Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • AlomedikaAI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Patofisiologi Nevus Sebaceous general_alomedika 2023-07-17T15:03:39+07:00 2023-07-17T15:03:39+07:00
Nevus Sebaceous
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Patofisiologi Nevus Sebaceous

Oleh :
dr. Karina Sutanto
Share To Social Media:

Patofisiologi nevus sebaceous masih belum diketahui pasti tetapi dikaitkan dengan terjadinya mutasi somatik postzygotic yang menyebabkan berbagai ekspresi klinis mosaicism.

Nevus sebaceous dianggap sebagai sindrom kelainan genetik yang mempengaruhi RAS-mitogen activated protein kinase pathway yang berfungsi mengontrol tumorigenesis dan pertumbuhan sel.[4]

Mutasi somatik dapat terjadi pada salah satu dari beberapa gen, seperti HRAS, KRAS, dan NRAS. Dalam satu penelitian, dilaporkan bahwa 95% kasus nevus sebaceous berkaitan dengan mutasi pada HRAS dan 5% dengan mutasi pada KRAS. Mutasi yang menyebabkan nevus sebaceous tidak diwariskan dan hanya terdapat di beberapa sel tubuh.[1]

Nevus sebaceous sering dikaitkan dengan munculnya keganasan sekunder. Namun, dibandingkan karsinoma sel basal, keganasan sekunder yang paling sering muncul dari nevus sebaceous adalah trichoblastoma.[1]

 

 

Direvisi oleh: dr. Gabriela Widjaja

Referensi

1. Baigrie D, Troxell T, Cook C. Nevus Sebaceus. In: StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2023. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK482493/
4. Hammadi AA. Nevus Sebaceous. Medscape. 2021. https://emedicine.medscape.com/article/1058733-overview

Pendahuluan Nevus Sebaceous
Etiologi Nevus Sebaceous
Diskusi Terbaru
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas kemarin, 10:22
Ikuti Webinar ber-SKP Kemenkes - Kolaborasi Dokter dan Bidan adalah Kunci ANC Berkualitas bagi Ibu dan Bayi - Kamis, 30 Juli 2026 Jam: 10.00-12.00 WIB
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
ALO Dokter!Link Daftar: https://bit.ly/Apps-300726Link LMS: https://bit.ly/LMS-300726Ikuti webinar Kolaborasi Dokter dan Bidan adalah Kunci ANC Berkualitas...
dr. ALOMEDIKA
Dibalas kemarin, 13:17
Hanya untuk 10 Sejawat Pertama: Isi Kuesioner, Ambil Voucher Rp100.000!
Oleh: dr. ALOMEDIKA
3 Balasan
ALO Dokter. Opini medis Dokter sangat kami hargai dalam mengedukasi masyarakat untuk kesehatan yang lebih baik. Namun, untuk kesempatan kali ini, kami...
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 09 Juli 2026, 11:53
Jika rasa lapar adalah penyakitnya, mengapa kita hanya mengobati berat badannya?
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
😩ALO Dokter, Obesitas bukan sekadar akibat makan berlebihan. Di balik rasa lapar terdapat mekanisme biologis yang melibatkan aksis otak–usus, hormon seperti...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.