Pembahasan mengenai obat dexamethasone yang dianggap dapat diberikan kepada pasien COVID-19 - Diskusi Dokter

general_alomedika

Assalamu a'laikum dan selamat sore buat teman sejawat semua. Saya lihat berita di CNN Indonesia Trans TV dan di berita online di aplikasi LINE, ada...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Pembahasan mengenai obat dexamethasone yang dianggap dapat diberikan kepada pasien COVID-19

    17 Juni 2020, 17:00

    Assalamu a'laikum dan selamat sore buat teman sejawat semua. Saya lihat berita di CNN Indonesia Trans TV dan di berita online di aplikasi LINE, ada berita obat warung dexamethasone ampuh untuk Covid 19. Saya baca beritanya dan saya nonton beritanya jg di TV bahwa peneliti di Universitas Oxford sepertiga atau 30% bisa menyembuhkan Covid 19 berat. Yang saya tidak habis pikir masa obat dexamethasone dibilang obat warung. Parah banget tuh wartawan memberitakan dan menulis seperti itu. Walaupun murah obat dexamethasone bukan obat warung. Dexamethasone pun ada juga yang patennya. Dexamethasone bukan obat sembarangan yang bisa di konsumsi oleh setiap orang. Karena sebenarnya harus dengan resep dokter. Karena efek sampingnya yang banyak. Yang saya takutin orang awam pada beli dengan jumlah banyak. Karena di indonesia mudah beli obat apapun di apotik atau toko obat. Dexamethasone itu termasuk hormonal kortikosteroid yg bahaya di konsumsi sembarangan oleh org awam. Apalagi bila terus menerus. Belum lg yg ada komorbid nya n punya sakit maag. Dexamethasone pun bisa menekan atw menurunkan sistem imun bila terus2an di konsumsi. Sangat bahaya bila sistem imun menurun bisa terinfeksi covid 19. Kadang berita itu asal disebar n disiarkan saja. Seharusnya ada penjelasan lbh lanjut yg bisa membuat org awam tidak asal menggunakannya. Parah banget di bilang "obat warung" lagi. Sangat disayangkan beritanya seperti itu.

18 Juni 2020, 07:43

Terimakasih info nya dokter..

Pembahasan topik ini dapat juga dibaca di CME Alomedika https://www.alomedika.com/kortikosteroid-untuk-penanganan-covid-19

 

19 Juni 2020, 11:55
dr. David, Sp.B, FINACS
dr. David, Sp.B, FINACS
Dokter Spesialis Bedah
Betul dok, memang sdh ada respons dri tim IDI, namun sampai saat ini msh blm ada surat edaran resmi dri IDI ttg larangan atau pembatasan penggunaan obat tsb di lapangan. Sama seperti dgn antibiotik, hingga saat ini aja msh bs di akses dgn bebas oleh masyarakat umum bahkan tanpa resep dokter sekali pun.