Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Operasi Ablatio retina general_alomedika 2025-05-13T10:17:24+07:00 2025-05-13T10:17:24+07:00
Operasi Ablatio retina
  • Pendahuluan
  • Indikasi
  • Kontraindikasi
  • Teknik
  • Komplikasi
  • Edukasi Pasien
  • Pedoman Klinis

Pendahuluan Operasi Ablatio retina

Oleh :
dr. Florentina Priscilia
Share To Social Media:

Operasi ablatio retina adalah tindakan yang dilakukan untuk memperbaiki lepasnya retina neurosensorik dari epitel pigmen retina. Ablatio retina adalah suatu kondisi kegawatdaruratan mata, karena akan menyebabkan penurunan tajam penglihatan secara signifikan.[1,2]

Terpisahnya lapisan neurosensorik dari epitel pigmen retina akan menyebabkan gangguan suplai nutrisi dari lapisan koroid, sehingga metabolisme sel fotoreseptor akan terganggu dan merusak struktur lapisan sensorik retina. Oleh karena itu, ablatio retina memerlukan deteksi dini dan tata laksana segera untuk mencegah gangguan penglihatan atau kebutaan permanen.[1-3]

shutterstock_395030521-min

Ciri-ciri ablatio retina adalah penurunan tajam penglihatan mendadak, dengan gambaran sebagian tertutup tirai. Pada pemeriksaan oftalmoskop akan terlihat refleks fundus yang menurun dan terdapat bagian retina yang tampak bergelombang atau berwarna keabuan.[1-3]

Prinsip operasi ablatio retina adalah:

  • Mengidentifikasi setiap robekan
  • Mengkondisikan retina dan koroid agar saling bersinggungan untuk memfasilitasi adhesi korioretina sehingga terjadi reposisi[2,3]

Jenis tindakan yang umum dilakukan pada operasi ablatio retina berupa pneumatik retinopeksi, scleral buckle, dan vitrektomi. Pada beberapa kondisi, pembedahan dapat dikombinasikan dengan laser, krioterapi, atau endotamponade.[1,3]

Prosedur operasi ablatio retina dilakukan oleh dokter spesialis mata konsultan di pelayanan kesehatan sekunder atau tersier. Setelah menjalani operasi ablatio retina, pasien perlu dipantau secara rutin untuk meminimalisir risiko komplikasi dari tindakan, seperti infeksi, perdarahan, atau perforasi.[1-3]

Referensi

1. Schaal S, Sherman MP, Barr CC, Kaplan HJ. Primary retinal detachment repair: comparison of 1-year outcomes of four surgical techniques. Retina. 2011;31(8):1500–1504.
2. Hwang JC. Regional practice patterns for retinal detachment repair in the United States. Am J Ophthalmol. 2012;153(6):1125–1128.
3. Saw SM, Gazzard G, Wagle AM, Lim J, Au Eong KG. An evidence-based analysis of surgical interventions for uncomplicated rhegmatogenous retinal detachment. Acta Ophthalmol Scand 2006;84:606-12.

Indikasi Operasi Ablatio retina

Artikel Terkait

  • Red Flag Penglihatan Kabur
    Red Flag Penglihatan Kabur
  • Membedakan Penyebab Emergensi dan Nonemergensi dari Flashes dan Floaters
    Membedakan Penyebab Emergensi dan Nonemergensi dari Flashes dan Floaters
  • Point-of-Care Ultrasonography untuk Diagnosis Ablatio Retina
    Point-of-Care Ultrasonography untuk Diagnosis Ablatio Retina
  • Mata Buram Sebelah Secara Mendadak
    Mata Buram Sebelah Secara Mendadak
  • Manfaat Vitrektomi Dini untuk Perdarahan Vitreus
    Manfaat Vitrektomi Dini untuk Perdarahan Vitreus

Lebih Lanjut

Diskusi Terbaru
dr.Nurh Syada
Dibalas 30 Oktober 2026, 13:36
Ikuti Webinar ber-SKP Kemenkes - Navigasi Kasus Saraf di Era AI: Memecahkan Dilema Akut hingga Kronis - Kamis, 19 November 2026 Jam: 10.00-11.30 WIB
Oleh: dr.Nurh Syada
1 Balasan
ALO Dokter!Link daftarnya:https://www.alomedika.com/webinar/navigasi-kasus-saraf-di-era-ai-memecahkan-dilema-akut-hingga-kronis?type=singleLink...
dr. Lathifa Dinar
Dibalas 30 Oktober 2026, 10:33
Pasien Mendadak Buta dan Visus Menurun Mendadak, Pasti Glaukoma?!
Oleh: dr. Lathifa Dinar
1 Balasan
Pasien berusia 45 tahun datang ke layanan primer dengan keluhan penglihatan mata kiri tiba-tiba menghilang sejak 30 menit yang lalu. Beberapa minggu terakhir...
dr.Elizabeth Anastasya
Dibalas 30 Oktober 2026, 14:09
Ikuti Webinar ber-SKP Kemenkes - Glaukoma 2026: New Approach pada Mata Merah - Rabu, 11 November 2026 Jam: 14.00-15.30 WIB
Oleh: dr.Elizabeth Anastasya
2 Balasan
Kerusakan saraf optik akibat glaukoma bisa terjadi diam-diam! Pasien dapat datang tanpa keluhan, padahal kerusakan sudah berlangsung tanpa disadari. Karena...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.