Pasien 31 tahun Hba1c nya tinggi apa harus dikasi obat - Diskusi Dokter

general_alomedika

Ijin konsul, pasien laki-laki usia 31 tahun, datang bawa hasil lab terlampir. Saat ini, pasien tidak mengeluhkan apapun, pasien dulu pernah dikasih obat tapi...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Pasien 31 tahun Hba1c nya tinggi apa harus dikasi obat

    Dibalas 12 Juli 2023, 16:12
    Anonymous
    Anonymous
    Dokter Umum

    Ijin konsul, pasien laki-laki usia 31 tahun, datang bawa hasil lab terlampir. Saat ini, pasien tidak mengeluhkan apapun, pasien dulu pernah dikasih obat tapi sudah tidak ingat lagi obatnya...

    Sebaiknya pasien ini diterapinya gimana ya, Dok? Apakah harus minum obat mengingat pasien masih usia 31 tahun...

    Terima kasih Dok

12 Juli 2023, 16:10
dr. M. Tasrif Mansur, Sp.PD
dr. M. Tasrif Mansur, Sp.PD
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Alo dokter. Jika HbA1c sudah diatas 9, maka biasanya kita menyarankan pasien untuk menggunakan insulin. Tapi mmg tergantung pilihan pasiennya juga. Jika memang masih ragu menggunakan insulin, kita maksimalkan kombinasi obat oralnya saja. Pada kasus ini setidaknya 3 OHO nya. Kombinasi bebas, tapi utk Metformin dan SGLT2 inhibitor harus pastikan fungsi ginjal baik.
12 Juli 2023, 16:12

Alo Dok, 

Saya ijin ikut berdiskusi ya..

Metformin merupakan pilihan utama dalam penatalaksanaan pasien DM tipe 2 asimtomatik yang membutuhkan terapi medikamentosa, apabila dengan modifikasi gaya hidup saja target terapi tidak tercapai. Pemberian metformin perlu dilakukan apabila tidak ditemukan adanya kontraindikasi.

 

Insulin dapat diindikasikan sebagai penatalaksanaan awal apabila pasien datang dengan kadar gula darah yang sangat tinggi, yaitu ≥300 mg/dL atau HbA1c >10%, dengan adanya manifestasi , seperti poliuri, polidipsi, dan penurunan berat badan.

 

Kombinasi dengan obat hipoglikemik oral (OHO) lainnya dapat direkomendasikan bila pasien sudah menjalani terapi dengan metformin dan modifikasi gaya hidup minimal 3 bulan, tetapi target terapi belum tercapai.

 

Untuk lebih lengkapnya, dokter dapat membaca di sini ya..

Sumber:

https://www.alomedika.com/penyakit/endokrinologi/diabetes-mellitus-tipe-2/panduan-e-prescription