Dokter dengan HIV reaktif, bisakah mengikuti PPDS? - Diskusi Dokter

general_alomedika

Selamat Malam TS πŸ™, Mohon bantuan untuk menjawab pertanyaan saya.1. Apakah seorang Dokter dengan status HIV Reaktive bisa mengikuti PPDS ?2. Jika bisa, PPDS...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Dokter dengan HIV reaktif, bisakah mengikuti PPDS?

    20 Juli 2019, 21:46
    Anonymous
    Anonymous
    Dokter Umum

    Selamat Malam TS πŸ™, Mohon bantuan untuk menjawab pertanyaan saya.


    1. Apakah seorang Dokter dengan status HIV Reaktive bisa mengikuti PPDS ?


    2. Jika bisa, PPDS apa saja yg di bolehkan dan di center mana yg bisa menerima PPDS dengan HIV Reaktive?


    Mohon pencerahannya TS, Terimakasih πŸ™πŸ™

20 Juli 2019, 21:52
Malam dokter,spertinya topik ini sdh pernah dibahas, dimana scara umum tdk diperkenankan utk mengikuti ujian penerimaan ppds dengan hasil yg positif ya dok.
20 Juli 2019, 22:55
Anonymous
Anonymous
Dokter Umum
Mengapa ada diskriminasi terhadap dokter penderita HIV? Bukan kah ada PPDS yang tidak berhungan langsung ke pasien dan tidak melakukan tindakn invasif, seperti Spesialis Radiologi, PA, PK, dan Rehab Medis?
20 Juli 2019, 22:48
dr. Zuhrotun Ulya, Sp.KJ, M.H
dr. Zuhrotun Ulya, Sp.KJ, M.H
Dokter Specialis Psikiater
1. Tidak bisa. Beberapa centre pendidikan dokter spesialis memberlakukan pemeriksaan fisik dan laboratorium sebagai tes tahap pertama. Apabila kedapatan tidak sesuai dengan syarat administratif dan ada indikasi memiliki kondisi yg saudara Anonymous sebutkan maka gugur sejak proses seleksi.

2. Jawaban ikut dengan jawaban nomer 1
20 Juli 2019, 22:54
Anonymous
Anonymous
Dokter Umum
Mengapa ada diskriminasi terhadap dokter penderita HIV? Bukan kah ada PPDS yang tidak berhungan langsung ke pasien dan tidak melakukan tindakn invasif, seperti Spesialis Radiologi, PA, PK, dan Rehab Medis?
20 Juli 2019, 23:02
dr.Reagan Paulus Rintar Aruan, Sp.PD
dr.Reagan Paulus Rintar Aruan, Sp.PD
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Iya sy juga kaum yg kurang stuju kl status hiv reaktif sj tdk blh ikut. Pendidikan..kecuali kasus Aids y..atau cb USMLE..syp tau lolos
20 Juli 2019, 23:15
dr. Zuhrotun Ulya, Sp.KJ, M.H
dr. Zuhrotun Ulya, Sp.KJ, M.H
Dokter Specialis Psikiater
20 Juli 2019, 22:54
Mengapa ada diskriminasi terhadap dokter penderita HIV? Bukan kah ada PPDS yang tidak berhungan langsung ke pasien dan tidak melakukan tindakn invasif, seperti Spesialis Radiologi, PA, PK, dan Rehab Medis?
Coba dokter konfirmasi ke sentra pendidikan tersebut y, kalau memerlukan advokasi juga gpp.

Ini bukan masalah diskriminasi dok, saya jadi bingung mau menjelaskan model apa kalau anonymous seperti ini juga. 

Ini kembali pada kebijakan masing2 pengelola program pendidikan. Kalau mau yg non invasif juga boleh saja ditanyakan dulu ke KPS masing2. Dulu saya pernah menjawab hal ini, di setiap sentra program pendidikan spesialis pasti ada Tim Koordinator Pendidikan, nah coba deh tanya kesana, apa dan bagaimana landasan hukumnya. Tentu jawaban saya pribadi gak mewakili semua sentra tersebut kan, barangkali saya yg gak update. Dokter anonymous harus update dan gerak cepat mencari info yg berimbang. Gitu y dok.
21 Juli 2019, 01:22
dr. Gina Amanda, Sp.P
dr. Gina Amanda, Sp.P
Dokter Spesialis Paru
Sepertinya salah ya kalau sebut dokter2 tadi tidak berkontak dg pasien. Dokter radiologi melakukan USG akan berkontak dg pasien, dokter PA kadang di RS melakukan BJH, dokter rehab medik apalagi itu ada polinya.

Dan tidak tepat juga mencari info spt ini di aplikasi alomedika, apalagi sampai protes krn aplikasi ini bukan institusi pendidikan.

Kalau memang serius utk sekolah, sebaiknya langsung k centre yg dituju dan bertanya di sana, bukan sekedar mencari opini berulang2.
21 Juli 2019, 07:40
Setuju dokter Gina.
21 Juli 2019, 14:49
dr.Nurliati Sari Handini,SpBP-RE
dr.Nurliati Sari Handini,SpBP-RE
Dokter Spesialis Bedah Plastik
Setuju
21 Juli 2019, 05:41
sepeeti jawaban pada topik sebelumnya tidak bisa untuk mengikuti ppds dengan infeksi HIV reaktif..

untuk diatas ini sudah disampaikan berulang kali karena pada saat ppds center pendidikan mengharapkan kondisi prima bagi calon peserta didik dan juga dianggap bisa menjadi sumber infeksi bagi pasien..
21 Juli 2019, 07:47
dr. David, Sp.B, FINACS
dr. David, Sp.B, FINACS
Dokter Spesialis Bedah
Lebih baik anda konseling dl aja, apakah arah tujuan hidup anda harus menjadi dokter spesialis atau yg lainnya. Karena semua dokter ngga harus jadi dokter spesialis kok, msh banyak pilihan lainnya 
21 Juli 2019, 08:56
Setuju dok
VCT sebaiknya dipilih
21 Juli 2019, 14:50
dr.Nurliati Sari Handini,SpBP-RE
dr.Nurliati Sari Handini,SpBP-RE
Dokter Spesialis Bedah Plastik
Setuju. Pilihan karir sebagai dokter tidak harus menjadi klinisi. Opsi manajerial atau mungkin menjadi doctorpreneur bisa dipertimbangkan.
21 Juli 2019, 21:39
dr. Melsa Aprima, SpPD
dr. Melsa Aprima, SpPD
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
21 Juli 2019, 01:22
Sepertinya salah ya kalau sebut dokter2 tadi tidak berkontak dg pasien. Dokter radiologi melakukan USG akan berkontak dg pasien, dokter PA kadang di RS melakukan BJH, dokter rehab medik apalagi itu ada polinya.

Dan tidak tepat juga mencari info spt ini di aplikasi alomedika, apalagi sampai protes krn aplikasi ini bukan institusi pendidikan.

Kalau memang serius utk sekolah, sebaiknya langsung k centre yg dituju dan bertanya di sana, bukan sekedar mencari opini berulang2.
alodok,
saya setuju dgn dokter gina.

Lagipula mungkin menurut saya bukan masalah diskriminatif, tapi mungkin mengingat beban pendidikan yang cukup tinggi dimana seringkali butuh fisik dan imunitas yg tinggi dlm proses pendidikan makanya mungkin ODHA tidak dianjurkan utk menjalani nya. Jd demi kebaikan individu nya sendiri. 
Terima kasih
22 Juli 2019, 16:21
dr. Fatimah Hidayati, Sp.A
dr. Fatimah Hidayati, Sp.A
Dokter Spesialis Anak
21 Juli 2019, 01:22
Sepertinya salah ya kalau sebut dokter2 tadi tidak berkontak dg pasien. Dokter radiologi melakukan USG akan berkontak dg pasien, dokter PA kadang di RS melakukan BJH, dokter rehab medik apalagi itu ada polinya.

Dan tidak tepat juga mencari info spt ini di aplikasi alomedika, apalagi sampai protes krn aplikasi ini bukan institusi pendidikan.

Kalau memang serius utk sekolah, sebaiknya langsung k centre yg dituju dan bertanya di sana, bukan sekedar mencari opini berulang2.
Setuju dok, lagipula tdk semua dokter ingin dan hrs menjadi spesialis..

Datangi center pendidikan yg dituju lbh tepat sbg solusinya..

Waktu saya daftar ppds malah tdk ada pemeriksaan HIV, hnya surat keterangan sehat biasa..