Tata laksana awal yang dapat dilakukan oleh dokter umum untuk menangani pasien yang mengalami depresi berat - Diskusi Dokter

general_alomedika

Selamat malam dok, ijin share kasus, perempuan 17 th diantar oleh ayahnya dengan keluhan sakit kepala sejak 1 bulan. Pasien tidak memiliki nafsu makan,...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Tata laksana awal yang dapat dilakukan oleh dokter umum untuk menangani pasien yang mengalami depresi berat

    Dibalas 26 Oktober 2019, 22:23

    Selamat malam dok, ijin share kasus, perempuan 17 th diantar oleh ayahnya dengan keluhan sakit kepala sejak 1 bulan. Pasien tidak memiliki nafsu makan, lemas, tidak semangat, tidak ingin beraktivitas, tidak ingin menjalani hobinya, dan pernah ada pikiran untuk mengakhiri hidup namun tidak pernah dilakukan. Pasien juga hanya tidur beberapa jam selama sebulan ini. Setelah digali, ternyata pasien mengatakan ia mengalami pembuly-an di sekolahnya yang dilakukan oleh teman sekelas bahkan gurunya. 


    Yang ingin saya tanyakan,

    1. Apakah ada terapi yang dapat diberikan untuk sementara bagi pasien sebelum pasien dirujuk ke Sp.KJ dokter?

    2. Bolehkah meresepkan benzodiazepin pada pasien ini? 3. Lalu apakah dokter umum memiliki kompetensi untuk memberikan terapi CBT selama menunggu pasien dikonsulkan ke spesialis dok? (Pasien baru bisa mengambil rujukan 3 hari lagi).



    Mohon sharingnya dokter, terimakasih 🙏

26 Oktober 2019, 05:06
Alo Dok,

Merujuk pada SKDI 2012, kasus depresi masuk kompetensi 2 artinya sebatas mendiagnosa lalu merujuk. Kemudian, CBT kompetensinya juga 2 dok, artinya blm sampai melakukan hanya pernah melihat saja kecuali mgkn ada sertifikasi khusus. Mungkin sementara bisa anjurkan utk menghindari stresor atau menulis jurnal (bisa sebagai adjuvan terapi).
26 Oktober 2019, 07:24
Terimakasih infonya Dok
26 Oktober 2019, 22:23
Baik dokter, terimakasih banyak sarannya dokter 🙏
26 Oktober 2019, 05:06
Alo Dok,

Merujuk pada SKDI 2012, kasus depresi masuk kompetensi 2 artinya sebatas mendiagnosa lalu merujuk. Kemudian, CBT kompetensinya juga 2 dok, artinya blm sampai melakukan hanya pernah melihat saja kecuali mgkn ada sertifikasi khusus. Mungkin sementara bisa anjurkan utk menghindari stresor atau menulis jurnal (bisa sebagai adjuvan terapi).