penanganan luka setelah terkena plastik saat menyalakan sampah - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alo dok,Ijin sharing kasus dok.Pasien usia 38thn, dtg dgn keluhan badan panas dingin nyeri disekitar luka kemarin sore, bengkak kemerahan pagi ini.Apakah...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • penanganan luka setelah terkena plastik saat menyalakan sampah

    30 September 2019, 11:22
    dr. Arum M
    dr. Arum M
    Dokter Umum

    Alo dok,

    Ijin sharing kasus dok.

    Pasien usia 38thn, dtg dgn keluhan badan panas dingin nyeri disekitar luka kemarin sore, bengkak kemerahan pagi ini.

    Apakah perlu dilakukan insisi dok? Terapi ab perlu diberikan tidak dok? terimakasih

30 September 2019, 11:30
Luka akibat apa ya?

Kalau dilihat dari foto spertinya perlu di insisi, pengalaman kasus seperti itu banyak pus didalmnya.

Perlu antibiotik kalau bisa yang bisa aerob dan anaerob
30 September 2019, 12:03
dr. Arum M
dr. Arum M
Dokter Umum
Pasien luka akibat terkena plastik saat akan membuang sampah dok, karna sampahnya basah jd pasien inisiatif utk membakar plastik yg dipegang ditangan namun api justru menyulut ke bagian tangannya.

Awalnya blm muncul bengkak,hanya seperti bisul kemudian pasien olesin dengan kecap bango dan digaruk sehingga timbul eksoriasi dan tampak ada pus sedikit, sudah saya insisi dok desinfektan, serta saya berikan obat Ab,NSAID, kortikosteroid. Dan kontrol luka 3hr dok.
30 September 2019, 11:45
Mungkin bisa dilakukan insisi dan drainase untuk dikeluarkan pus  dan pembersihan lukanya dok. Serta bisa juga diberikan terapi antibiotik. Dan juga ditanyakan riwayat DM atau di cek GDS juga dok 🙏
30 September 2019, 12:04
dr. Arum M
dr. Arum M
Dokter Umum
Baik dok, sudah saya insisi dok.

Riwayat DM tidak ada dok, GDS nya 98 dok.
30 September 2019, 12:05
Setuju dengan dokter lainnya kemungkinan gejala abses, semoga hasilnya baik Dok, ditunggu hasil kontrolnya ya Dok.
30 September 2019, 12:09
dr. Arum M
dr. Arum M
Dokter Umum
Alo dokter, aamiin dok terimakasih ya dokter😊😊
30 September 2019, 12:10
Sama sama Dok.
30 September 2019, 12:09
30 September 2019, 12:04
Baik dok, sudah saya insisi dok.

Riwayat DM tidak ada dok, GDS nya 98 dok.
Baik, dok terima kasih atas informasi dan sharingnya dok 🙏👌
30 September 2019, 14:38
dr.Monalisa Manik, MKed, SpKK
dr.Monalisa Manik, MKed, SpKK
Dokter Spesialis Kulit
Dari gambaran lesi dan anamnesis dimana terdapat riwayat trauma tampak seperti Selulitis. Dimana Selulitis merupakan peradangan akut dan meluas dari dermis dan jaringan subkutan yang

berkaitan. Selulitis paling sering mengenai ekstremitas bawah. Faktor risiko yang mengakibatkan terjadinya selulitis adalah trauma, penggunaan obat-obatan intravena, gigitan binatang. Kondisi yang meningkatkan predisposisi dari selulitis antra lain diabetes, insufisiensi arteri, insufisiensi vena kronik, penyakit ginjal kronik, sirosis. Gejala klinis selulitis berupa eritema dengan batas yang tidak tegas dan cepat meluas, nyeri, edema atau bengkak yang teraba hangat dan kencang (jarang namun bisa terjadi fluktuasi). Gejala sistemik seperti demam, menggigil dan malaise bervariasi. Secara umum diagnosis dari selulitis berdasarkan dari gambaran morfologi lesi dan gejala klinis. Pemeriksaan laboratorium berguna dalam menentukan derajat keparahan infeksi dan sebagai penuntun dalam pemberian terapi. Pemeriksaan laboratorium ini termasuk didalamnya adalah kultur darah, pemeriksaan darah lengkap dengan hitung jenis, kimia darah, fungsi ginjal, glukosa darah, elektrolit, kalsium dan albumin.

Diagnosis selulitis di dapatkan dari anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan laboratorium untuk mengidentifikasi kemungkinan patogen penyebab infeksi. Hasil kultur mikroorganisme ini berguna dalam terapi antibiotik yang tepat sehingga mencegah kejadian resistensi antibiotik. Pengobatan pada selulitis secara umumnya meliputi tirah baring, elevasi dari tungkai yang terkena, antibiotika yang sesuai, analgetik untuk mengatasi nyeri, pertimbangkan hidrasi cairan oral dan intravena dan observasi demam serta perkembangan kemajuan pengobatan setiap hari. Kompres dengan cairan NaCl 0,9% bertujuan untuk mengurangi eritema dan menjaga ulkus tetap lembab namun tidak basah. Jika diperlukan debridement dengan menggunakan scalpel, scissor atau kuret lebih cepat dan tepat untuk mengangkat pus, eschar dan biofilm bakteri dari ulkus. Antibiotika bertujuan untuk mengeliminasi kuman penyebab infeksi dan diberikan


secara intravena atau intramuskular. Pemilihan antibiotika yang tepat mengurangi kemungkinan terjadinya resistensi antibiotika. Terapi empiris dapat diberikan pada awal pengobatan. Durasi pengobatan selama 7 hari untuk infeksi ringan dan 10 hari untuk infeksi berat. Biasanya pasien selulitis dengan infeksi berat mendapatkan pengobatan selama 10 sampai 14 hari atau sampai peradangan teratasi.
30 September 2019, 14:43
dr. Arum M
dr. Arum M
Dokter Umum
Alo dokter.
Dokter, terimakasih banyak atas informasinya ya dok, ilmunya sangat bermanfaat banget dok untuk saya😊 
30 September 2019, 14:47
Terimakasih atas infonya Dok 
02 Oktober 2019, 06:33
dr.Samira
dr.Samira
Dokter Umum
Terimakasih atas informasinya Dok 😊
30 September 2019, 14:44
dr.Monalisa Manik, MKed, SpKK
dr.Monalisa Manik, MKed, SpKK
Dokter Spesialis Kulit
Sama-sama..🙏🙏
30 September 2019, 14:48
dr.Monalisa Manik, MKed, SpKK
dr.Monalisa Manik, MKed, SpKK
Dokter Spesialis Kulit
Sama-sama dok..🙏🙏
30 September 2019, 15:27
dr. Hendra Gunawan, Sp.PD
dr. Hendra Gunawan, Sp.PD
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
selulitis. perhatikan faktor metabolik seperti kadar glukosa darah sebelum melakukan tindakan seperti insisi, drainase maupun pembebatan. 
30 September 2019, 15:37
dr. Arum M
dr. Arum M
Dokter Umum
Alo dok, terimakasih ya dok
30 September 2019, 16:41
30 September 2019, 14:38
Dari gambaran lesi dan anamnesis dimana terdapat riwayat trauma tampak seperti Selulitis. Dimana Selulitis merupakan peradangan akut dan meluas dari dermis dan jaringan subkutan yang

berkaitan. Selulitis paling sering mengenai ekstremitas bawah. Faktor risiko yang mengakibatkan terjadinya selulitis adalah trauma, penggunaan obat-obatan intravena, gigitan binatang. Kondisi yang meningkatkan predisposisi dari selulitis antra lain diabetes, insufisiensi arteri, insufisiensi vena kronik, penyakit ginjal kronik, sirosis. Gejala klinis selulitis berupa eritema dengan batas yang tidak tegas dan cepat meluas, nyeri, edema atau bengkak yang teraba hangat dan kencang (jarang namun bisa terjadi fluktuasi). Gejala sistemik seperti demam, menggigil dan malaise bervariasi. Secara umum diagnosis dari selulitis berdasarkan dari gambaran morfologi lesi dan gejala klinis. Pemeriksaan laboratorium berguna dalam menentukan derajat keparahan infeksi dan sebagai penuntun dalam pemberian terapi. Pemeriksaan laboratorium ini termasuk didalamnya adalah kultur darah, pemeriksaan darah lengkap dengan hitung jenis, kimia darah, fungsi ginjal, glukosa darah, elektrolit, kalsium dan albumin.

Diagnosis selulitis di dapatkan dari anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan laboratorium untuk mengidentifikasi kemungkinan patogen penyebab infeksi. Hasil kultur mikroorganisme ini berguna dalam terapi antibiotik yang tepat sehingga mencegah kejadian resistensi antibiotik. Pengobatan pada selulitis secara umumnya meliputi tirah baring, elevasi dari tungkai yang terkena, antibiotika yang sesuai, analgetik untuk mengatasi nyeri, pertimbangkan hidrasi cairan oral dan intravena dan observasi demam serta perkembangan kemajuan pengobatan setiap hari. Kompres dengan cairan NaCl 0,9% bertujuan untuk mengurangi eritema dan menjaga ulkus tetap lembab namun tidak basah. Jika diperlukan debridement dengan menggunakan scalpel, scissor atau kuret lebih cepat dan tepat untuk mengangkat pus, eschar dan biofilm bakteri dari ulkus. Antibiotika bertujuan untuk mengeliminasi kuman penyebab infeksi dan diberikan


secara intravena atau intramuskular. Pemilihan antibiotika yang tepat mengurangi kemungkinan terjadinya resistensi antibiotika. Terapi empiris dapat diberikan pada awal pengobatan. Durasi pengobatan selama 7 hari untuk infeksi ringan dan 10 hari untuk infeksi berat. Biasanya pasien selulitis dengan infeksi berat mendapatkan pengobatan selama 10 sampai 14 hari atau sampai peradangan teratasi.
Terimakasih dokter pnjelasannya..
30 September 2019, 17:08
dr.Monalisa Manik, MKed, SpKK
dr.Monalisa Manik, MKed, SpKK
Dokter Spesialis Kulit
Sama-sama 🙏🙏
01 Oktober 2019, 18:49
dr. Sandy S Sopandi
dr. Sandy S Sopandi
Dokter Spesialis Bedah Plastik

Alo Dokter,

Izin konfirmasi riwayat perjalanan penyakit. Kalau saya tidak salah menangkap, luka bakar api terjadi 1 hari sebelumnya, kemudian bengkak kemerahan langsung terjadi besok paginya? Bisul yg dia koreknya timbul kapan ya Dok?

Untuk indikasi insisi, sebaiknya dievaluasi apakah terdapat fluktuasi atau hanya sekedar edema. Bila luka di foto benar hanya disebabkan oleh luka bakar 1 hari yl, perlu dievaluasi luas dan kedalaman luka bakar. Fotonya agak buram dan hanya tampak 2 luka dikelilingi eritema dan edema. Apakah luka tersebut berasal dari bullae akibat luka bakar? Apakah terdapat jaringan nekrotik? Karena bila diduga selulitis, tampaknya onsetnya terlalu cepat, apalagi sudah berpus. Kecuali bila terdapat masalah sistemik atau lokal lain yang menjadi faktor risiko untuk perkembangan infeksi pasien.

Kortikosteroid mungkin tidak perlu diberikan untuk kasus demikian, apalagi bila dicurigai terdapat proses infeksi. Antibiotik dapat diberikan untuk kecurigaan infeksi sistemik, tetapi biasanya tidak diperlukan untuk luka bakar akut yang minor. Pada kondisi demikian dapat dipertimbangkan penyebab demam lain seperti dehidrasi.

Terima kasih Dok. Semoga membantu.

01 Oktober 2019, 19:11
Lengkap sekali dokter, terim kasih atas informasinya dokter
01 Oktober 2019, 19:45
Sangat membantu infonya Dok, terimakasih.
01 Oktober 2019, 22:16
dr. Devina Cahyani Wangsa
dr. Devina Cahyani Wangsa
Dokter Umum - Kecantikan
terimakasih dok infonyaa 
01 Oktober 2019, 21:47
dr. Arum M
dr. Arum M
Dokter Umum
01 Oktober 2019, 18:49

Alo Dokter,

Izin konfirmasi riwayat perjalanan penyakit. Kalau saya tidak salah menangkap, luka bakar api terjadi 1 hari sebelumnya, kemudian bengkak kemerahan langsung terjadi besok paginya? Bisul yg dia koreknya timbul kapan ya Dok?

Untuk indikasi insisi, sebaiknya dievaluasi apakah terdapat fluktuasi atau hanya sekedar edema. Bila luka di foto benar hanya disebabkan oleh luka bakar 1 hari yl, perlu dievaluasi luas dan kedalaman luka bakar. Fotonya agak buram dan hanya tampak 2 luka dikelilingi eritema dan edema. Apakah luka tersebut berasal dari bullae akibat luka bakar? Apakah terdapat jaringan nekrotik? Karena bila diduga selulitis, tampaknya onsetnya terlalu cepat, apalagi sudah berpus. Kecuali bila terdapat masalah sistemik atau lokal lain yang menjadi faktor risiko untuk perkembangan infeksi pasien.

Kortikosteroid mungkin tidak perlu diberikan untuk kasus demikian, apalagi bila dicurigai terdapat proses infeksi. Antibiotik dapat diberikan untuk kecurigaan infeksi sistemik, tetapi biasanya tidak diperlukan untuk luka bakar akut yang minor. Pada kondisi demikian dapat dipertimbangkan penyebab demam lain seperti dehidrasi.

Terima kasih Dok. Semoga membantu.

Ini dokter fotonya, jd bisul itu muncul saat setelah terkena plastik yg terbakar api dan sempat digaruk oleh psiennya yg menyebabkan pecah dok, memang saat dalam pemeriksaan teraba edema dan terasa hangat dok disekitar luka tersebut
02 Oktober 2019, 06:40
dr. Sandy S Sopandi
dr. Sandy S Sopandi
Dokter Spesialis Bedah Plastik
Alo Dokter

Merah dan hangat menandakan ada proses inflamasi yg kemungkinan disebabkan infeksi. Jika terdapat fluktuasi, baru diindikasikan utk insisi drainase. Sisanya tinggal dilakukan perawatan luka sesuai masalah yg ada, apakah masalahnya jaringan nekrotik, infeksi, dan/atau eksudat, sesuai prinsip TIME. Dengan tentunya memperhatikan parameter lokal dan sistemik yg optimal bagi penyembuhan luka.

Berarti keliatannya tidak hanya 1 hari ya Dok dari onset luka bakar hingga jd bisul?

Terima kasih Dok. Semoga bermanfaat. 
02 Oktober 2019, 06:52
dr. Arum M
dr. Arum M
Dokter Umum
Baik dok, terimakasih infonya dok sangat bermanfaat dok🙏

Namun menurut pasien onsetnya sehari dok,jd terkena api nya sore hari, pagi baru dtg periksa dok
02 Oktober 2019, 06:55
dr. Sandy S Sopandi
dr. Sandy S Sopandi
Dokter Spesialis Bedah Plastik
Oooh ok Dok, soalnya aneh kalau langsung jadi bisul. Kecuali ada riwayat lesi sebelumnya di lokasi yg sama hehe. 

Sama2 Dok semoga membantu.
02 Oktober 2019, 06:55
dr. Sandy S Sopandi
dr. Sandy S Sopandi
Dokter Spesialis Bedah Plastik
Oooh ok Dok, soalnya aneh kalau langsung jadi bisul. Kecuali ada riwayat lesi sebelumnya di lokasi yg sama hehe. 

Sama2 Dok semoga membantu.
02 Oktober 2019, 06:59
dr. Arum M
dr. Arum M
Dokter Umum
Nggih dokter, saya juga sempat berpikir begitu onsetnya apakah lebih dari satu hari atau memang baru sehari hehe 😊
Terimakasih banyak dokter