Profilaksis diare untuk para wisatawan - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alodokter! Selamat siang dok, ijin bertanya, pada suatu sumber saya membaca bahwa untuk profilaksis diare pada traveler bisa diberikan Rifaximin 1x200 mg...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Profilaksis diare untuk para wisatawan

    12 Desember 2019, 12:13

    Alodokter! 

    Selamat siang dok, ijin bertanya, pada suatu sumber saya membaca bahwa untuk profilaksis diare pada traveler bisa diberikan Rifaximin 1x200 mg atau dengan Bismuth Sub Salisilat. Yang ingin saya tanyakan:

    1. Berapa lama Rifaximin diberikan, dan bila tidak tersedia, apakah ada terapi profilaxis lain selain Rifaximin dan Bismuth? 

    2. Bila dari hasil FL didapatkan bakteri non invasif seperti E.Coli, apakah tetap diberikan antibiotik pada pasien? (Pada kasus diare pasien tidak berdarah) 


    Mohon arahan dari TS Sp.PD atau TS yang mengetahui update terbaru, terimakasih 🙏

12 Desember 2019, 14:39
dr. Andre
dr. Andre
Dokter Umum

Alo dr. Wulan!

Guideline tahun 2017 yang saya baca di Medscape menyarankan penggunaan bismut subsalisilat dengan dosis 0,5-1 gram, 4x/hari.

Antibiotik profilaksis tidak disarankan untuk digunakan secara rutin, hanya pada pasien yang dinilai berisiko tinggi mengalami komplikasi akibat travelers' diarrhea.

Jika dinilai diperlukan, antibiotik yang direkomendasikan adalah rifaximin. Fluorokuinolon tidak lagi disarankan. Azithromycin dapat menjadi alternatif jika rifaximin tidak tersedia.

Mengingat risiko efek samping antibiotik, termasuk resistensi antibiotik, sebaiknya terapi profilaksis menggunakan antibiotik tidak dilakukan secara jangka panjang ya Dok..

12 Desember 2019, 20:41
Trimakasih sharingnya dr. Andre 🙏
12 Desember 2019, 14:56
dr. Willy
dr. Willy
Dokter Umum

ALO dr. Wulan Budyawati,

 

 

Saya juga belum menemukan lamanya dok untuk dosis profilaksis. Tapi kalau untuk terapi akut hanya 3 hari dok menurut guideline.

 

 

Tapi mungkin sekadar mengingatkan dok, untuk profilaksis dengan rifaximin (antibiotik) hanya diberikan pada kasus-kasus tertentu saja, yaitu pasien dengan irritable bowel syndrome, reactive arthritis, dan Guillain Barre syndrome.

 

 

Kalau dari guideline hanya Rifaximin dan Bismuth dok.

 

 

Untuk kasus yang ringan TD hanya di terapi dengan rehidrasi dan obat antimotilitas loperamide.

 

 

CMIIW

12 Desember 2019, 20:41
Trimakasih sharingnya dr. Willy 🙏