Konsultasi pasien dengan distensi abdomen pasca diare - Diskusi Dokter

general_alomedika

dok, minta pendapat, ada anak usia 1 tahun dikeluhan perut membesar dalam sehari. tidak bisa BAB sehari. sebelumnya riwayat diare sekitar 10x sehari tetapi...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Konsultasi pasien dengan distensi abdomen pasca diare

    27 Oktober 2018, 16:17

    dok, minta pendapat, ada anak usia 1 tahun dikeluhan perut membesar dalam sehari. tidak bisa BAB sehari. sebelumnya riwayat diare sekitar 10x sehari tetapi tidak minum obat apa2. kondisi pasien tampak kesakitan.

    vital sign dalam batas normal.

    abdomen disetended, BU menurun.

    kemudian dilakukan foto ro abdomen 3 posisi krn curiga ileus atau peritonitis. Minta pendapat bacaan radiologisnya dokter, karena masih ragu. Dan bagaimana penanganannya utk dokter di igd.

    btk

27 Oktober 2018, 17:19
dr. David, Sp.B, FINACS
dr. David, Sp.B, FINACS
Dokter Spesialis Bedah

dr. Wiji Hastuti
Oct 27, 2018 at 16:17 PM

dok, minta pendapat, ada anak usia 1 tahun dikeluhan perut membesar dalam sehari. tidak bisa BAB sehari. sebelumnya riwayat diare sekitar 10x sehari tetapi tidak minum obat apa2. kondisi pasien tampak kesakitan.
vital sign dalam batas normal.
abdomen disetended, BU menurun.
kemudian dilakukan foto ro abdomen 3 posisi krn curiga ileus atau peritonitis. Minta pendapat bacaan radiologisnya dokter, karena masih ragu. Dan bagaimana penanganannya utk dokter di igd.

btk

Alo doc!
Dari foto abdomen 3 posisi diatas, tampak dilatasi dari usus, kesuraman di pre peritoneal fat line dan psoas line, distribusi udara usus msh terisi hingga ke rongga pelvis, tidak tampak free air maupun air fluid level, tampak gambaran perselubungan semiopak di kanan bawah. Kesan sesuai dengan gambaran peritonitis umum. Kemungkinan diagnosis bandingnya yaitu appendisitis perforasi, invaginasi, volvulus, disentri
Namun perlu digali informasi lebih lanjut ada tidaknya riwayat batuk pilek/demam sebelumnya dalam 1 bln terakhir, ada riwayat BAB lendir bercampur darah, riwayat muntah, intake makanan dan pemijatan sebelumnya.
Tatalaksana awal pada pasien tsb di igd selalu memegang prinsip primary dan secondary survey. Lakukan penilaian dan patensi jalan napas, pemberian suplementasi oksigen, pemasangan akses vena dan resusitasi cairan, pencegahan hipotermi serta pemberian obat obatan (analgetik dan antibiotik). Kemudian segera konsultasikan kondisi tsb ke dokter bedah/bedah anak utk penilaian klinis secara lgsg dan pertimbangan tindakan operatif.
Semoga bermanfaat!