Pasien TB salah dalam menerapkan frekuensi minum obat - Diskusi Dokter

general_alomedika

Selamat sore dok, mohon izin bertanya dok. Seorang pasien TB yang sedang dalam pengobatan, Mulai tanggal 15 maret 2020 pasien sudah memasuki fase lanjutan....

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Pasien TB salah dalam menerapkan frekuensi minum obat

    Dibalas 02 April 2020, 23:18

    Selamat sore dok, mohon izin bertanya dok. Seorang pasien TB yang sedang dalam pengobatan, Mulai tanggal 15 maret 2020 pasien sudah memasuki fase lanjutan. Namun, pasien salah dalam menerapkan frekuensi minum obat, obat yang seharusnya diminum 3 kali seminggu malah diminum setiap hari. Apakah hal ini dapat menyebabkan pasien harus mengulang pengobatan dari awal? 


    Mohon pencerahannya dok 🙏

02 April 2020, 20:07
dr.Nurjannah Lihawa,Sp.P
dr.Nurjannah Lihawa,Sp.P
Dokter Spesialis Paru
Alo dokter, 
Pengobatan pasien dilanjutkan saja,kalau oerlu obat TB fase lanjutannya diberikan saja setiap hari tidak usah merubah menjadi 3 kali seminggu.
Sekedsr informasi, dari WHO telah merekomendasikan pengobatan fase lanjutan dosis harian, tetapi yang ada pada logistik saat ini masih stok untuk pengobatan intermitten. Sehingga apabila nantinya obat pada paketnya habis diminum sebelum 4 bulan,maka bisa diberikan obat tambahan. Bisa diambil obat lepasan saja dari paket Kombipak.
02 April 2020, 20:51
Terimakasih ilmunya dok 🙏
02 April 2020, 23:18
Terima kasih update ilmunya dokter, 
01 April 2020, 17:38

Alo dokter,

Bila dosis menjadi lebih banyak dan tidak ada efek samping obat, saya memilih melanjutkan terapi.  Tidak mengulang pengobatan dari awal. Dan pasien diberikan edukasi untuk mulai meminum obat sesuai dosis yang diberikan.

CMIIW

02 April 2020, 20:51
Terimakasih masukannya dok 🙏
02 April 2020, 23:07
dr. Kana Wulung A.I.P Sp.P
dr. Kana Wulung A.I.P Sp.P
Dokter Spesialis Paru
02 April 2020, 20:07
Alo dokter, 
Pengobatan pasien dilanjutkan saja,kalau oerlu obat TB fase lanjutannya diberikan saja setiap hari tidak usah merubah menjadi 3 kali seminggu.
Sekedsr informasi, dari WHO telah merekomendasikan pengobatan fase lanjutan dosis harian, tetapi yang ada pada logistik saat ini masih stok untuk pengobatan intermitten. Sehingga apabila nantinya obat pada paketnya habis diminum sebelum 4 bulan,maka bisa diberikan obat tambahan. Bisa diambil obat lepasan saja dari paket Kombipak.
Setuju dok👍
02 April 2020, 23:14
Dibuat 01 April 2020, 15:46

Selamat sore dok, mohon izin bertanya dok. Seorang pasien TB yang sedang dalam pengobatan, Mulai tanggal 15 maret 2020 pasien sudah memasuki fase lanjutan. Namun, pasien salah dalam menerapkan frekuensi minum obat, obat yang seharusnya diminum 3 kali seminggu malah diminum setiap hari. Apakah hal ini dapat menyebabkan pasien harus mengulang pengobatan dari awal? 


Mohon pencerahannya dok 🙏

Alodok.

Setuju dengan pendapat dokter2 spesialis paru di atas. Saat ini terapi boleh digunakan secara kontinu per hari atau intermiten, 3 kali seminggu.

Di bawah ini saya lampirkan terkait penanganan TB di Indonesia yang menyebutkan juga fase lanjutan TB digunakan dengan dosis harian.
null