Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Kontraindikasi Pemeriksaan Sistem Koordinasi general_alomedika 2023-07-10T15:06:11+07:00 2023-07-10T15:06:11+07:00
Pemeriksaan Sistem Koordinasi
  • Pendahuluan
  • Indikasi
  • Kontraindikasi
  • Teknik
  • Komplikasi
  • Edukasi
  • Pedoman Klinis

Kontraindikasi Pemeriksaan Sistem Koordinasi

Oleh :
dr.Yeni Purnamasari
Share To Social Media:

Sebetulnya, tidak ada kontraindikasi khusus untuk pemeriksaan sistem koordinasi. Pemeriksaan ini cukup sederhana dan umumnya aman dilakukan tanpa menyebabkan ketidaknyamanan ataupun cedera pada pasien.

Walaupun demikian, pemeriksaan sistem koordinasi membutuhkan kerja sama pasien dalam melakukan posisi dan gerakan tertentu. Oleh karena itu, pemeriksaan ini tidak disarankan pada pasien yang tidak mampu bekerja sama atau mengikuti instruksi, misalnya jika pasien menolak pemeriksaan, atau pasien dengan gangguan kesadaran.

Pemeriksaan sistem koordinasi juga akan melibatkan berbagai gerakan ekstremitas. Pasien juga akan diminta berdiri dan berjalan. Oleh karena itu, pada pasien dengan gangguan muskuloskeletal yang tidak memungkinkan pasien melakukan manuver pemeriksaan, sebaiknya pemeriksaan sistem koordinasi ditunda. Misalnya pada pasien dengan fraktur leher femur, fraktur femur, fraktur radius distal, dan ankle sprain.[5,6]

Referensi

5. Takakusaki, K. (2017). Functional Neuroanatomy for Posture and Gait Control. Journal of Movement Disorders, 10(1), pp.1-17.
6. Nicholl, D. and Appleton, J. (2014). Clinical neurology: why this still matters in the 21st century. Journal of Neurology, Neurosurgery & Psychiatry, 86(2), pp.229-233.

Indikasi Pemeriksaan Sistem Koor...
Teknik Pemeriksaan Sistem Koordi...
Diskusi Terbaru
Anonymous
Dibalas 11 Januari 2026, 13:51
Pengurusan SIP pertama kali
Oleh: Anonymous
2 Balasan
ALO Dokter. Izin bertanya pada ts sekalian. Jika akan praktik dan belum ada sip sebelumnya, kita perlu mengurus sipnya kemana ya dok? Saya berencana praktik...
Anonymous
Dibalas 11 Januari 2026, 09:41
Ruam muncul setelah berenang, apakah ini herpes atau bukan?
Oleh: Anonymous
4 Balasan
ALO Dokter, Mohon maaf dok, izin berdiskusi.. keluhan pasien sudah dirasakan kurang lebih 1 minggu, setelah berenang. sebelumnya ada gejala demam, tdk enak...
dr.Enos Tri Utomo Halawa
Dibalas 10 Januari 2026, 17:55
Kerjasama bpjs di 3 tempat praktik
Oleh: dr.Enos Tri Utomo Halawa
1 Balasan
Alo dokter, Izin bertanya.Saya baru lulus pns tahun lalu di salah satu rs pemerintah. Di mana jam kerjanya pakai shift pagi, sore dan malam setiap hari....

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.