Tips Aman Berkendara untuk Ibu Hamil, Bayi dan Anak-Anak

Oleh :
dr. Hunied Kautsar

Seiring dengan berkembangnya jaman, wanita semakin aktif dalam menjalani pekerjaan dan kegiatan sehari-hari, tidak terkecuali ibu hamil. Berikut adalah tips aman berkendara untuk ibu hamil, bayi dan anak-anak.

Sumber: anonim, PHIL CDC. Sumber: anonim, PHIL CDC.

Cara Mengenakan Sabuk Pengaman Bagi Ibu Hamil 

  • Posisikan sabuk pengaman pangkuan di bawah perut sehingga sabuk mengikat pas di pinggul dan tulang pelvis.
  • Posisikan sabuk pengaman dada di antara payudara dan menjauhi leher.
  • Jangan memposisikan sabuk pengaman dada di bawah lengan atau di belakang punggung.
  • Kencangkan sabuk pengaman, jangan biarkan ada bagian yang longgar. [1,2]

Cara Memposisikan Kursi Mobil Bagi Ibu Hamil 

  • Jika ibu hamil menyetir, posisikan kursi dalam kondisi tegak dan nyaman.
  • Pastikan ada jarak minimal 25 cm dari stir ke tulang dada.
  • Seiring dengan berjalannya usia kehamilan, maka jarak antara stir dan tulang dada akan semakin sempit. Jika mobil yang dikendarai memiliki stir yang bisa diatur posisinya, maka pastikan posisi stir mengarah ke tulang dada, bukan ke perut atau kepala.
  • Pastikan stir tidak menyentuh perut.
  • Jika ibu hamil adalah penumpang, posisikan kursi sejauh mungkin dari dashboard.
  • Untuk mengurangi jarak antara bahu dan sabuk pengaman, hindari merebahkan kursi yang berlebihan. [2]

Penggunaan Air Bags Bagi Ibu Hamil 

  • Jika mobil yang dikendarai mempunyai sistem air bags yang dapat dinonaktifkan, pastikan air bags dalam keadaan aktif.
  • Air Bags yang aktif dan penggunaan sabuk pengaman yang benar adalah bentuk proteksi yang paling baik bagi ibu hamil dalam berkendara. [2]

Penggunaan Car Seat untuk Bayi dan Anak-Anak 

  • Bayi berusia 0 bulan-2 tahun harus menggunakan bangku khusus dengan in-built harness yang diposisikan menghadap belakang mobil dan hanya boleh diletakkan di kursi belakang mobil.
  • Bangku harus diganti mengikuti tinggi badan bayi.
  • Anak usia 2-5 tahun harus menggunakan bangku yang menghadap depan mobil dan hanya boleh diletakkan di kursi belakang.
  • Harness bangku harus dikencangkan dengan benar. Jika jari tangan masih bisa dimasukkan di antara harness dan badan anak, maka harus lebih dikencangkan [4]

  • Anak usia 8 sampai 12 tahun (atau paling tidak sampai anak mencapai tinggi badan 145 cm) disarankan memakai booster seat yang dapat meningkatkan posisi duduk anak supaya sabuk pengaman mobil dapat terpasang dengan benar.
  • Sabuk pengaman mobil terpasang dengan benar jika sabuk pengaman di pangkuan mengikat paha bagian atas (bukan perut) dan sabuk pengaman di bahu menahan dada (bukan leher).
  • Anak berusia di bawah 12 tahun tidak disarankan duduk di kursi penumpang depan kecuali semua kursi penumpang belakang sudah terisi oleh anak-anak berusia di bawah 12 tahun karena air bag dapat membahayakan anak-anak jika terjadi kecelakaan. [3]

Referensi