ALO Dokter.Antibiotik sering digunakan dalam praktik sehari-hari untuk mengatasi berbagai infeksi bakteri. Namun, kita juga harus memahami efek samping yang...
Antibiotik mana yang dapat sebabkan supresi sumsum tulang? - Diskusi Dokter
general_alomedikaDiskusi Dokter
- Kembali ke komunitas
Antibiotik mana yang dapat sebabkan supresi sumsum tulang?
ALO Dokter.
Antibiotik sering digunakan dalam praktik sehari-hari untuk mengatasi berbagai infeksi bakteri. Namun, kita juga harus memahami efek samping yang dapat ditimbulkannya. Manakah dari antibiotik berikut yang dapat menyebabkan supresi sumsum tulang?
Jawabannya, Kloramfenikol ya.
Antibiotik ini terkenal karena dikaitkan dengan penekanan sumsum tulang. Meskipun merupakan antibiotik spektrum luas yang sangat efektif, penggunaannya sangat terbatas di banyak negara (seringkali hanya digunakan untuk infeksi yang mengancam jiwa seperti demam tifoid atau meningitis ketika obat lain gagal) karena potensi toksisitasnya.
Bagaimana pengaruhnya terhadap sumsum tulang?
Kloramfenikol dapat menyebabkan penekanan sumsum tulang dengan dua cara berbeda:
Supresi Dosis adalah efek samping yang dapat diprediksi dan dapat dipulihkan. Hal ini terjadi ketika kadar obat yang tinggi menghambat sintesis protein mitokondria pada prekursor sel darah merah. Setelah pengobatan dihentikan, sumsum tulang biasanya pulih.
Anemia Aplastik Idiosinkratik adalah reaksi yang jarang terjadi tetapi jauh lebih parah. Hal ini tidak bergantung pada dosis dan dapat terjadi bahkan beberapa minggu setelah obat dihentikan. Hal ini mengakibatkan kegagalan permanen sumsum tulang untuk memproduksi semua jenis sel darah (sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit) dan dapat berakibat fatal.
Karena risiko anemia aplastik, pasien yang diobati dengan Kloramfenikol memerlukan pemantauan darah yang sering (Pemeriksaan Darah Lengkap) untuk mendeteksi tanda-tanda awal perubahan hematologis.
Antibiotik lain yang tercantum umumnya tidak memiliki penekanan sumsum tulang sebagai efek samping utama atau umum.
Penjelasan lebih lanjut, Dokter bisa baca di artikel Alomedika berikut:https://www.alomedika.com/obat/antiinfeksi/antibakteri/chloramphenicol/efek-samping-dan-interaksi-obat