Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Leismaniasis general_alomedika 2023-02-01T09:35:59+07:00 2023-02-01T09:35:59+07:00
Leismaniasis
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Pendahuluan Leismaniasis

Oleh :
dr. Virly Isella
Share To Social Media:

Leismaniasis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh protozoa Leishmania. Transmisi penyakit terjadi melalui gigitan sandfly (agas) betina genus Phlebotomine atau Lutzomyia sandfly yang telah terinfeksi oleh Leishmania. Penyakit ini umumnya terdapat pada daerah iklim tropis di berbagai wilayah benua Eropa, Afrika, Asia, dan Amerika.[1-4]

Terdapat beberapa bentuk leismaniasis, yaitu leismaniasis kutaneus, yang sering dijumpai dan bermanifestasi pada kulit; leismaniasis mukokutaneus, yang bermanifestasi pada bagian kulit dan mukosa; leismaniasis viseral atau kala-azar, yang melibatkan beberapa organ internal seperti limpa, hati, dan sumsum tulang.

shutterstock_1466031086-min

Leismaniasis viseralis merupakan tipe yang paling berat dan bersifat fatal bila tidak diterapi.[1,2]

Diagnosis pasti leismaniasis adalah dengan menemukan parasit pada pemeriksaan aspirat jaringan yang terinfeksi, seperti dari jaringan kulit untuk leismaniasis kutaneus, atau dari sumsum tulang untuk leismaniasis viseral. Parasit dapat dideteksi melalui pemeriksaan mikroskopis cahaya, metode molekuler, dan kultur.

Tata laksana leismaniasis tergantung pada beberapa faktor, seperti tipe leismaniasis itu sendiri dan lokasi geografis. Terapi lini pertama pada sebagian besar kasus leismaniasis adalah antimonial pentavalen. Manajemen leismaniasis juga mencakup penatalaksanaan malnutrisi dan koinfeksi human deficiency virus-acquired immune deficiency syndrome (HIV-AIDS), tuberkulosis paru, atau infeksi bakteri sekunder yang menyertai.

Leismaniasis merupakan penyakit yang dapat disembuhkan bila pasien memiliki sistem imun yang baik dan menjalani tata laksana dengan baik.[1-3]

Referensi

1. World Health Organization. Leishmaniasis. 2023. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/leishmaniasis
2. Centers for Disease Control and Prevention. Parasites - Leishmaniasis. 2020. https://www.cdc.gov/parasites/leishmaniasis/index.html
3. Maxfield L, Crane JS. Leishmaniasis. In: StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2022 Jan-. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK531456/
4. Torres-Guerrero E, Quintanilla-Cedillo MR, Ruiz-Esmenjaud J, Arenas R. Leishmaniasis: a review. F1000Res. 2017 May 26;6:750.

Patofisiologi Leismaniasis
Diskusi Terbaru
Anonymous
Dibalas 8 jam yang lalu
Jika HbsAg dan Sifilis positif bersamaan, tatalaksananya seperti apa?
Oleh: Anonymous
2 Balasan
Permisi dok, izin bertanya, jika hasil pemeriksaan triple eliminasi 1 pasien ditemukan positif untuk Hepatitis dan Sifilis bersamaan, tatalaksananya seperti...
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 16 jam yang lalu
Kombinasi neutrazen dan madecassoside dalam tata laksana kulit sensitif: bagaimana pandangan dokter
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
ALO Dokter,Segera baca artikel ini, yuk:...
dr.Bellatrix Bonisa Madarja
Dibalas 13 jam yang lalu
Apa saja differential diagnosanya untuk keluhan ruam dan gatal di seluruh tubuh pada anak 2 tahun
Oleh: dr.Bellatrix Bonisa Madarja
1 Balasan
Anak usia 2th datang dibawa keluarga dengan keluhan ruam dan gatal di seluruh tubuh. Kakak dan saudara sepupu juga mengalami hal serupa, pasien sering...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.