Penanganan bagaimanakah yang aman untuk pasien ibu menyusui dengan gangguan jiwa - Diskusi Dokter

general_alomedika

Selamat siang, TS.Mohon asupan ilmunya, untuk kasus ibu menyusui yang mengalami psikotik akut (belum memenuhi kriteria pasien F20), terapi oral apakah yang...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Penanganan bagaimanakah yang aman untuk pasien ibu menyusui dengan gangguan jiwa

    13 Juni 2020, 11:57
    Anonymous
    Anonymous
    Dokter Umum

    Selamat siang, TS.

    Mohon asupan ilmunya, untuk kasus ibu menyusui yang mengalami psikotik akut (belum memenuhi kriteria pasien F20), terapi oral apakah yang dapat diberikan di fasilitas kesehatan pertama (puskesmas)?

    Obat jiwa yang tersedia di puskesmas juga terbatas, seperti trihexyphenidil, clozapine, risperidon, chlorpromazin, amitriptilin dan injeksi skizonoat.

    Dan apa saja yang perlu diperhatikan pada bayi pasien selama pemberian obat? 

15 Juni 2020, 09:23

Alo dokter,

Terapi gangguan psikotik akut bertujuan untuk meredakan dan mengontrol gejala. Pemberian antipsikotik pada gangguan psikotik akut serupa dengan pemberian untuk schizophrenia, karena itu identifikasi gejala harus sangat teliti.

Antipsikotik generasi kedua bekerja lebih selektif dan memiliki risiko efek samping yang lebih rendah. Antipsikotik atipikal generasi kedua termasuk Clozapine dan Risperidone. Kedua obat antipsikotik tersebut dan metabolitnya diekskresikan dalam ASI, sehingga saat mengonsumsi obat tersebut sebaiknya ASI tidak diberikan kepada bayi. CMIIW

Referensi:

https://www.alomedika.com/penyakit/psikiatri/gangguan-psikotik-akut/penatalaksanaan

 

15 Juni 2020, 11:51
dr. Soeklola SpKJ MSi
dr. Soeklola SpKJ MSi
Dokter Spesialis Psikiater
Izin menambahkan dok,

Hingga saat ini beberapa antipsikotika yg dianggap aman untuk ibu hamil dan menyusui sebenarnya Quetiapin (namun jenis ini tentu tidak dapat diberikan oleh dokter umum atau di fasilitas layanan primer). Namun berdasarkan beberapa studi lainnya haloperidol dosis kecil masih salah satu yang dianggap paling aman dalam kondisi ini dibandingkan obat yang tadi dokter sebutkan.

O iya dok.. untuk diagnosis psikotik akut... Apalagi pasca melahirkan perlu juga dicari dan disingkirkan dahulu apakah ada kondisi fisik yang mendasari.

Bisa saja kondisi seperti sepsis, infeksi, kehilangan darah atau elektrolit dalam jumlah besar atau kondisi medis lainnya (misalnya riwayat diabetes atau hipertensi selama kehamilan, gangguan hormonal, dll) bisa jadi mencetuskan gejala mirip psikotik (khususnya jika ibu tersebut jatuh ke dalam kondisi delirium) dan penanganan utama yg diperlukan justru perbaikan kondisi klinis pasien.

Delirium atau kesadaran berkabut sendiri dapat ditandai dengan kesadaran yg hilang timbul (termasuk orientasi tempat, waktu, orang yg cenderung hilang timbul). Biasa gejalanya lebih berat pada malam hari. Untuk memastikan dokter bisa menggunakan CAM (saya lampirkan di bawah). Penanganan delirium adalah mencari sebab utama dan menangani sebab utama. Obat antipsikotika dosis kecil (haloperidol hanya diberikan jika pasien gelisah mulai dari 0.5 mg hingga max 10 mg per hari penentuan tingkat kegelisahan bisa dilihat dengan skor RASS).

Semoga membantu 🙏

15 Juni 2020, 13:13
Anonymous
Anonymous
Dokter Umum
Sangat membantu dokter.
Dari anamnesis dengan keluarga pasien, pasien mulai menunjukkan gejala psikotik ketika pasien akan pindah rumah ke rumah barunya, dok. Sepulang dari meninjau rumah barunya, gejala mulai tampak. Anak pasien berusia 4 bulan saat ini. 
Terima kasih dok
15 Juni 2020, 13:19
Terima kasih banyak dok, sangat membantu 🙏