Pasien HIV dengan penurunan kesadaran - Diskusi Dokter

general_alomedika

Ijin diskusi dok. Kemarin malam saya jaga igd. menemukan pasien Tn. S usia 45 tahun. pasien riwayat konsumsi ARV 2 bulan trakhir. 3 hari terakhir, istri...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Pasien HIV dengan penurunan kesadaran

    Dibalas 02 Oktober 2018, 12:36

    Ijin diskusi dok. Kemarin malam saya jaga igd. menemukan pasien Tn. S usia 45 tahun. pasien riwayat konsumsi ARV 2 bulan trakhir. 3 hari terakhir, istri pasien mengatkaan pasien sulit diajak komunikasi dan selalu mengantuk. pasien juga muntah 3x sejak 6 jam sebelum ke RS

    sampai RS kami periksa pasien keadaan nya cukup lemah

    tensi 80/50

    nadi 120

    suhu 38,8

    rr 18

    GCS E1V1M5

    pupil isokor, disertai kaku kuduk

    lateralisasi negatif

    kami diagnosis dengan penurunan kesadaran susp meningoensefalitis + b20 dan dehidrasi berat

    hasil lab yang sudah keluar masih darah rutin saja :

    hb 11

    lekosit 1100

    trombosit 420000

    di igd mendapat loading cairan 1 flash. lalu kami konsulkan dokter saraf. oleh dokter saraf

    disarankan rawat bersama internist

    loading cairan 1 flash lagi

    inj dexametason 4x2 ampul

    inj ceftriaxon 2x2 gram

    inj citicolin 2x1000mg

    pasang kateter urin dan NGT

    rencana ct scan kepala dengan kontras

    yang jadi pertanyaan, pada kasus seperti ini sejauh mana kita boleh memberikan dexametason? mengingat keadaan pasien dengan status b20.

    lalu kira kira apa sebab leukopenia nya ya..

    sampai saya operan jaga belum sempat dilakukan ct scan

    terimakasih

01 Oktober 2018, 22:00
dr. Abi Noya
dr. Abi Noya
Dokter Umum
Setau saya pada pasien meningoensefalitis, pemberian kortikosteroid masih dpt diberikan, namun pada kondisi pasien sperti ini (susp. ME+B20) -> terjadi imunokompromais, kortikosteroid dpt diberikan dengan dosis kecil dan diberikan secara tapering off.

meski begitu ada pula sumber yang menyatakan bahwa pemberian kortikosteroid tidak disarankan pada HIV dengan cryptococcal meningitis (https://www.mdedge.com/idpractitioner/article/106455/hiv/dexamethasone-harmful-patients-hiv-associated-cryptococcal)

Tapi pada kondisi sprti ini perlu juga dilakukan pemeriksaan lainnya untuk menunjang etiologinya. Seperti Tes Cepat Molekuler (gen-expert) untuk menyingkirkan DD/ koinfeksi TB. Selain itu dari data di atas pasien jg mengalami syok sepsis, sehingga konsulen saraf tersebut mnyarankan pmberian loading cairan sbanyak 2 kolf.

Sedangkan leukopenia seringkali disebabkan oleh kondisi sepsisnya itu sendiri, didukung pula dengan kondisi pasien yg imunokompromais.

Mungkin ada sejawat Sp.PD yang bisa memberi pencerahan tambahan...

CMIIW.
02 Oktober 2018, 05:45
dr.Segal Abdul Aziz
dr.Segal Abdul Aziz
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
dexamethason disini tujuannya untuk mengurangi edema serebri,sifatnya empirik karena dari gejala ada tanda peningkatan TIK. Dd/ pasien ini ME TB atau toxo ensephalitis. selain CT,sebaiknya di lumbal pungsi utk dilakukan analisa CSF.
02 Oktober 2018, 08:50
dr. Andre
dr. Andre
Dokter Umum

Kalau dari yang saya baca, pemberian dexa untuk meningitis bakterial tidak terbukti bermanfaat tapi tidak menyebabkan dampak buruk juga.

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2835871/

02 Oktober 2018, 12:36
dr. Immaculata A.W SpN
dr. Immaculata A.W SpN
Dokter Spesialis Saraf
dari guideline infx neurologi dari perdossi pemberian dexametason pada ME adalah 0.15 mg/kgbb selama 4 hari untuk oedemnya, tanpa tappering off.
khusus untuk TB, pemakaiannya dosis kecil dan lama. untuk criptokokkus tdk boleh diberikan.
bila anda sebagai praktisi, nanti bisa dilihat perubahan pada pasien setelah pemberian steroid.