Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Sindrom Turner general_alomedika 2025-07-15T10:08:38+07:00 2025-07-15T10:08:38+07:00
Sindrom Turner
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Pendahuluan Sindrom Turner

Oleh :
dr.Nailla Fariq Alfiani
Share To Social Media:

Sindrom Turner atau sindrom 45,X merupakan kelainan kromosom seks yang terjadi hanya pada perempuan. Sindrom Turner dapat menyebabkan perawakan pendek, perkembangan abnormal ovarium, dan pada beberapa kasus terjadi gangguan kognitif.[1]

Manifestasi klinis sindrom Turner utamanya meliputi gangguan pertumbuhan (perawakan pendek), kelainan sistem reproduksi (insufisiensi ovarium), kelainan kardiovaskular, dan penyakit autoimun. Tingkat kecerdasan pada sindrom Turner biasanya normal, tetapi mungkin ditemukan defisit neurokognitif tertentu seperti gangguan visuospasial atau gangguan belajar nonverbal.[1]

Turner syndrome

Pada sindrom ini terjadi kehilangan sebagian atau seluruh kromosom X. Penyebab pasti belum diketahui, tetapi tidak diturunkan secara genetik. Diagnosis sindrom Turner berdasarkan temuan klinis, hormonal, dan analisis kromosom. Pemeriksaan kariotipe wajib dilakukan untuk menegakkan diagnosis sindrom Turner. Sindrom Turner juga dapat ditemukan saat pemeriksaan ultrasonografi antenatal.

Temuan klinis sindrom Turner pada neonatus meliputi limfedema kongenital pada tangan dan kaki, webbed neck, displasia kuku, arkus palatum yang sempit dan melengkung tinggi, serta metakarpal atau metatarsal keempat yang pendek.

Perubahan genetik sindrom Turner bisa berupa monosomi X (45,XO), mosaik (45,X dengan mosaik), atau kelainan kromosom X.[2,5,6,7]

Penatalaksanaan sindrom Turner melibatkan pendekatan komprehensif yang mencakup tata laksana kardiovaskular, autoimun, dan kelainan hormon. Namun, saat ini tidak ada tata laksana yang dapat mengobati sindrom Turner.[3,4,6,7]

 

Direvisi oleh: dr. Elizabeth Anastasya

Referensi

1. Backeljauw P. Clinical manifestations and diagnosis of Turner syndrome. Uptodate. 2021. https://www.uptodate.com/contents/clinical-manifestations-and-diagnosis-of-turner-syndrome
2. Shankar Kikkeri N, Nagalli S. Turner Syndrome. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2021 Jan. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK554621/
3. Cui, X., Cui, Y., et al. A basic understanding of Turner syndrome: Incidence, complications, diagnosis, and treatment. Intractable & rare diseases research, 7(4), 223–228. 2018. https://doi.org/10.5582/irdr.2017.01056
4. Daniel MS. Turner Syndrome. Medscape. 2021. https://emedicine.medscape.com/article/949681-overview
5. Crenshaw ML. Turner Syndrome. National Institute of Child Health and Human Development. 2019. https://rarediseases.org/rare-diseases/turner-syndrome/
6. Rieser P, Davenport M. Turner Syndrome: A Guide For Families. Turner Syndrome Society of the United States. 2017.
7. Ibarra-Ramírez M, Martínez-de-Villarreal LE. Clinical and Genetic Aspects Of Turner's Syndrome. The journal Medicina Universitaria Vol. 18. Issue 70 Pages 42-48 (January - March 2016). DOI: 10.1016/j.rmu.2016.03.003.

Patofisiologi Sindrom Turner

Artikel Terkait

  • Identifikasi Kelainan Kromosom dengan Non-Invasive Prenatal Testing
    Identifikasi Kelainan Kromosom dengan Non-Invasive Prenatal Testing
Diskusi Terbaru
dr.Elizabeth Anastasya
Dibalas kemarin, 15:30
Jangan Tunda dapat SKP! Segera ikuti e-Course - Pengenalan dan Penanganan Delirium di Fasilitas Kesehatan Primer
Oleh: dr.Elizabeth Anastasya
3 Balasan
ALO Dokter.Pasien datang dengan kebingungan dan gelisah, apa yang diagnosa Dokter pikirkan?Delirium merupakan gangguan kognitif mendadak yang kerap muncul...
Anonymous
Dibalas 22 Januari 2026, 10:55
Cairan serosanguinous pasca op apakah perlu dievakuasi?
Oleh: Anonymous
2 Balasan
ALO Dokter, pasien dengan luka jahitan pasca ekstraksi lipoma, pada luka jahitannya tidak ada tanda2 infeksi, dan mengeluarkan cairan merah muda...
Anonymous
Dibalas 22 Januari 2026, 11:51
Diare akut disertai perut melilit hebat pada dewasa
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Alo dokter saya mendapatkan pasien wanita berusia 30 tahun dengan keluhan utama bab cair >10x. BAB berupa cairan menyemprot dengan ampas sedikit seperti...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.