Target penurunan tekanan darah pada pasien dengan krisis hipertensi - Diskusi Dokter

general_alomedika

Adakah TS mengetahui berapa target penurunan tensi yang ideal bila kita menemukan pasien hipertensi emergensi di UGD ?Apabila dari awal 240/110 di FKTP...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Target penurunan tekanan darah pada pasien dengan krisis hipertensi

    15 November 2019, 08:35

    Adakah TS mengetahui berapa target penurunan tensi yang ideal bila kita menemukan pasien hipertensi emergensi di UGD ?


    Apabila dari awal 240/110 di FKTP kemudian diberi Captopril 25mg SL lalu turun menjadi 140/80 di UGD setelah dirujuk, apakah itu masih aman? 


    Apabila sebelumnya pasien dirawat dengan ACE, BB, CCB teratur, apakah pemberian obat untuk dibawa pulang bisa diveri obat sama? Atau perlu dipertimbangkan tensi skr yakni sudah 140 jadi diberi 2 macam saja cuku dulu. ? 


    Mohon pendapat sejawat/ BTK coll

15 November 2019, 08:57
dr. Andre
dr. Andre
Dokter Umum

Tidak lebih dari 25% untuk 1 jam pertama, lalu jika stabil dapat diturunkan kembali hingga 160/100 pada 2-6 jam berikutnya, hingga mencapai normal 24-48 jam kemudian. Tapi target ini juga tergantung kondisi pasien Dok.. Jika ada pemberat seperti kasus diseksi aorta, penurunan tekanan darah dapat dilakukan secara lebih agresif.

Silahkan lihat di artikel Alomedika mengenai krisis hipertensi melalui link di bawah ini:

https://www.alomedika.com/penyakit/kardiologi/krisis-hipertensi/penatalaksanaan

15 November 2019, 23:15
Terimakasih sharing nya dr sangat membantu
15 November 2019, 09:00
Halo dok, sepengetahuan saya target penurunan TD sistolik  dalam 1 jam pertama: 10-15% dari TD  sistolik  awal, tidak  melebihi  25 %. Jika  kondisi pasien cukup stabil, target TD dalam  2-6  jam selanjutnya  sekitar  160 /100 - 110  mmHg. Hingga 24  jam, TD bs diturunkan sampai TD stoliknya 140 mmHg.

Selanjutnya mungkin bisa dikombinasikan 2 obat, ACE-BB atau CCB-BB. Golongan BB tidak dianjurkan untuk dihentikan mendadak karena dapat menyebabkan up regulation sehingga terjadi reborn phenomenon yang dapat menyebabkan TDP hingga henti jantung.

Semoga informasinya bermanfaat. 
15 November 2019, 11:26
Terima kasih Dokter untuk masukannya satu lagi pertanyaan saya menurut faktor apakah lazim dengan pemberian captopril 25 mg sublingual satu kali saja dapat menurunkan tensi sistol hingga mencapai 100 dalam kurun waktu kurang dari 1 jam (dari sistol 240 di FKTP menjadi 140 di UGD)? 

Pada saat di fktp tensi benar-benar sudah dikonfirmasi setinggi itu dengan memeriksa 2 kali posisi duduk dan dua kali posisi tidur.

Terimakasih dr untuk diskusi ny
15 November 2019, 19:31
Penggunaan captopril sublingual sebenarnya belum masuk dalam rekomendasi dalam praktik klinik. Tetapi beberapa penelitian sudah bs di search dok bahwa captopril efektif dalam 1 jam menurunkan TD jika diberikan sublingual karena jalur kerjanya bypass secara difusi dan efek samping minimal. Sy sendiri belum pernah melakukannya untuk kasus2 krisis hipertensi.
15 November 2019, 23:14
Terimakasih sharing nya dr sangat membantu
18 November 2019, 18:13
Untuk kasus krisis hipertensi kita tidak dituntut untuk menurunkan tekanan darahnya langsung secara drastis dok. Target kita 25% dari MAP nya dok untuk 1 jam pertama.
18 November 2019, 22:53
dr.Bill Tanawal, Sp.N
dr.Bill Tanawal, Sp.N
Dokter Spesialis Saraf
Alodok,
Sebagai tambahan saja, pada kasus stroke iskemik akut tanpa adanya penyulit lain ( Sindrom koroner akut, gagal jantung akut, diseksi aorta, secondary ICH, preeklampsial/eklampsia), tekanan darah diturunkan 15% dalam 24jam pertama setelah awitan bila tds >220mmHg atau tdd/120mmHg.

Pada kasus perdarahan intraserebral akut, pasien dgn TDS antara 150-220mmHg tanpa kontraindikasi antihipertensi, penurunan tek darah yg cepat hingga 140mmHg aman dan dpt memperbaiki klinis pasien
19 November 2019, 16:32
Terimakasih dr bill untuk masukannya. Sangat membantu. Untuk mencegah perburukan iskemik ya dok. 🙏
19 November 2019, 15:54
Izin menyimak 
19 November 2019, 23:27
dr.Bill Tanawal, Sp.N
dr.Bill Tanawal, Sp.N
Dokter Spesialis Saraf
19 November 2019, 16:32
Terimakasih dr bill untuk masukannya. Sangat membantu. Untuk mencegah perburukan iskemik ya dok. 🙏
Iya dok, terutama untuk limb saving-nya pada kasus stroke iskemik. Bila tersedia fasilitas, sebaiknya segera dilakukan CT Scan/MRI spy dpt melakukan tatalaksana hipertensi emergensi yg lebih tepat.