Obat batuk kering yang tepat untuk pasien COVID-19 - Farmakologi Klinik Ask the Expert - Diskusi Dokter

general_alomedika

ALO dr. Trisni SpFK.Pasien wanita usia 25 tahun terdiagnosis COVID-19 gejala ringan sejak 5 hari yang lalu. Saat ini demam sudah tidak ada, tetapi mengeluh...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Obat batuk kering yang tepat untuk pasien COVID-19 - Farmakologi Klinik Ask the Expert

    08 Februari 2022, 14:10

    ALO dr. Trisni SpFK.

    Pasien wanita usia 25 tahun terdiagnosis COVID-19 gejala ringan sejak 5 hari yang lalu. Saat ini demam sudah tidak ada, tetapi mengeluh batuk kering dan tenggorokan sangat gatal (hingga sulit untuk tidur/istirahat). Obat batuk apa yang sebaiknya diberikan? terimakasih

08 Februari 2022, 14:44

Alodokter,

Untuk obat batuk antitusif dapat diberikan dmp yang bersifat sentral menghambat pusat batuk di medula dok. Obat suportif lainnya sesuai dengan buku penatalaksaan covid dapat diberikan vit D, vit c dan zink dok. Pasien juga dapat dianjurkan untuk minum air hangat lebih sering untuk memberikan kelembaban pada sal napas dok serta mengurangi iritasi pada sal napas. Semoga membantu dok

08 Februari 2022, 14:51

Alodokter Hudi,

Untuk obat batuk antitusif dapat diberikan dmp yang bersifat menghambat pusat batuk di otak dok. Untuk terapi suportif lainnya, ps diajurkan untuk minum air lebih sering untuk membantu melembabkan sal napas serta dapat juga diberikan vit c dosis tinggi, vit d dan zink dok. Semoga membantu dok

08 Februari 2022, 20:18
dr. Rano Aditomo, Sp.THT-KL
dr. Rano Aditomo, Sp.THT-KL
Dokter Spesialis THT
Alodok, krn DMP tdk diperkenankan peresepan scr online, apakah dpt dignti dengan Levodropopine, apakah mekanisme dan efektifitasnya sama dok?
09 Februari 2022, 07:02
Alodokter Rano, Terima kasih dokter tanggapannya. Betul sekali dokter,  levodropropizine berbeda mekanisme kerjanya dengan dmp, levodropropizine merupakan obat antitusif perifer, bekerja melalui hambatannya pada tingkat saraf sensorik saluran napas dan dapat menghambat pelepasan neuropeptida dari serat-C secara in vitro. Selain itu levodropropizine juga memiliki aktivitas hambatan terhadap PLpro yang merupakan enzim multifungsi yg berperan pada replikasi virus. Metaanalisis dr 7 studi, dengan 2 diantaranya membandingkan levodrop vs dmp, disimpulkan levodrop dapat mengurangi intensitas dan frekuensi batuk serta bangun malam krn batuk lebih baik drpd dmp, tetapi tdk terdapat perbandingan efek samping yang dilaporkan. Studi lebih lanjut dengan jumlah sampel besar dan perbandingan efek samping sangat diperlukan. Semoga membantu dokter
09 Februari 2022, 07:03
dr. Rano Aditomo, Sp.THT-KL
dr. Rano Aditomo, Sp.THT-KL
Dokter Spesialis THT
Terima kasih atas pencerahannya dok