Peningkatan hasil KGD yang signifikan pada pasien dengan CKD - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alo dok, mau berdiskusi mengenai pasien perempuan usia 40 tahun yang sebelumnya sudah didiagnosis ckd datang dengan keluhan lemas. Pasien pengguna insulin...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Peningkatan hasil KGD yang signifikan pada pasien dengan CKD

    Dibalas 01 November 2019, 15:19
    Anonymous
    Anonymous
    Dokter Umum

    Alo dok, mau berdiskusi mengenai pasien perempuan usia 40 tahun yang sebelumnya sudah didiagnosis ckd datang dengan keluhan lemas. Pasien pengguna insulin lantus 0-0-10 dan apidra 6-6-6, cek awal KGD 50 namun pasien masih sadar penuh. Lalu diberikan infus D10% 1 fls, setelah 30menit KGD pasien menjadi 570. Apakah wajar peningkatan KGD yang terjadi pada pasien ini? Dan apakah peningkatan KGD yang terjadi harus segera diterapi? Terima kasih.

21 Oktober 2019, 21:56
dr. Hendra Gunawan SpPD
dr. Hendra Gunawan SpPD
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
peningkatan konsentrasi glukosa darah pasca penanganan hipoglikemia sulit diprediksi kenaikannya tetgantung dalam stadium CKD maupun fase DMT2 pasien apakah telah terjadi defisiensi insulin relatif maupun absolut. Bila presentasi pasien hipoglikemia, maka hiperglikemia pasca terapi hipoglikemia tidak perlu diterapi, infus D10 yang sudah diberikan dapat dilambatkan kecepatannya. Insulin, sering dicurigai sebagai penyebab hipoglikemia seyogyanya tidak diberikan terlebih dahulu karena dapat menyebabkan prolonged hipoglikemia. Semoga membantu ya
22 Oktober 2019, 12:19
dr. Novandra Abdillah, SpPD
dr. Novandra Abdillah, SpPD
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Setuju dok..
22 Oktober 2019, 12:56
Terima kasih dokter atas ilmu yang diberikan...semoga ilmunya semakin berkah..
22 Oktober 2019, 12:56
Terima kasih dokter atas ilmu yang diberikan...semoga ilmunya semakin berkah..
22 Oktober 2019, 13:15
Anonymous
Anonymous
Dokter Umum
Terima kasih ilmu nya dojter 🙏
22 Oktober 2019, 13:15
Anonymous
Anonymous
Dokter Umum
Terima kasih ilmu nya dojter 🙏
23 Oktober 2019, 06:19
dr.Mohd Bhukkar Adil Sjam, SpPD, FINASIM
dr.Mohd Bhukkar Adil Sjam, SpPD, FINASIM
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Alodokter
Terjadinya hipokglikemia pada penderita CKD disebabkan beberapa hal
1. Gangguan sekresi insulin di ginjal, sehingga insulin tetap dalam tubuh dan terus bertambah sehingga mudah terjadi hipoglikemia
2. Degradasi insulin di perifer menurun
3. Keadaan uremia mengakibatkan terjadinya anorexia, berakibat masukan nutrisi menurun termasuk karbohidrat
4. Massa ginjal menurun, terjadi penurunan proses gluconeogenesis
5. Jika sdh HD, kadar glukosa dalam tubuh terbuang melalui HDnya
Setelah kita lakukan protokol hipoglikemia maka akan terjadi hiperglikemia sesaat, tetap perlu observasi kadar gula darah sesuai protokol yg kita buat. Biasanya pada penderita CKD kadar gula darahnya turun sendiri krn mekanisme tersebut diatas. 
Pemberian OAD atau insulin pada penderita ckd sebaiknya yg bersifat short acting jika perlu.
Penurunan kadar ureum dalam darah sangat berpengaruh kepada asupan nutrisi pasien ckd. 

23 Oktober 2019, 16:16
Dok idealnya untuk observasi cek glukosa tiap berapa jam ya dok? Kalau sy perhatikan ada yang tiap 3 hingga 6 jam. Namun pertimbangannya sy belum tau doktee
23 Oktober 2019, 16:16
Dok idealnya untuk observasi cek glukosa tiap berapa jam ya dok? Kalau sy perhatikan ada yang tiap 3 hingga 6 jam. Namun pertimbangannya sy belum tau doktee
01 November 2019, 09:37
Terima kasih dok sangat bermanfaat ilmunya
01 November 2019, 15:19
Anonymous
Anonymous
Dokter Umum
Terima kasih dokter, sangat bermanfaat🙏
21 Oktober 2019, 13:00
Mohon maaf ijin diskusi.
Mohon informasi pasien CKD stage berapa? 
21 Oktober 2019, 16:25
Anonymous
Anonymous
Dokter Umum
End stage dokter
21 Oktober 2019, 16:26
Anonymous
Anonymous
Dokter Umum
End stage dokter
24 Oktober 2019, 00:41
dr.Mohd Bhukkar Adil Sjam, SpPD, FINASIM
dr.Mohd Bhukkar Adil Sjam, SpPD, FINASIM
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Alodokter
Tidak ada ketentuan yg baku harus kita gunakan, prinsipnya jika kita mengecek kadar gula darah tujuan agar terjaga di kisaran normalnya. 
Sehingga berapa jam interval pemeriksaannya tergantung kita, contoh jika psn diabetes dgn gula tak terkontrol akan dilakukan tindakan operasi dalam waktu 5 ke depan, maka kita buat intervalnya per 1 jam, per 2 jam atau per 3 jam, semakin besar intervalnya semakin jarang pemeriksaan dan intervensi untuk mengkontrol kadar gula darahnya. Begitu juga jika kita mau memberikan interval yg panjang karena tidak ada keterdesakan secara klinis.