pada anak-anak berusia kurang dari 12 tahun, terutama untuk induksi dan maintenance anestesi pada operasi kardiovaskular.[5]

Penggunaan obat dengan sediaan sublingual tidak dianjurkan untuk diberikan pada anak kurang dari 6 tahun.[8]

Bayi/Infant

Sufentanil injeksi dapat diberikan pada bayi, tetapi keamanan dan efikasi penggunaan pada bayi berusia 1 hari belum diketahui pasti.[5]
FDA

Approved [5]

 

Referensi

1. Babazade R, Turan A. Pharmacokinetic and pharmacodynamic evaluation of sublingual sufentanil in the treatment of post-operative pain. Expert Opinion on Drug Metabolism & Toxicology. 2016;12(2):217-224.
2. Medscape. Sufenta (sufentanil) dosing, indications, interactions, adverse effects, and more. Reference.medscape.com. https://reference.medscape.com/drug/sufenta-sufentanil-343325#0
3. National Center for Biotechnology Information. PubChem Database. Sufentanil, CID=41693, https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/Sufentanil
4. Van de Donk T, Ward S, Langford R, Dahan A. Pharmacokinetics and pharmacodynamics of sublingual sufentanil for postoperative pain management. Anaesthesia. 2017;73(2):231-237.
5. Food and Drugs Administration. Sufentanil Citrate Injection, USP CII. Accessdata.fda.gov. https://www.accessdata.fda.gov/drugsatfda_docs/label/2014/019050s032lbl.pdf
6. Therapeutic Goods Administration. Australian Public Assessment Report for Fentanyl citrate. Tga.gov.au. 2025. https://www.tga.gov.au/sites/default/files/auspar-fentanyl-citrate-150422.pdf
7. Reece-Stremtan S, Campos M, Kokajko L, et al. ABM Clinical Protocol #15: Analgesia and Anesthesia for the Breastfeeding Mother, Revised 2017. Breastfeeding Medicine. 2017;12(9):500-506.
8. Food and Drug Administration. DSUVIA (sufentanil) sublingual tablet, 30 mcg. Fda.gov. https://www.accessdata.fda.gov/drugsatfda_docs/label/2018/209128s000lbl.pdf
16. Cek produk BPOM. 2025. https://cekbpom.pom.go.id/all-produk?query=sufentanil

Farmakologi Sufentanil

Artikel Terkait

  • Risiko Kombinasi Obat dengan St. John’s Wort
    Risiko Kombinasi Obat dengan St. John’s Wort
  • Penurunan Fungsi Kognitif Akibat Anestesi Pasca Operasi pada Geriatri
    Penurunan Fungsi Kognitif Akibat Anestesi Pasca Operasi pada Geriatri
  • Anesthesia Awareness Saat Anestesi Umum
    Anesthesia Awareness Saat Anestesi Umum
  • Anestesi Umum vs Anestesi Lokal untuk Sirkumsisi Anak
    Anestesi Umum vs Anestesi Lokal untuk Sirkumsisi Anak
  • Anestesi Umum atau Lokal untuk Ekstraksi Gigi Bungsu
    Anestesi Umum atau Lokal untuk Ekstraksi Gigi Bungsu

Lebih Lanjut

Diskusi Terbaru
Anonymous
Dibalas 7 jam yang lalu
Luka di sekitar anus
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Alo dokter, saya mau konsul pasien dengan keluhan perih saat BAB. Setelah diperiksa ditemukan luka seperti pada gambar. Pasien mengatakan sempat menggaruk...
dr.Eurena Maulidya
Dibalas 7 jam yang lalu
HantaVirus Outbreak 2026: Apakah ini Pandemi Berikutnya?
Oleh: dr.Eurena Maulidya
4 Balasan
ALO Dokter. Laporan terbaru mengenai klaster kasus Hantavirus Cardiopulmonary Syndrome (HCPS) di sebuah kapal pesiar pada awal tahun 2026 telah memicu alarm...
dr.Elizabeth Anastasya
Dibalas 07 Mei 2026, 14:20
Harapan Baru di Kedokteran Gigi - Obat yang Menumbuhkan Gigi
Oleh: dr.Elizabeth Anastasya
1 Balasan
ALO DokterPernahkah terbayang jika di masa depan kita tidak lagi membutuhkan implan atau gigi tiruan? Penelitian di Jepang sedang mengembangkan terobosan...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.