apakah terapi uap untuk pengobatan common cold bermanfaat? - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alo TS, Kemarin saya baca di artikel Alomedika yang bilang bahwa terapi uap tidak bermanfaat sebenarnya untuk terapi common cold. Ada di link terapi...

Diskusi Dokter

  • apakah terapi uap untuk pengobatan common cold bermanfaat?

  • Alo TS,

    Kemarin saya baca di artikel Alomedika yang bilang bahwa terapi uap tidak bermanfaat sebenarnya untuk terapi common cold. Ada di link terapi uap

    Tetapi rasanya sejauh ini, di tempat praktek-praktek masih sering saya melihat dokter dokter anak yang meyarankan terapi uap seperti terapi uap yang bisa di lakukan di rumah dengan menggunakan air hangat atau di faskes juga dengan menggunakan Nebulisasi NaCl.

    Kalau saya lihat memang cukup membantu ya untuk meringankan keluhan pasien.. tapi memang sih belum ada guideline yang mencantumkan tatalaksana ini sebagai bagian dari terapi. 

     

    Kalau di faskes TS apakah memang tindakan ini sudah tidak di kerjakan lagi?

    Terimakasih TS..

     

     

    Alo dr. Retno, 

    Sebetulnya yang saya tahu juga tidak diperlukan dok untuk terapi, tapi kenyataan di beberapa di faskes memang masih dikerjakan dok.

    selamat siang dokter, sejauh ini saya pernah lihat dan sepertinya masih dikerjakan dok untuk nebulisasi NaCl, namun saya sendiri belum pernah mengerjakannya Dok

      dr. Busyra
    Anggota
    Untuk common cold tidak pernah, dok. Biasanya dari pengalaman untuk terapi uap justru malah sugesti orang tuanya (untuk pasien anak). Kalau kita jelaskan baik-baik bahwa saat itu tidak perlu uap, dan apa saja indikasi terapi tersebut yang sebenarnya, seringnya mereka bisa menerima. Edukasi soal penyakitnya juga berperan, karena seringkali harapannya dengan terapi yang 'lebih', sakitnya bisa langsung sembuh.
    common cold yg dimaksud rinofaringitis karena virus dok? THT tidak pernah menyarankan seperti itu dok, yang ada cuci hidung dengan NaCl 0,9%, ada yg berbentuk drop/spray , atau dengan spuit 10cc.
    kalau di faskes saya terapi uap dengan NaCl digunakan pada anak dengan batuk berdahak ygsulit dikeluarkan, sedangkan pada common cold tidak pernah dilakukan.
    terima kasih
    Halo dr. Retno

    Sharing sedikit, saya di daerah Timika - Papua, dan disini dokter Sp.A hanya memberikan terapi Nebu dengan NS memang sifatnya selektif hanya untuk kasus bayi yang sesak dan lendirnya banyak (biasanya kasus BP). Namun beliau sendiri mengatakan bahwa hal ini sifatnya suportif, dan belum ada bukti klinis yang menjelaskan hal ini terbukti membantu pasien.

    Jadi mungkin bila masuk dalam pedoman atau guidelines, levelnya masih expert opinion. Saya sendiri masih menggunakan bila terapi sudah adekuat, namun masih belum respon baik.

    Nah, namun bukan untuk kasus common cold ya. Mungkin kalau untuk common cold sifatnya suggestif juga ya.

    Begitu menurut pengalaman saya. Semoga membantu ya Dok.

    dr. Indah Trisnawaty Sp.THT-KL
    Jun 05, 2018 at 02:45 PM

    common cold yg dimaksud rinofaringitis karena virus dok? THT tidak pernah menyarankan seperti itu dok, yang ada cuci hidung dengan NaCl 0,9%, ada yg berbentuk drop/spray , atau dengan spuit 10cc.

    Wah ini menarik sekali dok.

    Karena penasaran, saya mencari literatur mengenai hal ini dan ternyata memang cuci hidung bisa digunakan untuk viral upper respiratory tract infection dan juga banyak penelitian yang menyarankan tindakan ini untuk rhinitis alergi. Ijin share bagi yang mau baca bisa di link ini dan ini

    Kalo boleh tau, di pedoman tatalaksana THT apakah tindakan ini sudah dimasukkan dok??

    Menanggapi statement dr.Handan mengenai terapi uap pada batuk berdahak juga nih.. di rumah sakit tempat saya bekerja dulu juga sering dikerjakan, tapi sampai saat ini saya belum menemukan jurnal yang mendukung tindakan ini. Mungkin ada TS lain yang bisa ikut sharing mengenai bukti klinisnya?

    untuk kasus rinosinusitis cuci hidung sudah ada di guidelines dok. silakan search EPOS. kemudian untuk tata cara nya dapat di cari di youtube dengan judul "video edukasi cuci hidung"