Konsul perubahan bowel habit pada pasien diabetes mellitus tipe 2 - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alodokter!mohon izin untuk konsul pasien, pasien laki-laki,usia 63tahun post amputasi dig v pedis s dan DMT2 mengalami gejala perubahan pola bab...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Konsul perubahan bowel habit pada pasien diabetes mellitus tipe 2

    19 Juni 2019, 19:53

    Alodokter!

    mohon izin untuk konsul pasien, pasien laki-laki,usia 63tahun post amputasi dig v pedis s dan DMT2 mengalami gejala perubahan pola bab (diare-konstipasi) selama kurang lebih 3 bulan disertai nyeri perut. Saat diare, bahkan pasien sdh mengkonsumsi antidiare (attalpugite berbagai merk), namun tdk mempan).

    Sebelumnya mengalami hal ini selama 3 bulan, pasien memang mengeluhkan gangguan pola bab (kadang diare, kadang konstipasi) disertai nyeri perut meski tidak pernah sampai 3 bulan.

    Sy pernah baca artikel bahwa gangguan pencernaan lazim twrjadi pd penderita diabetes, apakah benar,dok?

    Apakah keluhan ini sdh dpt didiagnosis sbg IBS? Apakah penggunaan probiotik maupun zinc dpt diberikan pd pasien ini? Perlu kah diberikan antidepresan terkait IBS yg sering terjadi krn stress?

    mohon pendapatnya dokter, terimakasih.

19 Juni 2019, 20:29
Alodokter Suci

Ikut memyampaikan pengalaman kasus juga, pasien geriartri dengan DM2 biasanya memang terjadi problem pembuluh darah, terjadi PAOD (peripheral artery occlusion disease) sehingga akan terjadi problem di vascular dengan atherosclerosis di dinding pembuluh darah, menyebabkan terganggunya trias virchow (aliran darah yang terganggu, dinding pembuluh darah mengeras, komponen darah yang pekat mudah terbentuk clot thrombus)
pada pasien ini, mengalami dm dengan post amputasi (karena paod), dan terjadi gangguan pencernaan
Pada kasus seperti ini perlu di telusuri terjadinya intestinal ischemic syndrome (mesenteric ischemia).
Suatu keadaan terjadi problem penyempitan arteri (paod) yang mensuplai intestinal, limpa dan hepar.
Penyempitan ini disebabkan karena atherosclerosis, pengerasan arteri karena terbentuk nya deposit lemak yang menempel pada dinding intima arteri.
Kejadian ini menyebabkan rasa nyeri setiap makan, penurunan berat badan, bila tidak ditangani lebih lanjut dapat teejadi iskemia, dan kematian jaringan intestinal dan terbentuk gangren.
Pada kondisi akut muncul gejala muntah yang sering, BAB hitam, tekanan darah jadi lebih rendah, leukositosis pada pemeriksaan laboratorium.
Bila dikatakan lazim terjadi ; kondisi kni sering dok.
Untuk diagnostik pasti demgan menggunakan USG duplex, CT angiografi menggunakan kontras ke aliran vascular mesenterium intestinal.
Penemian diagnostik awal lebih cepat lebih baik
Penggunaan probiatik maupun zinc perlu ditunda dulu, karena pada kejadian ini, intestinal tidak bekerja dengan baik.
Anti-depresan akan membantu pasien menghadapi nyeri, tapi bukan yang utama.
Mungkin sejawat lain ada yang menambahkan.
Salam.
20 Juni 2019, 09:48

Terimakasih dr Antonius atas penjelasannya πŸ™πŸ»

Sempat beberapa hari yll konsul sekilas pada ts sp.pd jg dikatakan jika memang ada gangguan bowel habit kemungkinan nantinya akan dioperasi untuk reseksi. Mungkin jika memang terjadi iskemik pada mesenterium dan mengakibatkan gangren memang indikasi untuk reseksi nggih dokter.

Yg ingin sy tanyakan, adakah terapi farmakologis lainnya dok untuk mengurangi simptom dan mengurangi perjalan iskemik mesenterium pd dmt2 ini agar tdk sampai mengakibatkan munculnya indikasi operasi?

berikut laporan kasus iskemik colitis pada pasien dmt2 yg dilakukan reseksi.

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3088756/

21 Juni 2019, 13:06
Sangat bermanfaat penjelasannya Dok. 
19 Juni 2019, 20:42
dr. Achmad Harri Kuncoro SpB
dr. Achmad Harri Kuncoro SpB
Dokter Spesialis Bedah
Saya izin menyimak dokter antonius.. penjelasannya mengenai hubungan dm dengan iskemik mesenterium memang ada di jelaskan dalam literatur.. 
19 Juni 2019, 21:01
Silahkan dokter menambahkan juga dok agar diskusinya seruπŸ‘
20 Juni 2019, 10:23
izin menyimak
20 Juni 2019, 15:33
Terima kasih dokter-dokter sharing ilmunya, ikut penasaran juga, izin menyimak ya dok
21 Juni 2019, 10:13
20 Juni 2019, 09:48

Terimakasih dr Antonius atas penjelasannya πŸ™πŸ»

Sempat beberapa hari yll konsul sekilas pada ts sp.pd jg dikatakan jika memang ada gangguan bowel habit kemungkinan nantinya akan dioperasi untuk reseksi. Mungkin jika memang terjadi iskemik pada mesenterium dan mengakibatkan gangren memang indikasi untuk reseksi nggih dokter.

Yg ingin sy tanyakan, adakah terapi farmakologis lainnya dok untuk mengurangi simptom dan mengurangi perjalan iskemik mesenterium pd dmt2 ini agar tdk sampai mengakibatkan munculnya indikasi operasi?

berikut laporan kasus iskemik colitis pada pasien dmt2 yg dilakukan reseksi.

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3088756/

Alo dokter Suci
Terapi farmakologis bisa dari dokter penyakit dalam dok
Bila dengan pemeriksaan usg dupplex memang ditemukan gangguan vaskular mesenterica, bisa sementara diberikan anticoagulan tetapi harus dalam pengawasan.
Derajat keparahan yang menentukan nya dok
Salam.
21 Juni 2019, 14:14

Terimakasih dokter atas jawabannya, salam πŸ™πŸ»

28 Juni 2019, 13:49
Terimakasih dok,  atas masukannya
21 Juni 2019, 20:41
Izin menyimak dokπŸ™
23 Juni 2019, 05:59
dr. Akram Chalid, Sp.B, M.Kes
dr. Akram Chalid, Sp.B, M.Kes
Dokter Spesialis Bedah
Gangguan pola defekasi dan diare yg tidak sembuh-sembuh pada dasarnya terjadi karena ada gangguan penyerapan pada usus, sebaiknya dilakukan pemeriksaan kolonoskopi terlebih dahulu untuk menilai intralumen usus 
23 Juni 2019, 18:02

Terimakasih dr Akram Sp.B atas sharing ilmunya πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»

29 Agustus 2019, 22:03
dr. Heriyanto Hidayat, Sp.PD.
dr. Heriyanto Hidayat, Sp.PD.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Setuju dok. Sekalian screening malignancy, faktor resiko: laki2 usia 63thn.
29 Agustus 2019, 22:03
dr. Heriyanto Hidayat, Sp.PD.
dr. Heriyanto Hidayat, Sp.PD.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Setuju dok. Sekalian screening malignancy, faktor resiko: laki2 usia 63thn.
23 Juni 2019, 22:23
Ijin urun rembug Dokter.

Pads kasus DM ada yang namanya gastroparese DM. Prinsipnya sama dengan yang terjadi di neuropate perifern hanya saja ini yang kena di bagian lambung sehingga seri g menyebabkan kembung dan konstipasi. Pada kasus ini pemberian mecobalamin dan metoklorpramid bisa membantu agar BAB menjadi lancar kembali.

Lalu pada kasus diare bisa jadi karena penggunaaan acarbose dimana pemecahan gula komplek menjadi gula yang lebih sederhana menghasilkan gas dan mudah terjadi diare pada pasien yang mengkonsumsi acarbose. Mohon asupan TS lainnya
29 Agustus 2019, 21:58
dr. Heriyanto Hidayat, Sp.PD.
dr. Heriyanto Hidayat, Sp.PD.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
oke ini dok.
25 Juni 2019, 17:30
dr.Andreas Jonathan, Sp.PD
dr.Andreas Jonathan, Sp.PD
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Pada diabetes, selain diabetic diarrhea, diare kronis sering disebabkan karena pankreatitis kronis. Saran cek amilase/lipase dan usg pankreas
26 Juni 2019, 16:33

Terimakasih dokter atas sharingnya πŸ™πŸ»

29 Agustus 2019, 22:05
dr. Heriyanto Hidayat, Sp.PD.
dr. Heriyanto Hidayat, Sp.PD.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Setuju sekali dok
25 Juni 2019, 19:01
dr.Reagan Paulus Rintar Aruan, Sp.PD
dr.Reagan Paulus Rintar Aruan, Sp.PD
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Alodokter suci

Untuk perubahan bowel habit
Dg diare kronik-konstipasi-nyeri perut..
Kemungkinan bisa kolitis ulseratif, chron disease, IBS bahkan dapat juga Kanker kolon gejala yg mirip sekali. Selain itu juga dpt disertai dg weight loss..Langkah selanjutnya diagnostik pertama ada baiknya langkah pertama dilakukan kolonoskopi..karena kolonskopi juga bisa membedakan kelainan tipe inflamasi(ibs kolonoskopi bersih, kolitis ulseratif hanya terbatas pd usus besar, chron dpt terjadi pd usus halus dan usus besar)atau iskemia bila dicurigai tipe kolitis iskemi..dan dapat sekaligus dpt dilakukan biopsi..

Kelainan iskemi akut umumnya adalah nyeri hebat dan dpt disertai diare berdarah ataupun ileus. Namun bowel habit diare-konstipasi tidak ditemukan pd klainan iskemi usus..



26 Juni 2019, 16:32

Terimakasih dr Reagan Sp.PD atas sharing ilmunya πŸ™πŸ»

Pada pasien ini tidak ditemukan diare berdarah. Saat diare pun lebih sering hanya keluar air dan sedikit ampas saja, untuk lendir pasien dan keluarga tidak tahu.

Saran dari Ts Sp.PD di rs tempat px berada pun memang untuk dilakukan kolonoskopi dan biopsi jika perlu untuk memastikan tdk ada keganasan ca kolon πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»

Terimakasih dokter.

27 Juni 2019, 16:48
Terimakasih atas infonya Dok. 
26 Juni 2019, 16:58
dr.Reagan Paulus Rintar Aruan, Sp.PD
dr.Reagan Paulus Rintar Aruan, Sp.PD
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Alodokter,

Terimakasih dokter Suci. Mungkin bila ada hasil kolonoskopi bisa di share hasilnya di forum bila berkenan untuk proses pembelajaran..
28 Juni 2019, 11:35

Siap dokter πŸ™πŸ»

29 Agustus 2019, 20:45

Selamat malam dok

 

Berikut hasil kolonoskopi pada psien di atas dok. Kesimpulannya terjadi colitis di area rectum.

Terimakasih dok.

29 Agustus 2019, 21:59
dr. Heriyanto Hidayat, Sp.PD.
dr. Heriyanto Hidayat, Sp.PD.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
29 Agustus 2019, 22:07
dr. Heriyanto Hidayat, Sp.PD.
dr. Heriyanto Hidayat, Sp.PD.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
26 Juni 2019, 16:32

Terimakasih dr Reagan Sp.PD atas sharing ilmunya πŸ™πŸ»

Pada pasien ini tidak ditemukan diare berdarah. Saat diare pun lebih sering hanya keluar air dan sedikit ampas saja, untuk lendir pasien dan keluarga tidak tahu.

Saran dari Ts Sp.PD di rs tempat px berada pun memang untuk dilakukan kolonoskopi dan biopsi jika perlu untuk memastikan tdk ada keganasan ca kolon πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»

Terimakasih dokter.

Mantap. Setuju dok
29 Agustus 2019, 23:15
dr. Novandra Abdillah, SpPD
dr. Novandra Abdillah, SpPD
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Izin ikut komntar..

Utk pasien ini apakah sdh dinilai gejala depresi pada pasien geriatri tersebut..
Apakah ada kelainan elektrolit lain yg menyebabkan konstipasi-diare..
Apakah ada obat lain yg dikonsumsi sehingga menjadi konstipasi-diare..
Kolonoskopi bs dilakukan jika mmg terdapat keluhan diare kronis..
Bila ada tambahan info akan semakin bermanfaat..

Tks bnyk..


29 Agustus 2019, 23:25
dr. Achmad Harri Kuncoro SpB
dr. Achmad Harri Kuncoro SpB
Dokter Spesialis Bedah
Setuju dengan dokter novandra.. depresi perlu di tanyakan elektrolit perlu di pertimbangkan untuk mengarahkan ke keadaan kronis..
klo tidak ada hasil kolonoskopi memang di tunggu untuk melihat kemungkinan kemungkinan diagnosa yang ada..
30 Agustus 2019, 20:17

Nggih dokter. Untuk kelainan psikiatri memang belum dikonsulkan kepada ts sp.kj.

namun  jika didengar dari anamnesis terhadap keluarga pasien, memang menunjukan adanya gejala utama depresi berupa berkurangnya energi, kehilangan minat, dan gejala tambahan berupa gangguan tidur.

 

untuk elektrolit dalam batas normal dokter.

 

berikut hasil kolonoskopi px tersebut.

30 Agustus 2019, 20:37
dr. Heriyanto Hidayat, Sp.PD.
dr. Heriyanto Hidayat, Sp.PD.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
30 Agustus 2019, 20:17

Nggih dokter. Untuk kelainan psikiatri memang belum dikonsulkan kepada ts sp.kj.

namun  jika didengar dari anamnesis terhadap keluarga pasien, memang menunjukan adanya gejala utama depresi berupa berkurangnya energi, kehilangan minat, dan gejala tambahan berupa gangguan tidur.

 

untuk elektrolit dalam batas normal dokter.

 

berikut hasil kolonoskopi px tersebut.

Lha ini dia Sudah ketemu penyebabnya diarenya, proktitis. bisa menimbulkanbgejala perut mulea, diare, BAB darah/berlendir. 
30 Agustus 2019, 20:38
dr. Heriyanto Hidayat, Sp.PD.
dr. Heriyanto Hidayat, Sp.PD.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Lha ini dia Sudah ketemu penyebabnya diarenya, proktitis. bisa menimbulkanbgejala perut mulea, diare, BAB darah/berlendir. 
30 Agustus 2019, 20:40
dr. Heriyanto Hidayat, Sp.PD.
dr. Heriyanto Hidayat, Sp.PD.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Lha ini dia Sudah ketemu penyebabnya diarenya, proktitis. bisa menimbulkanbgejala perut mulea, diare, BAB darah/berlendir.