Cuci Hidung menggunakan larutan salin (saline nasal irrigation) sebagai budaya dan terapi ISPA - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alodokter, Beberapa waktu lalu mendapat newsletter yang menampilkan topik yang menurut saya sangat baik, mengenai cuci hidung atau nasal irrigation. Tautan...

Diskusi Dokter

09 Mei 2019, 17:21
Terima kasih Dok infonya. Dulu pengalaman adik saya sinusitis selain terapi oral dokter THT juga menyarankan irigasi hidung pakai NaCl 0,9% dengan spuit 10cc setelahnya lebih cepat membaik dan kekambuhannya cukup lama terjadi dan tidak seberat yang dulu2
09 Mei 2019, 19:08
Alodokter, alhamdulillah terima kasih atas sharing pengalamannya dok, apakah dgn itu dokter tertarik utk mencobanya pada diri sendiri, sbg tindakan pencegahan pilek? 👌🏻😁

Say no to pilek dok 🤧
09 Mei 2019, 18:10
Share yang menarik dok, thx
09 Mei 2019, 18:28
Menarik dok. Beberapa pasien yg disarankan melakukannya oleh TS SpTHT jd jarang pilek. 
09 Mei 2019, 19:10
Alodokter, 

Betul dok, sudah byk ebm yg menyokong bentum terapi sederhana spt ini, keefektifannya pun lebih superior dibanding penggunaan antibiotik monoterapi. 

Selamat mencoba.. say no to pilek 🤧
09 Mei 2019, 19:04
Terimakasih sharing ilmunya dok, sangat bermanfaat. Bisa dipraktekkan ke diri sendiri dan keluarga 🙏
Alodokter, betul sekali dok, dipraktikkan dulu ke diri sendiri.. selamat mencoba 😁
09 Mei 2019, 19:06
09 Mei 2019, 12:43
Kalau saya pribadi krn tidak ada keluhan saluran napas memang tidak cuci hidung spt yg dshare ini dok, tp cuci hidung bagian dari wudhu atau istinsyaq saja 😊
Bila tidak ada keluhan bsa dibudayakan sekali sehari cuci hidung dok, utk pencegahan pileknya.. ibarat sikat gigi utk pencegahan karies dentis selamat mencoba.. 👌🏻
09 Mei 2019, 19:06
Sharing menarik Dokter, saya coba praktek sendiri dulu gimana rasanya. Makasi
Alodokter, selamat mencoba 
09 Mei 2019, 19:51
Menarik sekali dok. Thanks sharingnya
09 Mei 2019, 22:49
dr.Sylvia
dr.Sylvia
Dokter Umum
Terima kasih ilmunya dok🙏
10 Mei 2019, 00:35
dr. M Robi Sp.A M Biomed
dr. M Robi Sp.A M Biomed
Dokter Spesialis Anak
Trimakasih infonya dok
10 Mei 2019, 03:59
dr. Kana Wulung A.I.P Sp.P
dr. Kana Wulung A.I.P Sp.P
Dokter Spesialis Paru
Menarik sekali infonya...terima kasih
10 Mei 2019, 11:08

Alodokter, 

Beberapa waktu lalu mendapat newsletter yang menampilkan topik yang menurut saya sangat baik, mengenai cuci hidung atau nasal irrigation. Tautan linknya sbb 

https://www.alomedika.com/irigasi-nasal-pada-penyakit-saluran-napas-atas

Apalah TS pernah melakukannya pada diri sendiri? Karena tentunya kita praktisi medis, pasti pernah mengalami yg namanya ISPA. Apakah TS langsung menghantam dengan antibiotik seperti kebanyakan budaya dulu? Ataukah TS mau mencoba terapi ini, yang tidak menggunakan obat, untuk mengobati diri sendiri saat sedang pilek atau batuk? Apakah TS mau mencobanya untuk keluarga dan teman dekat TS? Sebelum semuanya TS anjurkan ke pasien. 

Beberapa waktu yang lalu pun ada video anak balita yang dicuci hidung oleh ibunya yang sempat viral. Ternyata di luar negeri sudah banyak alat kesehatan yang dijual bebas dan diperuntukkan untuk hal tersebut dalam berbagai istilah seperti nasal rinse, sinus rinse. Bahkan untuk para yogi (devoted yoga practioners) mereka mengenal teknik cuci hidung ini dari terapi alternatif ayuverda. 

Berikut beberapa tautan di youtube berbagai teknik melakukan cuci hidung utk bayi, anak, dan dewasa yg bsa menarik utk dilihat.

https://youtu.be/Wsrt3YRfG18

Utk teknik ini sy gunakan pada bayi yg masih dibawah 6 bulan, biasanya krn alasan berat bayi masih bisa digendong dgn satu tangan

https://youtu.be/RDw4KQsrpBY

Teknik ini sy gunakan utk anak2 dan dewasa.

Sy sendiri rutin melakukan cuci hidung dgn larutan salin (NaCl 0.9%). Bahkan skrg dgn mudah didpt menggunakan online marketplace. Tinggal buka hp, klik, dan hari itu jg sampai di rumah. Berbekal alat sederhana yg mudah didapat seperti spuit tanpa jarum, transofix, dan NaCl 0.9%.

Banyak sekali manfaat yg didapat dari membudayakan cuci hidung ini, tidak hanya pada saat pilek/batuk. Cuci hidung menggunakan larutan salin ini terbukti di byk rct efektif meredakan gejala rinosinusitis kronik, dan mengurangi penggunaan obat, serta mencegah kejadian ISPA. 

Di Indonesia sudah ada bbrp alkes komersial yg dijual oleh farmasi, namun bila TS mau mencoba, sy sarankan pakai yg sederhana dan murah saja, spt yg dijelaskan di gambar berikut 

Selamat mencoba dan kl sudah berbagi pengalamannya disini ya.. 👌🏻😁

Terimakasih sharingnya dok, patut dicoba nih dok untuk saya pribadi dan saya jga ingin cobakan ke anak saya yang berusia 1 tahun, karena cuaca di tmp kami tinggal sedang tidak mendukung shg anak saya sering ISPA. 


Saya sekaligus konsul dok, untuk anak 1 tahun kan belum bsa diinstruksikan tahan nafas, kira2 bagaimana alternatifnya ya dok? Terimakasih
10 Mei 2019, 11:18

Alodokter, 

Beberapa waktu lalu mendapat newsletter yang menampilkan topik yang menurut saya sangat baik, mengenai cuci hidung atau nasal irrigation. Tautan linknya sbb 

https://www.alomedika.com/irigasi-nasal-pada-penyakit-saluran-napas-atas

Apalah TS pernah melakukannya pada diri sendiri? Karena tentunya kita praktisi medis, pasti pernah mengalami yg namanya ISPA. Apakah TS langsung menghantam dengan antibiotik seperti kebanyakan budaya dulu? Ataukah TS mau mencoba terapi ini, yang tidak menggunakan obat, untuk mengobati diri sendiri saat sedang pilek atau batuk? Apakah TS mau mencobanya untuk keluarga dan teman dekat TS? Sebelum semuanya TS anjurkan ke pasien. 

Beberapa waktu yang lalu pun ada video anak balita yang dicuci hidung oleh ibunya yang sempat viral. Ternyata di luar negeri sudah banyak alat kesehatan yang dijual bebas dan diperuntukkan untuk hal tersebut dalam berbagai istilah seperti nasal rinse, sinus rinse. Bahkan untuk para yogi (devoted yoga practioners) mereka mengenal teknik cuci hidung ini dari terapi alternatif ayuverda. 

Berikut beberapa tautan di youtube berbagai teknik melakukan cuci hidung utk bayi, anak, dan dewasa yg bsa menarik utk dilihat.

https://youtu.be/Wsrt3YRfG18

Utk teknik ini sy gunakan pada bayi yg masih dibawah 6 bulan, biasanya krn alasan berat bayi masih bisa digendong dgn satu tangan

https://youtu.be/RDw4KQsrpBY

Teknik ini sy gunakan utk anak2 dan dewasa.

Sy sendiri rutin melakukan cuci hidung dgn larutan salin (NaCl 0.9%). Bahkan skrg dgn mudah didpt menggunakan online marketplace. Tinggal buka hp, klik, dan hari itu jg sampai di rumah. Berbekal alat sederhana yg mudah didapat seperti spuit tanpa jarum, transofix, dan NaCl 0.9%.

Banyak sekali manfaat yg didapat dari membudayakan cuci hidung ini, tidak hanya pada saat pilek/batuk. Cuci hidung menggunakan larutan salin ini terbukti di byk rct efektif meredakan gejala rinosinusitis kronik, dan mengurangi penggunaan obat, serta mencegah kejadian ISPA. 

Di Indonesia sudah ada bbrp alkes komersial yg dijual oleh farmasi, namun bila TS mau mencoba, sy sarankan pakai yg sederhana dan murah saja, spt yg dijelaskan di gambar berikut 

Selamat mencoba dan kl sudah berbagi pengalamannya disini ya.. 👌🏻😁

Terimakasih dokter atas infonya.
Jika tindakan dilakukan kurang tepat, apakah ada komplikasi yg dapat timbul ya dok? 
10 Mei 2019, 11:26
10 Mei 2019, 11:08
Terimakasih sharingnya dok, patut dicoba nih dok untuk saya pribadi dan saya jga ingin cobakan ke anak saya yang berusia 1 tahun, karena cuaca di tmp kami tinggal sedang tidak mendukung shg anak saya sering ISPA. 


Saya sekaligus konsul dok, untuk anak 1 tahun kan belum bsa diinstruksikan tahan nafas, kira2 bagaimana alternatifnya ya dok? Terimakasih
Alodokter 
Wah pertanyaan yg baik sekali dok, utk anak balita, memang cukup menantang namun tidak mustahil ya dok utk melakukan cuci hidung ini. Yg utama, anak kecil takut dgn sesuatu yg asing. Asing disini artinya sesuatu yg dia belum pernah lihat sebelumnya. Krn itu sy selalu menganjurkan bagi pasien anak, yg pertama harus melakukan adalah orang tuanya. Saat org tuanya sudah melakukan tanpa keraguan, dan merasakan manfaatnya, maka dpt mengajak si anak, yg sudah tidak asing dgn melihat peralatan cuci hidung. 

Selanjutnya mengajak anak utk merasakan sensasi mencuci hidung. 

Kita yg dewasa saja pasti di awal memiliki keraguan dok saat melakukan cuci hidung ini. Dulu waktu pertama sy melakukan cuci hidung, sy berpikir, kl kesemprot ke otak sy bagaimana? Pdhl kita tahu secara anatomi saja itu mustahil. Keraguan sy selanjutnya adalah, sakit nih, wudhu utk menghirup air ke hidung dalam jumlah kecil aja belum sempurna dan itu nyeri perih2 gitu.. namun sy memberanikan diri, dan melakukan cuci hidung mengesampingkan segala ketakutan dan keraguan sy. 

Disitu sy merasakan sensasi cuci hidung pertama kali, terasa seperti kelelep dok, tp semua ingus sy lgsg keluar dan bersih. Ingus keluar tanpa sy harus meniup hidung dgn keras yg sering kali membuat sy kurang dengar. Hidung sy pun terasa dingin dan segar. Plong.. akhirnya sy merutinkan cuci hidung itu sampai sekarang.


10 Mei 2019, 11:27
Alodokter 
Wah pertanyaan yg baik sekali dok, utk anak balita, memang cukup menantang namun tidak mustahil ya dok utk melakukan cuci hidung ini. Yg utama, anak kecil takut dgn sesuatu yg asing. Asing disini artinya sesuatu yg dia belum pernah lihat sebelumnya. Krn itu sy selalu menganjurkan bagi pasien anak, yg pertama harus melakukan adalah orang tuanya. Saat org tuanya sudah melakukan tanpa keraguan, dan merasakan manfaatnya, maka dpt mengajak si anak, yg sudah tidak asing dgn melihat peralatan cuci hidung. 

Selanjutnya mengajak anak utk merasakan sensasi mencuci hidung. 

Kita yg dewasa saja pasti di awal memiliki keraguan dok saat melakukan cuci hidung ini. Dulu waktu pertama sy melakukan cuci hidung, sy berpikir, kl kesemprot ke otak sy bagaimana? Pdhl kita tahu secara anatomi saja itu mustahil. Keraguan sy selanjutnya adalah, sakit nih, wudhu utk menghirup air ke hidung dalam jumlah kecil aja belum sempurna dan itu nyeri perih2 gitu.. namun sy memberanikan diri, dan melakukan cuci hidung mengesampingkan segala ketakutan dan keraguan sy. 

Disitu sy merasakan sensasi cuci hidung pertama kali, terasa seperti kelelep dok, tp semua ingus sy lgsg keluar dan bersih. Ingus keluar tanpa sy harus meniup hidung dgn keras yg sering kali membuat sy kurang dengar. Hidung sy pun terasa dingin dan segar. Plong.. akhirnya sy merutinkan cuci hidung itu sampai sekarang.


Nah kl utk anak kecil, terutama balita, mau ga mau kl anaknya kurang kooperatif, kita bujuk dgn mengajak main air dok. Memang butuh usaha dan kesabaran lebih ya dok.. namun percayalah, pasti bisa!

Utk tekniknya, kl tidak menahan napas pun tidak mengapa asalkan buka mulut dok. Dgn membuka mulut bagian velofaring akan tertutup. Kalaupun larutan salin tertelan, tidak masalah dok. 

Penting sekali utk membuat suasana cuci hidung dgn anak nyaman dan menyenangkan. Jangan menakuti anak. Stlh cuci hidung, ditanyakan ke anak, bgmn mana rasanya, dan begitu seterusnya. Sehingga anak mengerti manfaat cuci hidung utk dirinya sendiri. 

Selamat mencoba dok! Pantang menyerah ya dok.. 
10 Mei 2019, 11:31
10 Mei 2019, 11:18
Terimakasih dokter atas infonya.
Jika tindakan dilakukan kurang tepat, apakah ada komplikasi yg dapat timbul ya dok? 
Alodokter 
Ini jg bagus sekali pertanyaannya. Komplikasi biasanya larutan salin tertelan atau tersedak. 

Perlu diingat, cuci hidung tidak menimbulkan nyeri. Maka bila ada nyeri, tekniknya tidak tepat.

Dgn teknik yg benar maka larutan salin akan mengalir dari lubang hidung satu ke lainnya. Maka bila larutan garamnya keluar dari lubang hidung yg sama (tmpt masuk spuit), maka tekniknya pun tidak tepat.

Terima kasih atas pertanyaannya dok!

Selamat mencoba!