GDS >200 post prandial 1 jam apakah bisa tegak Dx untuk DM type 2? - Diskusi Dokter

general_alomedika

Selamat sore TS dokter umum dan dokter spesialis. Mohon konsul dan konfirmasi guidelines penegakan diagnosis DM. Ps laki-laki, 53 th ke puskemas saya dengan...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • GDS >200 post prandial 1 jam apakah bisa tegak Dx untuk DM type 2?

    11 Februari 2019, 17:41
    dr.Jolly
    dr.Jolly
    Dokter Umum

    Selamat sore TS dokter umum dan dokter spesialis. Mohon konsul dan konfirmasi guidelines penegakan diagnosis DM. Ps laki-laki, 53 th ke puskemas saya dengan luka post eksplorasi tertusuk paku 5 hari yll

    Saat dievaluasi ternyata ada tanda selulitis pedis dan tampak ada jaringab sekitar luka yang menghitam. Tidak ada tanda atau gejala klinis dan riwayat DM tidak pernah diperiksa jadi pasien tidak tahu, namun saat periksa saya periksakan GDS:289 mg/dL.

    Apakah bisa saya tegakkan Dx: DM type 2 dan mulai terapi DM?

    Karena yang saya tahu sesuai guidelines PERKENI sudah bisa tegak jika GDS:>200

    Namun ada juga dokter yang mengatakan tidak boleh start terapi DM karena belum bisa tegak DM, bisa karena baru sarapan (pasien makan pisang 3 buah 1 jam sebelumnya)

    jadi harus cek GDN (puasa) dulu baru bisa tegak. Apakah benar demikian?

    Mohon konfirmasi dan pencerahannya. Terima kasih banyak...

11 Februari 2019, 17:58
dr.aldilasani
dr.aldilasani
Dokter Umum
https://www.alodokter.com/komunitas/topic/diabetes-195

bisa diliat pada algoritma diagnosis diabetes melitus. bila tidak ada gx klasik GDS > 200 atau GDP > 126 sebaiknya dicek ulang GDP/GDS. tpi saya lebih sering memakai GDP .
11 Februari 2019, 22:13
dr.Jolly
dr.Jolly
Dokter Umum
Baik dok. Kalau begitu lebih baik GDP sebagai patokan kalau tidak jelas gejala klasik ya dok? Terima kasih dok :)
11 Februari 2019, 18:03

Selamat sore Dokter jika menurut konsensus DM 2006 dikatakan diagnosis DM dapat ditegakan melalui beberapa cara yaitu

Jika ada gejala klasik maka GDS > 200mg/dl cukup untuk menegakkan diagnosis dapat juga dengan pemeriksaan GDP dan TTGO Dokter jadi jika IMHO jika sudah ada gejala klasik dan GDS nya > 200 sudah dapat ditegakkan Dokter disertakan juga di bawah bagan yang dapat membantu dokter

Mungkin ada TS lain yang dapat membantu atau mengoreksi 

11 Februari 2019, 22:14
dr.Jolly
dr.Jolly
Dokter Umum
Baik dok terima kasih :)
11 Februari 2019, 18:14
Alo dokter

Untuk cross check bisa dilakukan pemeriksaan lebih detail dengan HbA1C
Untuk luka tertusuk paku dengan selulitis dan menghitam, kemungkinan tatalaksananya belum maksimal dok, kemungkinan besar infeksi dan terdapat vaskularisasi yang kurang baik ke distal pedis sehingga menyebakan adanya jaringan nekrotik yang akan lebih buruk lagi prognosisnya. Saran dilakukan tindakan lebih agresif untuk lukanya dok oleh dokter bedah di pelayanan kesehatan lebih tinggi lagi.
Terimakasih
Salam.
11 Februari 2019, 22:16
dr.Jolly
dr.Jolly
Dokter Umum
Terima kasih dok sharing ilmunya :)
11 Februari 2019, 19:03
dr. Julfreser Sinurat, Sp.PD
dr. Julfreser Sinurat, Sp.PD
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Alo Dokter

Yang penting diketahui adalah apakah ada gejala klasik DM atau tidak, jika ada maka pasien dapat didiagnosis sebagai DM tipe 2. Namun jika gejala klasik tidak jelas, maka lakukan pemeriksaan gula darah di hari yang berbeda yaitu pemeriksaan Gula darah puasa dan GD post prandial. Jika gula darahnya tetap diatas angka normal maka dianggap DM. 
Penggunaan HbA1C sebagai diagnostik hanya disarankan digunakan pada RS yang memiliki fasilitas laboratorium yang sudah terstandar internasional.
Semoga membantu.
11 Februari 2019, 22:15
dr.Jolly
dr.Jolly
Dokter Umum
Baik dok. Terima kasih atas pencerahannya dok :)
12 Februari 2019, 11:02
alo dokter, ini saya lampirkan algoritma dari perkeni
pada algoritma disampaikan bahwa jika pasien tidak memiliki gejala klasik dan GDS >=200 atau GDP >=126
maka di ulangi pemeriksaan GDS dan GDP , jika terdapat hasil yg sama yaitu GDS >=200 atau GDP >=126, maka tegak diagnosis DM 

12 Februari 2019, 11:03
12 Februari 2019, 11:02
alo dokter, ini saya lampirkan algoritma dari perkeni
pada algoritma disampaikan bahwa jika pasien tidak memiliki gejala klasik dan GDS >=200 atau GDP >=126
maka di ulangi pemeriksaan GDS dan GDP , jika terdapat hasil yg sama yaitu GDS >=200 atau GDP >=126, maka tegak diagnosis DM 

12 Februari 2019, 15:31
dr.Jolly
dr.Jolly
Dokter Umum
Terima kasih dok algoritmanya