PRP untuk Ulkus Diabetikum - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alo dokter! Artikel Alomedika kali ini membahas mengenai terapi PRP alias platelet rich plasma. Apakah penggunaan terapi ini berbasis bukti? Yuk kita bahas...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • PRP untuk Ulkus Diabetikum

    30 April 2019, 13:22
    dr. Andre
    dr. Andre
    Dokter Umum

    Alo dokter! Artikel Alomedika kali ini membahas mengenai terapi PRP alias platelet rich plasma. Apakah penggunaan terapi ini berbasis bukti? Yuk kita bahas bersama..

    https://www.alomedika.com/penggunaan-platelet-rich-plasma-pada-ulkus-diabetikum

    Ulkus diabetikum merupakan salah satu komplikasi paling sering pada diabetes mellitus, dan dilaporkan sebagai penyebab mayor amputasi pada tungkai bawah. Saat ini, Platelet Rich Plasma (PRP) mulai popular digunakan untuk perawatan luka pada pasien dengan ulkus diabetikum. PRP diduga dapat mempercepat regenerasi jaringan, menginisiasi pertumbuhan kapiler baru, dan berperan sebagai defense mechanism pada ulkus diabetikum.⁣

    Bukti ilmiah yang ada, walaupun memiliki berbagai kekurangan secara metodologi, menunjukkan potensi PRP dalam tata laksana ulkus diabetikum. Tetapi, masih dibutuhkan studi lebih lanjut dengan protokol studi yang lebih baik dan jumlah sampel yang lebih besar.⁣

    Nah, jadi ternyata penggunaan PRP masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk mengonfirmasi manfaatnya untuk ulkus diabetikum. TS sendiri ada yang pernah memiliki pengalaman terkait terapi ini tidak? Lalu kalau menghadapi pasien ulkus diabetikum, setuju untuk memberikan terapi PRP atau tidak? Mari kita diskusikan di post ini..

30 April 2019, 13:33

Alo Dokter Andre, 

Menarik ya dok sharingnya karena saya pribadi kenal teknik PRP ini banyak di gunakan sekarang ini untuk kepentingan kecantikan ya dok. Yang katanya teknik PRP ini bisa berguna untuk menghilangkan garis garis halus di wajah atau menghilangkan kerutan. Jadi kalau PRP memang bisa untuk ulkus diabetikum cukup menarik sih. 

Karena ulkus diabetikum selama ini masih digunakan teknik debridement ya dok bila pasien pasien saya di RS atau klinik. Yang juga dibantu dengan obat obatan. Oiya dok, untuk ulkus juga saya sering dok mendengar komentar yang positif dari terapi hiperbarik dok. 

30 April 2019, 16:36
dr. David, Sp.B, FINACS
dr. David, Sp.B, FINACS
Dokter Spesialis Bedah
Alo dokter 
Metode PRP ini memang cukup menjanjikan, namun hingga sejauh ini, aplikasi nya dalam tata laksana kaki diabetik msh blm diterima secara luas. Hal ini bisa diakibatkan dari aspek hasil yg tdk berbeda signifikan dengan modalitas terapi lainnya, faktor biaya, dan dari segi kepraktisan nya. Dari penelitian yg disebut diatas, healing time jg tdk banyak berbeda dgn metode lainnya yg lbh murah dan praktis, dan hal ini juga sama seperti hasil penelitian meta analisis yg saya lampirkan dibawah ini. 
Perawatan kaki ulkus diabetik bersifat kronis dan oleh karena itu sangat perlu dipertimbangkan suatu modalitas terapi yg bisa memenuhi syarat cost effective, healing time dan practical use nya. Selain itu, penanganan kaki ulkus diabetik juga harus berpedoman pada prinsip 6 kontrol agar tercapai hasil yg optimal , yaitu kontrol mekanik, vaskular, metabolik, luka, infeksi dan edukasi. 
Semoga bermanfaat! 

Platelet-rich plasma for the treatment of diabetic foot ulcers: A meta-analysis
01 Mei 2019, 21:41
Terima kasih dokter 🙏
30 April 2019, 17:02
30 April 2019, 16:36
Alo dokter 
Metode PRP ini memang cukup menjanjikan, namun hingga sejauh ini, aplikasi nya dalam tata laksana kaki diabetik msh blm diterima secara luas. Hal ini bisa diakibatkan dari aspek hasil yg tdk berbeda signifikan dengan modalitas terapi lainnya, faktor biaya, dan dari segi kepraktisan nya. Dari penelitian yg disebut diatas, healing time jg tdk banyak berbeda dgn metode lainnya yg lbh murah dan praktis, dan hal ini juga sama seperti hasil penelitian meta analisis yg saya lampirkan dibawah ini. 
Perawatan kaki ulkus diabetik bersifat kronis dan oleh karena itu sangat perlu dipertimbangkan suatu modalitas terapi yg bisa memenuhi syarat cost effective, healing time dan practical use nya. Selain itu, penanganan kaki ulkus diabetik juga harus berpedoman pada prinsip 6 kontrol agar tercapai hasil yg optimal , yaitu kontrol mekanik, vaskular, metabolik, luka, infeksi dan edukasi. 
Semoga bermanfaat! 

Platelet-rich plasma for the treatment of diabetic foot ulcers: A meta-analysis
Setuju dok.
Tetap diperhatikan cost effective, healing time dan practical use nya.
Problem utama karena adanya iskemik di tempat luka tersebut, debridement harus rutin dilakukan untuk menunjang pembentukan jaringan baru lewat kolateral vaskular baru.
Salam.
30 April 2019, 17:11
30 April 2019, 16:36
Alo dokter 
Metode PRP ini memang cukup menjanjikan, namun hingga sejauh ini, aplikasi nya dalam tata laksana kaki diabetik msh blm diterima secara luas. Hal ini bisa diakibatkan dari aspek hasil yg tdk berbeda signifikan dengan modalitas terapi lainnya, faktor biaya, dan dari segi kepraktisan nya. Dari penelitian yg disebut diatas, healing time jg tdk banyak berbeda dgn metode lainnya yg lbh murah dan praktis, dan hal ini juga sama seperti hasil penelitian meta analisis yg saya lampirkan dibawah ini. 
Perawatan kaki ulkus diabetik bersifat kronis dan oleh karena itu sangat perlu dipertimbangkan suatu modalitas terapi yg bisa memenuhi syarat cost effective, healing time dan practical use nya. Selain itu, penanganan kaki ulkus diabetik juga harus berpedoman pada prinsip 6 kontrol agar tercapai hasil yg optimal , yaitu kontrol mekanik, vaskular, metabolik, luka, infeksi dan edukasi. 
Semoga bermanfaat! 

Platelet-rich plasma for the treatment of diabetic foot ulcers: A meta-analysis
Sangat bagus ini meta analisisnya,  dokter.  Dan yang membuat saya penasaran adalah prosedur teknik PRP yang bagaimana yang bisa memberikan hasil yang mendekati dengan hasil meta analisis tersebut ya. Sangat menarik untuk dipelajari lagi tentang prosedur PRP pada ulkus DM ini, dokter.  Untuk PRP dalam bidang estetik seperti memudarkan kerut halus,  memudarkan bopeng bekas jerawat,  berdasarkan pengalaman pribadi,  keberhasilannya hanya sekitar 40 persen dengan PRP rutin lebih dari 10x interval 2 minggu sekali. Setelah itu hasil terlihat hampir stagnan saja. 
30 April 2019, 17:15
Nice sharing Dok,  ilmu baru. 
30 April 2019, 18:16
dr.Nurliati Sari Handini,SpBP-RE
dr.Nurliati Sari Handini,SpBP-RE
Dokter Spesialis Bedah Plastik

Alo Dokter! 

Secara klinis, perbaikan ulkus diabetikum dengan bantuan platelet-rich plasma memang nyata. Dalam keseharian praktik, tingkat keberhasilan cukup tinggi. Namun, tetap perlu diperhatikan dengan cermat bagaimana pemrosesan PRP tersebut serta cara aplikasi (topikal dan/atau intravena). 

Mengenai biaya, saat ini sudah tersedia PRP kit yang cukup affordable sehingga biaya relatif sudah lebih terjangkau.

Jika dibandingkan dengan conventional dressing dalam hal pengendalian infeksi, eksudat, nyeri, serta kemajuan penyembuhan luka, PRP tampak lebih unggul. Dapat dibaca antara lain : 

"Platelet-rich plasma versus conventional dressing: does this really affect diabetic foot wound-healing outcomes?" 

http://www.ejs.eg.net/article.asp?issn=1110-1121;year=2018;volume=37;issue=1;spage=16;epage=26;aulast=Abd

Tetap perlu diingat bahwa nothing fits all. Jadi, tentu untuk masing-masing kasus ulkus diabetikum harus dicermati dulu dengan baik lalu ditentukan manakah modalitas terbaik di antara berbagai pilihan yang memungkinkan, termasuk pertimbangan biaya. 

Sebagai klinisi Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik yang memiliki kompetensi dalam wound care, saya pribadi tetap selalu memberi penjelasan menyeluruh kepada pasien dan keluarga mengenai kondisi luka dan pilihan modalitas yang ada serta pertimbangan cost dengan benefit sebelum pada akhirnya keputusan diambil oleh pasien.  

Jadi meskipun sangat menjanjikan, PRP masih menjadi salah satu opsi modalitas (tunggal maupun kombinasi), namun belum menjadi golden standard untuk penanganan ulkus diabetikum. 

Nice topic! 

30 April 2019, 22:07
Terima kasih dokter atas sharing ilmunya. Saya mengetahui PRP ini pada klinik kecantikan saat ini dan kalau skrg bs utk ulkus diabetikum dpt mjd harapan bagi penderita diabetes. 
01 Mei 2019, 14:10
dr. Melsa Aprima, SpPD
dr. Melsa Aprima, SpPD
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Terima kasih dok sharing ilmunya
06 Mei 2019, 22:17
Terima kasih dok sharingnya sangat bermanfaat
07 Mei 2019, 05:06
dr.Samira
dr.Samira
Dokter Umum
Terimakasih dok atas sharing ilmunya 🙏🙏
30 April 2019, 18:18
30 April 2019, 18:16

Alo Dokter! 

Secara klinis, perbaikan ulkus diabetikum dengan bantuan platelet-rich plasma memang nyata. Dalam keseharian praktik, tingkat keberhasilan cukup tinggi. Namun, tetap perlu diperhatikan dengan cermat bagaimana pemrosesan PRP tersebut serta cara aplikasi (topikal dan/atau intravena). 

Mengenai biaya, saat ini sudah tersedia PRP kit yang cukup affordable sehingga biaya relatif sudah lebih terjangkau.

Jika dibandingkan dengan conventional dressing dalam hal pengendalian infeksi, eksudat, nyeri, serta kemajuan penyembuhan luka, PRP tampak lebih unggul. Dapat dibaca antara lain : 

"Platelet-rich plasma versus conventional dressing: does this really affect diabetic foot wound-healing outcomes?" 

http://www.ejs.eg.net/article.asp?issn=1110-1121;year=2018;volume=37;issue=1;spage=16;epage=26;aulast=Abd

Tetap perlu diingat bahwa nothing fits all. Jadi, tentu untuk masing-masing kasus ulkus diabetikum harus dicermati dulu dengan baik lalu ditentukan manakah modalitas terbaik di antara berbagai pilihan yang memungkinkan, termasuk pertimbangan biaya. 

Sebagai klinisi Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik yang memiliki kompetensi dalam wound care, saya pribadi tetap selalu memberi penjelasan menyeluruh kepada pasien dan keluarga mengenai kondisi luka dan pilihan modalitas yang ada serta pertimbangan cost dengan benefit sebelum pada akhirnya keputusan diambil oleh pasien.  

Jadi meskipun sangat menjanjikan, PRP masih menjadi salah satu opsi modalitas (tunggal maupun kombinasi), namun belum menjadi golden standard untuk penanganan ulkus diabetikum. 

Nice topic! 

Setuju dok.
30 April 2019, 19:09
30 April 2019, 18:16

Alo Dokter! 

Secara klinis, perbaikan ulkus diabetikum dengan bantuan platelet-rich plasma memang nyata. Dalam keseharian praktik, tingkat keberhasilan cukup tinggi. Namun, tetap perlu diperhatikan dengan cermat bagaimana pemrosesan PRP tersebut serta cara aplikasi (topikal dan/atau intravena). 

Mengenai biaya, saat ini sudah tersedia PRP kit yang cukup affordable sehingga biaya relatif sudah lebih terjangkau.

Jika dibandingkan dengan conventional dressing dalam hal pengendalian infeksi, eksudat, nyeri, serta kemajuan penyembuhan luka, PRP tampak lebih unggul. Dapat dibaca antara lain : 

"Platelet-rich plasma versus conventional dressing: does this really affect diabetic foot wound-healing outcomes?" 

http://www.ejs.eg.net/article.asp?issn=1110-1121;year=2018;volume=37;issue=1;spage=16;epage=26;aulast=Abd

Tetap perlu diingat bahwa nothing fits all. Jadi, tentu untuk masing-masing kasus ulkus diabetikum harus dicermati dulu dengan baik lalu ditentukan manakah modalitas terbaik di antara berbagai pilihan yang memungkinkan, termasuk pertimbangan biaya. 

Sebagai klinisi Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik yang memiliki kompetensi dalam wound care, saya pribadi tetap selalu memberi penjelasan menyeluruh kepada pasien dan keluarga mengenai kondisi luka dan pilihan modalitas yang ada serta pertimbangan cost dengan benefit sebelum pada akhirnya keputusan diambil oleh pasien.  

Jadi meskipun sangat menjanjikan, PRP masih menjadi salah satu opsi modalitas (tunggal maupun kombinasi), namun belum menjadi golden standard untuk penanganan ulkus diabetikum. 

Nice topic! 

Terima kasih banyak dokter atas ilmu dan pencerahannya 
30 April 2019, 19:18
Terimakasih dok informasi nya 🙏
01 Mei 2019, 14:40
trimakasi dok. menarik sekali
01 Mei 2019, 19:59
Terimakasih informasinya doc 🙏
01 Mei 2019, 23:42
Terima kasih infonya. PRP ini memang sedang naik trend penggunaannya ya. Selain seperti disebutkan diatas, setau saya PRP jg bisa digunakan untuk terapi nyeri tertentu, kosmetik wajah, dan terapi alopecia. Tapi sekali lagi memang benar di negara kita harus dipikirkan sekali masalah cost nya karena memang terapi ini relatif mahal. 
02 Mei 2019, 17:21
Terima kasih infonya dok.

Sptinya menjadi terapi yg cukup trend saat ini. Mgkn pertimbangannya masalah biaya utk diterapkan.
02 Mei 2019, 17:21
Terima kasih infonya dok.

Sptinya menjadi terapi yg cukup trend saat ini. Mgkn pertimbangannya masalah biaya utk diterapkan.
08 Mei 2019, 08:50
dr. Kasmianto Abadi, SpKJ
dr. Kasmianto Abadi, SpKJ
Dokter Specialis Psikiater
Terima kasih Dok atas sharingnya