Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Formulasi Telbivudin general_alomedika 2023-05-03T14:18:33+07:00 2023-05-03T14:18:33+07:00
Telbivudin
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Formulasi Telbivudin

Oleh :
dr. Meliyana
Share To Social Media:

Formulasi telbivudin dalam bentuk oral dengan sediaan tablet dan larutan. Saat ini, di Indonesia tersedia telbivudin bentuk tablet dengan kekuatan 600 mg. Telbivudin dapat dikonsumsi setelah maupun sebelum makan. [1,2,7]

Bentuk Sediaan

Telbivudin diberikan peroral, tersedia dalam bentuk sebagai berikut:

  • Tablet 600 mg
  • Larutan 20 mg/mL[1,7]

Di Indonesia, telbivudin tersedia hanya dalam bentuk tablet pada fasilitas kesehatan tingkat lanjut untuk penderita hepatitis B kronis.[1,7]

Cara Mengonsumsi

Telbivudin diabsorpsi tanpa pengaruh dari makanan, sehingga dapat dikonsumsi bersama makanan atau tanpa makanan.[2]

Cara Penyimpanan

Telbivudin disimpan pada suhu dibawah 30 derajat C, dijauhkan dari jangkauan anak-anak, dan dilindungi dari cahaya.[3]

 

Referensi

1. Badan POM RI. Telbivudin. http://pionas.pom.go.id/monografi/telbivudin
2. FDA. Tyzeka (telbivudine). 2006. https://www.accessdata.fda.gov/drugsatfda_docs/label/2013/022011s013lbl.pdf
3. Pionas. Telbivudin. http://pionas.pom.go.id/sites/default/files/obat_baru/Sebivo.pdf
7. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Formularium Nasional. 2019.

Farmakologi Telbivudin
Indikasi dan Dosis Telbivudin

Artikel Terkait

  • Manajemen Hepatitis B pada Populasi Khusus
    Manajemen Hepatitis B pada Populasi Khusus
  • Waktu Inisiasi Farmakoterapi Hepatitis B Kronis
    Waktu Inisiasi Farmakoterapi Hepatitis B Kronis
  • Memahami Hasil Serologi Hepatitis B
    Memahami Hasil Serologi Hepatitis B
  • Mencegah dan Mengatasi Needle Stick Injury
    Mencegah dan Mengatasi Needle Stick Injury
  • Pedoman Penanganan Hepatitis B Kronik – Ulasan Guideline Terkini
    Pedoman Penanganan Hepatitis B Kronik – Ulasan Guideline Terkini

Lebih Lanjut

Diskusi Terkait
Anonymous
Dibalas 31 Agustus 2026, 16:53
Jika HbsAg dan Sifilis positif bersamaan, tatalaksananya seperti apa?
Oleh: Anonymous
2 Balasan
Permisi dok, izin bertanya, jika hasil pemeriksaan triple eliminasi 1 pasien ditemukan positif untuk Hepatitis dan Sifilis bersamaan, tatalaksananya seperti...
Anonymous
Dibalas 12 Agustus 2026, 12:04
Pasien hamil 32 mgg dengan HBeAg reaktif yang membutuhkan tes DNA HBV
Oleh: Anonymous
3 Balasan
Dok izin, expert dr Sp.PD-KGEHDok izin menanyakan terdapat pasien hamil 32 mgg sudah di rujuk ke kgeh dari 29 mgg pemeriksaan sgot sgpt usg normal dan hbeag...
Anonymous
Dibalas 24 April 2025, 06:44
Apakah pasien hepatitis B harus diterapi seumur hidup?
Oleh: Anonymous
2 Balasan
Alo dokter. Ijin bertanya. Apakah terapi pd pasien hepatitis b harus diberikan seumur hidup?Jika tidak, kapan kita bisa stop untuk terapi hepatitis b...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.