Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Penggunaan Pada Kehamilan dan Ibu Menyusui Dopamin general_alomedika 2026-01-30T11:27:07+07:00 2026-01-30T11:27:07+07:00
Dopamin
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan Pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Penggunaan Pada Kehamilan dan Ibu Menyusui Dopamin

Oleh :
dr. Queen Sugih Ariyani
Share To Social Media:

Penggunaan dopamin pada kehamilan dikategorikan oleh FDA sebagai kategori C. Pada ibu menyusui, dopamin belum diketahui apakah diekskresikan melalui ASI atau tidak.[1,2,8,19]

Penggunaan pada Kehamilan

Penggunaan dopamin pada ibu hamil dikategorikan C oleh FDA yang berarti studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, namun belum ada studi terkontrol pada wanita hamil. Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.[1,2]

Berdasarkan kategori TGA, penggunaan dopamin pada kehamilan dikategorikan B3 yang berarti studi pada hewan menunjukkan peningkatan insiden kerusakan janin akan tetapi efeknya belum pasti pada manusia.[8]

Tidak diketahui apakah dopamin dapat menembus ke dalam plasenta. Belum ada studi kontrol penggunaan dopamin pada wanita hamil namun studi pada binatang menunjukkan adanya kemungkinan pembentukan katarak dan penurunan angka bertahan hidup pada anak yang lahir dari tikus yang diberikan dopamin saat gestasi.

Penggunaan dopamin pada ibu hamil harus mempertimbangkan risiko pada fetus dan keuntungan pemberian dopamin bagi ibu. Penggunaan dopamin saat proses kelahiran memerlukan pengawasan terhadap kejadian hipertensi dan ruptur pembuluh darah serebral postpartum.[1,2,19]

Penggunaan pada Ibu Menyusui

Ekskresi dopamin pada ASI tidak diketahui, sehingga penggunaan dopamin harus dipertimbangkan dengan hati hati pada ibu menyusui. Penggunaan dopamin dapat menurunkan kadar prolaktin pada wanita sehingga produksi ASI dapat berkurang.[1,2,19]

 

 

Direvisi oleh: dr. Bedry Qintha

Referensi

1. MIMS. Dopamine. 2025. http://www.mims.com/indonesia/drug/info/dopamine/?type=brief&mtype=generic
2. Hospira. Dopamine Hydrochloride and Dextrose 5% injection solution. FDA. 2014. https://www.accessdata.fda.gov/drugsatfda_docs/label/2014/018132s067,018826s045lbl.pdf
8. Therapeutic Goods Administration. Prescribing medicines in pregnancy database. Australian Government Department of Health. 2026. https://www.tga.gov.au/prescribing-medicines-pregnancy-database#classification
19. United States National Library of Medicine. Toxicology Data Network. 2018. http://toxnet.nlm.nih.gov/cgi-bin/sis/htmlgen?LACT

Efek Samping dan Interaksi Obat ...
Kontraindikasi dan Peringatan Do...
Diskusi Terbaru
Anonymous
Dibalas 5 jam yang lalu
SIP
Oleh: Anonymous
1 Balasan
ALO Dokter, Izin bertanya dok, kalau sudah ada 3 SIP kemudian SIP 1 ingin d cabut, mau pindah kerja lagi dan membuat SIP lagi apakah bisa dok? kemudian SKP...
dr.Eirene Priscilla
Dibalas 4 jam yang lalu
Orangtua Pasien Panik?! Bedong Kencang pada Bayi agar Kaki Lurus
Oleh: dr.Eirene Priscilla
1 Balasan
ALO Dokter.Seorang ibu membawa bayinya yang berusia satu bulan untuk pemeriksaan. Ibu tersebut mengungkapkan kekhawatiran tentang kaki bayinya yang bengkok....
Anonymous
Dibalas 8 jam yang lalu
Bagaimana cara mengedukasi pasien tentang surat dokter
Oleh: Anonymous
2 Balasan
Alo dokter, mohon pencerahaan dan diskusi terkait bagaimanna mengedukasi pasien tentang suarat dokter. Karena jika diedukasi keadaan tidak memerlukan surat...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.