Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Edukasi dan Promosi Kesehatan Aneurisma Otak annisa-meidina 2023-12-22T16:20:08+07:00 2023-12-22T16:20:08+07:00
Aneurisma Otak
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Edukasi dan Promosi Kesehatan Aneurisma Otak

Oleh :
dr.Septy Aulia Rahmy, Sp. N
Share To Social Media:

Edukasi dan promosi kesehatan pada pasien aneurisma otak atau aneurisma serebral berupa penjelasan mengenai faktor risiko aneurisma, pilihan tata laksana yang dapat diberikan, serta komplikasi dan prognosis jika terjadi ruptur aneurisma. Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan memantau tekanan darah dan berhenti merokok.[1,8]

Edukasi Pasien

Aneurisma otak dapat tidak bergejala dan ditemukan tidak sengaja pada pemeriksaan angiografi kepala. Penting untuk menentukan tata laksana yang sesuai berdasarkan faktor-faktor risiko yang ada serta melakukan follow up berkelanjutan jika diputuskan untuk tata laksana konservatif. Keputusan tata laksana yang sesuai mempertimbangkan kemungkinan ruptur aneurisma, lokasi dan ukuran, serta morfologi dari aneurismanya serta faktor dari pasien itu sendiri.[1]

Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit

Upaya pencegahan dan pengendalian aneurisma otak berupa pemeriksaan skrining masih menjadi perdebatan. Skrining biasanya dilakukan pada pasien yang memiliki riwayat aneurisma di keluarga, serta pasien dengan sindrom herediter. Namun, saat ini belum ada pedoman kapan skrining ini harus dilakukan.[8]

American Heart Association (AHA) belum merekomendasikan skrining secara luas pada masyarakat umum. Pencitraan computed tomography angiography (CTA) dan magnetic resonance angiography (MRA) direkomendasikan untuk pasien dengan dua atau lebih anggota keluarganya yang mengalami aneurisma atau SAH, khususnya pasien dengan riwayat hipertensi dan perokok.[10]

Korean Clinical Practice Guidelines for unruptured intracranial aneurysm merekomendasikan skrining aneurisma otak dilakukan pada pasien yang termasuk dalam salah satu dari 3 kategori berikut:

  • Pasien yang memiliki 2 atau lebih kerabat terdekat yang menderita aneurisma otak
  • Pasien dengan autosomal dominant polycystic kidney disease (ADPKD)
  • Skrining rutin pada pasien aneurisma baru yang sebelumnya ditangani karena SAH akibat ruptur aneurisma[6]

Referensi

1. Toth G and Cerejo R. 2018. Intracranial Aneurysms: Review of current science and management. Vascular Medicine, 23(3), 276-288. https://journals.sagepub.com/doi/full/10.1177/1358863X18754693
6. Kim BS. 2021. Unruptured Intracranial Aneurysm: Screening, Prevalence and Risk Factors. Neurointervention, 16(3), 201.
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC8561037/
8. Renowden S and Nelson R. 2020. Management of Incidental Unruptured Intracranial Aneurysms. Practical Neurology, 20(5), 347-355. https://pn.bmj.com/content/20/5/347.abstract
10. Reddy A and Masoud HE. 2023. Endovascular and Medical Management of Unruptured Intracranial Aneurysms. In Seminars in Neurology. 333 Seventh Avenue, 18th Floor, New York, NY 10001, USA: Thieme Medical Publishers, Inc.
https://www.thieme-connect.com/products/ejournals/html/10.1055/s-0043-1771299

Prognosis Aneurisma Otak

Artikel Terkait

  • Target Tekanan Darah pada Pasien dengan Pendarahan Intraserebral Akut
    Target Tekanan Darah pada Pasien dengan Pendarahan Intraserebral Akut
  • Asam Traneksamat Belum Terbukti Efektif untuk Perdarahan Intraserebral Akut
    Asam Traneksamat Belum Terbukti Efektif untuk Perdarahan Intraserebral Akut
  • Ottawa Clinical Decision Rules untuk Diagnosis Perdarahan Subarachnoid pada Pasien IGD dengan Keluhan Nyeri Kepala
    Ottawa Clinical Decision Rules untuk Diagnosis Perdarahan Subarachnoid pada Pasien IGD dengan Keluhan Nyeri Kepala
  • Pendekatan Klinis dan Diagnosis Thunderclap Headache
    Pendekatan Klinis dan Diagnosis Thunderclap Headache
  • Kriteria Kematian Otak Menurut American Academy Of Neurology
    Kriteria Kematian Otak Menurut American Academy Of Neurology

Lebih Lanjut

Diskusi Terbaru
dr. Dedi Arif
Dibalas 22 jam yang lalu
Usia tua ,pembesaran kelenjar getah bening leher dan penurunan berat badan cukup drastis 15 kg /3 bl
Oleh: dr. Dedi Arif
1 Balasan
Saya memiliki pasien lansia laki2 86 tahun tanpa keluhan kecuali pembeaaran kelenjar( kelenjaran ) di leher sejak 3 bulan fan penqyusutan BB 15 kg dikatakan...
dr.Elizabeth Anastasya
Dibalas kemarin, 10:02
🫵Minta Akses LMS SEKARANG untuk Webinar BESOK 5 November!
Oleh: dr.Elizabeth Anastasya
1 Balasan
🔓 Sehubungan dengan adanya maintenance di laman LMS pada Besok, Kamis 5 November 2026, Dokter harus segera minta akses di LMS hari ini.Berikut langkah...
dr.Elizabeth Anastasya
Dibalas 02 November 2026, 13:35
Lonjakan Flu 2026! Diskusi dengan ahlinya, yuk, Dok!
Oleh: dr.Elizabeth Anastasya
1 Balasan
ALO Dokter.Super flu?!? Flu tak membunuh sendiri!Stop steroid, waspadai infeksi sekunder, dan perbarui tata laksana.Segera Daftar!Webinar “Influenza Outbreak...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.