Penggunaan Antasid dan Sucralfate pada Pasien CKD - Diskusi Dokter

general_alomedika

Selamat pagi, docs.. ingin berdiskusi.. sebenarnya antasid dan sucralfate apakah boleh digunakan untuk pasien CKD dengan masalah asam lambung ya? Krn di...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Penggunaan Antasid dan Sucralfate pada Pasien CKD

    01 November 2018, 06:29

    Selamat pagi, docs.. ingin berdiskusi.. sebenarnya antasid dan sucralfate apakah boleh digunakan untuk pasien CKD dengan masalah asam lambung ya? Krn di tempat saya bertugas terkadang diberikan, namun setahu saya sebaiknya tdk digunakan krn bisa aluminium toxicity..

    mohon infonya docs.. terima kasih­čśÇ

01 November 2018, 07:02
kalo antasida aluminium hidroksida memang kontraindikasi pada renal failure dok. Kalo sucralfate tidak kontraindikasi sih dok, hanya memang disebutkan sebagai special precaution.
Pilihan lain adalah ranitidine dengan adjustment dosis menjadi 25 mg bila diberikan parenteral, dan kalau diberikan per oral dosisnya 150 mg. cmiiw
01 November 2018, 07:15

Alo Dok...

Kalau saya baca, memang pada pasien CKD terutama stage2 akhir dimana Creatinin clearancenya sudah kurang dari 30 mL/min biasanya akan terjadi kenaikan kadar magnesium serum, sehingga penggunaan obat-obatan yang dapat meningkatkan lebih lanjut kadar magnesium tidak dianjurkan. 

Setuju dengan dokter Bedry Qintha, mungkin untuk antasida yang mengandung magnesium sebaiknya tidak digunakan dan digantikan dengan alternatif lain untuk pengobatan asam lambung.

Berikut link yang saya temukan dan mungkin dapat menjadi bacaan yang cukup menarik Dok...

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4455820/

 

01 November 2018, 11:55
dr. Fatnan Setyo Hariwibowo, Sp.PD
dr. Fatnan Setyo Hariwibowo, Sp.PD
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Mohon ijin ikut berdiskusi ya dok,
Maaf atas kekurang ilmuan saya,

Jika pasien itu ckd,penanganan masalah lambung,misal dyspepsia fungsional atau gastritis, menurut beberapa ahli golongan antasida tidak dianjurkan,berkaitan dengan fungsi dan etiopatogenesisnya.
Pasien ckd yang mengalami keluhan GIT dikarenakan kadar uremik darah yang meningkat, sehingga memang penggunaan golongan antasida tidak banyak membantu. Obat pilihan yaitu golongan PPI.
Di jurnal tersebut memang masih dipertanyakan untuk komplikasi penggunaan preparat magnesium,yang dalam hal ini pada antasida kombinasi dengan alumunium. Masih belum kuat bukti yang menyebutkan "dilarang"nya penggunaan antasida pada pasien ckd. Menurut saya, bukan hanya karena kontroversialnya,melihat argumentasi penelitian sebelumnya,,tapi memang indikasi penggunaan antasida pada kasus dyspepsia pada CKD tidak disarankan berdasarkan etiologinya tersebut.
Sucralfat lebih berguna,karena memang melapisi lambung saat kondisi gastropharesis uremikum atau sudah menjadi gastritis berdasar endoskopi.
Sehingga hemat saya, penggunaan sucralfat lebih disarankan pada kasus ckd dengan keluhan dyspepsia (gastropharesis uremicum).
01 November 2018, 17:26
Terima kasih banyak ilmu2nya, dr. Bedry, dr.Ranti, dan dr.Fatnan,Sp.PD.. ­čśŐuntuk sucralfate apakah bs diberikan dgn dosis biasa agau perlu ada adjustment ya,docs?
Thanks
01 November 2018, 18:56
dr. Fatnan Setyo Hariwibowo, Sp.PD
dr. Fatnan Setyo Hariwibowo, Sp.PD
Dokter Spesialis Penyakit Dalam

dr. Sherly Desnita Savio
Nov 01, 2018 at 17:26 PM

Terima kasih banyak ilmu2nya, dr. Bedry, dr.Ranti, dan dr.Fatnan,Sp.PD.. ­čśŐuntuk sucralfate apakah bs diberikan dgn dosis biasa agau perlu ada adjustment ya,docs?
Thanks

Tidak perlu adjusment dok,
dosis sesuai standard,4x2 sendok,
sebelum makan pagi,siang,malam dan sebelum tidur,jika tidak ada keluhan sebaiknya di stop dan bisa diminum sewaktu2 jika ada keluhan.
Untuk golongan PPI bisa dikombinasikan.

01 November 2018, 21:26
baik.. terima kasih banyak ilmunya, dr.Fatnan,Sp.PD.. ­čśŐ