Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Epidemiologi Hidradenitis Suppurativa general_alomedika 2026-10-21T08:52:40+07:00 2026-10-21T08:52:40+07:00
Hidradenitis Suppurativa
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan
  • Panduan E-Prescription

Epidemiologi Hidradenitis Suppurativa

Oleh :
Audric Albertus
Share To Social Media:

Data epidemiologi menunjukkan bahwa hidradenitis suppurativa lebih banyak terjadi pada wanita dibandingkan pria. Penyakit ini juga dilaporkan sering terlambat didiagnosis, dengan rerata waktu dari onset ke diagnosis adalah 10 tahun.[9]

Global

Hidradenitis suppurativa merupakan penyakit inflamasi kronis yang terutama mengenai individu usia 18–40 tahun. Prevalensi diperkirakan sekitar 0,1–1% di Amerika Serikat dan Inggris.

Hidradenitis suppurativa lebih sering ditemukan pada perempuan, dengan prevalensi pada perempuan di Amerika Serikat sekitar 2,4 kali lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Indeks massa tubuh (IMT) yang lebih tinggi berhubungan dengan kejadian dan tingkat keparahan hidradenitis suppurativa.

Epidemiologi hidradenitis suppurativa juga ditandai oleh keterlambatan diagnosis yang panjang. Rata-rata waktu dari munculnya gejala hingga diagnosis mencapai 10 tahun, dan sekitar 65% pasien menjalani sedikitnya 6 kali kunjungan dokter sebelum diagnosis ditegakkan.

Selain manifestasi kulit, hidradenitis suppurativa memiliki beban komorbiditas sekitar 2 kali lebih besar dibandingkan populasi umum, termasuk polyendocrine metabolic ovarian syndrome pada sekitar 9% perempuan dengan hidradenitis suppurativa dan gangguan psikiatri, terutama depresi yang prevalensinya dilaporkan mencapai 43%.[4,9]

Indonesia

Sampai sekarang belum terdapat studi yang meneliti prevalensi hidradenitis suppurativa di Indonesia.

Mortalitas

Tingkat mortalitas hidradenitis suppurativa dalam lima tahun dilaporkan sebesar 2,4%. Risiko kematian pada pasien hidradenitis suppurativa adalah sebesar 3,1 kematian per 100.000 pasien. Faktor seperti usia, jenis kelamin laki-laki, dan status merokok telah dilaporkan berhubungan dengan tingkat mortalitas pada pasien hidradenitis suppurativa.[10]

 

 

Direvisi oleh: dr. Bedry Qintha

Referensi

4. Ballard K, Sathe NC, Shuman VL. Hidradenitis Suppurativa. In: StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2026. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK534867/
9. Sayed CJ, Hsiao JL, Okun MM; Hidradenitis Suppurativa Foundation Women's Health Subcommittee. Clinical Epidemiology and Management of Hidradenitis Suppurativa. Obstet Gynecol. 2021;137(4):731-746. doi:10.1097/AOG.0000000000004321
10. Reddy S, Strunk A, Garg A. All-cause mortality among patients with hidradenitis suppurativa: A population-based cohort study in the United States. J Am Acad Dermatol. 2019;81(4):937–42. https://doi.org/10.1016/j.jaad.2019.06.016

Etiologi Hidradenitis Suppurativa
Diagnosis Hidradenitis Suppurativa

Artikel Terkait

  • Manfaat Adalimumab pada Hidradenitis Suppurativa
    Manfaat Adalimumab pada Hidradenitis Suppurativa
Diskusi Terkait
Anonymous
Dibalas 14 Januari 2024, 20:48
Benjolan yang terasa nyeri di ketiak
Oleh: Anonymous
2 Balasan
Alo dokter, saya memiliki pasien laki laki dengan keluhan benjolan di ketiak kanan, keluhannya nyeri +, demam -, kemerahan +, konsistensi immobile, benjolan...

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.