Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Epidemiologi Bunion general_alomedika 2024-11-25T15:12:53+07:00 2024-11-25T15:12:53+07:00
Bunion
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Epidemiologi Bunion

Oleh :
dr. Reren Ramanda
Share To Social Media:

Epidemiologi bunion atau yang dikenal dengan hallux valgus secara global memiliki angka prevalensi 2–4%. Di Amerika Serikat, penderitanya mencapai 64 juta orang, sementara itu di Indonesia belum ada data populasi penderita bunion secara menyeluruh.

Global

Secara global, bunion terjadi pada 2–4% populasi dunia. Angka insidensinya meningkat hingga 33% pada populasi yang rutin memakai sepatu hak tinggi.[7]

Epidemiologi bunion di Amerika Serikat merupakan penyebab nyeri pada kaki yang umum terjadi, penyakit ini diderita sekitar 64 juta orang di Amerika Serikat, dan sekitar 35% perempuan berusia lebih dari 65 tahun di Amerika Serikat menderita bunion. Di dunia, prevalensi penderita bunion pada perempuan jauh lebih tinggi dari laki-laki, studi menunjukkan bahwa rasio perbandingan kejadian bunion pada perempuan dibanding laki-laki adalah 8–9:1. Selain itu, insidensi bunion juga meningkat seiring peningkatan usia.[6,9,10]

Berdasarkan studi di Inggris, prevalensi bunion bervariasi berdasarkan kelompok usia, dengan jumlah penderita bunion tertinggi adalah pada usia dewasa. Pada anak usia 9–10 tahun, persentase penderita bunion adalah 2.5%, sedangkan pada pasien dewasa, persentase penderita bunion mencapai 48%.[11]

Indonesia

Prevalensi bunion di Indonesia saat ini belum diketahui secara pasti. Namun, telah dilakukan studi pada kelompok populasi tertentu, diantaranya studi yang dilakukan oleh Asih et al pada guru dan pegawai di Sekolah Menengah Kejuruan Pariwisata Dalung di Badung. Pada studi tersebut ditemukan prevalensi bunion sebesar 40%.[12]

Sementara itu, studi yang dilakukan oleh Soemarko et al dengan populasi perempuan yang bekerja di swalayan memberikan gambaran insidensi hallux valgus hingga 25.25% pada populasi pengguna sepatu hak tinggi dibandingkan dengan 10.87% pada pengguna sepatu datar.[7]

 

Direvisi oleh: dr. Meva Nareza Trianita

Referensi

6. Laughlin, Richard T. Medscape. Bunion. 2023. https://emedicine.medscape.com/article/1235796-workup
7.Soemarko, Dewi S. Et al. Hallux valgus among sales promotion women wearing high heels in a department store. Journal of Orthopaedic Surgery. 2019. DOI: 10.1177/2309499019828456. https://journals.sagepub.com/doi/pdf/10.1177/2309499019828456
9. Journal of Orthopaedic & Sports Physical Therapy. Bunion: Strengthening Foot Muscles to Reduce Pain and Improve Mobility. J Orthop Sports Phys Ther 2016. https://www.jospt.org/doi/10.2519/jospt.2016.0504
10. Nix, Sheree et al. Prevalence of hallux valgus in the general population: a systematic review and metaanalysis. Journal of Foot and Ankle Research 2010, 3:21. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2955707/pdf/1757-1146-3-21.pdf
11. Ferrari, Jill. Hallux valgus (bunions). BMJ. Clinical Evidence 2014. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4004226/pdf/2014-1112.pdf
12. Asih, Ni Kadek Angel Puri, et al. Prevalensi Hallux Valgus Pada Guru Dan Pegawai Di Sekolah Menengah Kejuruan Pariwisata Dalung Di Badung. Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia. Vol 8 No 2 2020. http://download.garuda.ristekdikti.go.id/article.php?article=1705327&val=977&title=PREVALENSI%20HALLUX%20VALGUS%20PADA%20GURU%20DAN%20PEGAWAI%20DI%20SEKOLAH%20MENENGAH%20KEJURUAN%20PARIWISATA%20DALUNG%20DI%20BADUNG

Etiologi Bunion
Diagnosis Bunion

Artikel Terkait

  • Perlu Tidaknya Pembedahan untuk Bunion
    Perlu Tidaknya Pembedahan untuk Bunion
Diskusi Terkait
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 23 September 2022, 16:23
Penyebab dan pencegahan bunion - Ortopedi Ask the Expert
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
ALO dr. dr Elfikril SpOT.. Apakah penyebab muncul bunion? Apakah ada faktor yg dpt dicegah? Saat ini sering muncul iklan penggunaan alat/instrumen utk...

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.