Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Epidemiologi Tarsal Tunnel Syndrome general_alomedika 2023-02-13T09:19:24+07:00 2023-02-13T09:19:24+07:00
Tarsal Tunnel Syndrome
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Epidemiologi Tarsal Tunnel Syndrome

Oleh :
dr.Muhammad Ridwan
Share To Social Media:

Epidemiologi tarsal tunnel syndrome atau sindrom terowongan tarsal masih belum diketahui secara pasti. Secara global, tarsal tunnel syndrome (TTS) dikategorikan sebagai gangguan muskuloskeletal dan tercatat mencapai 1.800.000 kasus/tahun.[1,13]

Global

TTS termasuk dalam keluhan neuropati perifer, dan diperkirakan dialami oleh 1 dari 1.500 orang secara global. The Office of Rare Diseases Research of the National Institutes of Health mengelompokkan penyakit ini sebagai penyakit yang langka. TTS lebih sering mengenai wanita, yaitu sebanyak 56%.[1,13]

Indonesia

Data Nasional mengenai prevalensi TTS tidak ditemukan.

Mortalitas

Pada umumnya, TTS tidak menyebabkan mortalitas. Namun, TTS dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang, seperti gejala nyeri yang menetap sehingga menyebabkan penderita kesulitan dapat menjalankan aktifitas. Untuk menilai derajat keparahan TTS, pasien perlu melakukan pemeriksaan konduksi saraf dan elektromiografi (EMG).[1,3,13]

 

 

Direvisi oleh: dr. Hudiyati Agustini

Referensi

1. Kiel J, Kaiser K. Tarsal Tunnel Syndrome. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2022 Jan. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK513273/
3. Fantino O. Role of ultrasound in posteromedial tarsal tunnel syndrome: 81 cases. J Ultrasound. 2014;17(2):99‐112. Published 2014 Mar 28. doi:10.1007/s40477-014-0082-9
13. Hudes K. Conservative management of a case of tarsal tunnel syndrome. 2010. J Can Chiropr Assoc 54(2):100–10.

Etiologi Tarsal Tunnel Syndrome
Diagnosis Tarsal Tunnel Syndrome

Artikel Terkait

  • Manfaat USG pada Tarsal Tunnel Syndrome
    Manfaat USG pada Tarsal Tunnel Syndrome
Diskusi Terbaru
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 15 jam yang lalu
Tak Usah Pusing 😵- Daftar & Ikuti Segera e-Course Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV) dalam Praktik Sehari-hari
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
ALO Dokter!😵‍💫Segera daftar dan ikuti e-course Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV) dalam Praktik Sehari-hariLink daftar:...
dr.Mohammad Thoriq Affandi
Dibalas 19 jam yang lalu
Gangguan psikotik pada pasien jantung
Oleh: dr.Mohammad Thoriq Affandi
1 Balasan
Alo dokter, saya memiliki pasien wanita berusia 36 tahun dengan riwayat penyakit jantung kronis, terkendali dengan candesartan, bisoprolol, nitrokaf,...
dr.Eurena Maulidya
Dibalas 17 jam yang lalu
H-4! Ikuti Webinar ber-SKP Kemenkes - Personalized Care untuk Kulit Sensitif pada Bayi, Lansia, dan Populasi Khusus - Selasa, 30 Juni 2026 pukul 14.00 - 15.30 WIB
Oleh: dr.Eurena Maulidya
2 Balasan
ALO Dokter!Link Daftar: https://www.alomedika.com/webinar/personalized-care-untuk-kulit-sensitif-pada-bayi-lansia-dan-populasi-khusus?type=singleLink LMS:...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.