Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Pengawasan Klinis Efedrin general_alomedika 2022-12-19T08:45:15+07:00 2022-12-19T08:45:15+07:00
Efedrin
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Pengawasan Klinis Efedrin

Oleh :
dr. Afiffa Mardhotillah
Share To Social Media:

Pengawasan klinis penggunaan efedrin (ephedrine) adalah pengawasan terkait tekanan darah, denyut nadi, dan gejala respirasi. Pada pasien dengan gangguan ginjal, perlu dilakukan pengawasan terhadap efek samping.

Pada pasien yang menjalani anestesi spinal, apabila terjadi hipotensi setelah anestesi maka efedrin dapat dijadikan pilihan tatalaksana.

Adanya tanda-tanda overdosis juga harus diawasi. Tanda overdosis efedrin antara lain mual-muntah, hipertensi, demam, palpitasi, depresi napas, kejang, dan gejala psikosis. Tata laksana berupa suportif dan simtomatik, termasuk di dalamnya induksi muntah dan bilas lambung. Pada pasien kejang dapat diberikan diazepam, kompres dingin untuk demam, dan dexamethasone 1 mg/kgBB bolus pelan.[2,7]

 

 

Direvisi oleh: dr. Gabriela Widjaja

 

Referensi

2. MIMS. Ephedrine. 2022. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/ephedrine/?type=brief&mtype=generic#Indications
7. Drugs.com. Ephedrine. 2022. https://www.drugs.com/ppa/ephedrine-systemic.html

Kontraindikasi dan Peringatan Ef...
Diskusi Terbaru
dr.Eurena Maulidya
Dibalas 5 jam yang lalu
Stop Obat Diabetes saat Puasa, Berbahayakah?!
Oleh: dr.Eurena Maulidya
1 Balasan
ALO Dokter.Pasien usia 45 datang ke klinik dengan keluhan sering pipis dan merasa kehausan sejak 2 bulan yang lalu. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan:...
Anonymous
Dibalas 3 jam yang lalu
ACS pada usia muda
Oleh: Anonymous
10 Balasan
Alo dokter...Apakah TS sekalian ada yg punya hsl penelitian mengenai ACS di usia muda, terutama di Indonesia?Saya prnh jaga d klinik pratama, dapet pasien...
Anonymous
Dibalas kemarin, 06:10
Pemberian vaksin hpv dengan dosis terlambat
Oleh: Anonymous
1 Balasan
ALO Dokter, Sore, izin tanya, jadwal vaksin hpv itu 0-1/2-6 yah dok, kalo misal dosis ketiganya itu terlambat >1 tahun, baik karena kehamilan atau alasan...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.