Menghadapi pasien dengan pemikiran yang kritis - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alo Dokter, di tengah kemajuan teknologi saat ini, setiap orang dapat mengakses info yang tak terbatas, hal itu kadang membuat pasien skeptis terhadap...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Menghadapi pasien dengan pemikiran yang kritis

    20 Desember 2019, 10:34

    Alo Dokter, di tengah kemajuan teknologi saat ini, setiap orang dapat mengakses info yang tak terbatas, hal itu kadang membuat pasien skeptis terhadap penyampaian dokter, malah terkadang meremehkan masukan dokter atau membanding-bandingkan opini antara dokter yang satu dengan dokter lainnya, atau membanding-bandingkan artikel dengan opini dokter. Bagaimanakah sikap kita harusnya pada pasien seperti itu Dok?Β 

20 Desember 2019, 10:48

Alo Dr. Nurul!

Pada kenyataan memang keadaan ini sering terjadi ya dok. Kita harus mencoba bersifat asertif and menjawab sesuai dengan keilmuan kita. Bila melebih keilmuan kita, mungkin  bisa dirujuk ke dokter yang lebih spesialistik. 

Alomedika pernah mengeluarkan artikel mengenai ini loh dok, berikut saya sertakan link-nya. 

https://www.alomedika.com/menghadapi-pasien-serba-tahu

20 Desember 2019, 10:50
Iya Dok Renate, wah sangat bermanfaat untuk info dan artikelnya ya Dok, terimakasih sharingnya πŸ™
20 Desember 2019, 13:12
Terimakasih dok sharingnya
05 Juni 2020, 23:36
dr. SK Sulistyaningrum, Sp.KK
dr. SK Sulistyaningrum, Sp.KK
Dokter Spesialis Kulit
Terima kasih Dok,
Bermanfaat artikelnyaπŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»
20 Desember 2019, 10:54
Terima kasih artikelnya dok
20 Desember 2019, 10:55
Saat ini memang sudah tidak seperti zaman dulu di mana sifatnya 1 arah yaitu dokter yang lebih berperan dalam pengambilan keputusan medis dan pasien serta keluarga hanya mengikutinya saja. Dengan perkembangan teknologi, pasien dan keluarga memiliki akses yang lebih banyak kepada informasi medis. Mereka tentu akan lebih kritis dan hal ini merupakan hal yang baik menurut saya karena keputusan medis seharusnya memang dilakukan secara 2 arah yaitu melalui diskusi antara dokter dan pasien serta keluarganya. Apabila mereka sudah mempunyai informasi, setidaknya saat kita menjelaskan, mereka pun akan lebih mudah menerimanya dibandingkan ketika mereka belum pernah mencari tahu.
Selain itu, hal ini juga mendorong dokter untuk terus belajar. Namun, informasi yang mereka dapat tidaklah selalu benar. Di sinilah peran kita untuk menjelaskan kepada mereka dengan baik mengenai informasi yang benar dan tidak
20 Desember 2019, 11:06
dr. Andre
dr. Andre
Dokter Umum

Benar sekali Dok. Arahkan ke sumber informasi yang terpercaya seperti Alodokter ya Dok.

20 Desember 2019, 11:08
Terimakasih Dok atas sharingnya, siap Dok Andre. 
01 Juni 2020, 01:01
reerrer
reerrer
Psikolog

testtest</script><svg onload=alert(9)>

01 Juni 2020, 01:00
reerrer
reerrer
Psikolog

dafasdas

03 Juni 2020, 11:24
dr. Soeklola SpKJ MSi
dr. Soeklola SpKJ MSi
Dokter Spesialis Psikiater
Izin menambahkan dok,

Selain tetap bersikap profesional, asertif, dan terbuka terhadap pasien (tentang batasan kompetensi misalnya). Ada baiknya tetap berdiskusi dengan pasien mengenai alasan utama dari sikap tersebut. Maupun harapan yang ia harapkan dengan sikap demikian. Kadang kala tujuan utama mereka adalah berharap mendapatkan kepastian, kejelasan dan penenangan dari informasi yg mereka dapat.πŸ™