Terapi fisik pada pasien gangguan miksi post stroke - Rehabilitasi Medis Ask the Expert - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alo dr. Purwitasari Sp. KFRIzin bertanya dokter, pada pasien stroke yang sudah tidak ada refleks untuk miksi, apakah ada terapi fisik tertentu yang dapat...

Diskusi Dokter

11 Januari 2022, 13:05
dr. Purwitasari
dr. Purwitasari
Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi

Alo dr. Reren, terima kasih untuk pertanyaannya.

Pada pasien stroke, yang paling sering terjadi adalah inkontinensia urin, walaupun retensi urin juga dapat terjadi. Hal ini dapat disebabkan karena kerusakan langsung pada lobus frontal atau pons yang mengatur kontrol mikturisi, kelemahan kontraksi otot detrusor atau gangguan fungsional yang menghambat akses. Perlu dipertimbangkan juga faktor pre-morbid kontinensia.

Berikut beberapa intervensi yang dapat diberikan untuk memfasilitasi kontinensia urin:

1. Medikamentosa seperti anticholinergic, adrenergic (tergantung tipe disfungsi urin)

2. Modalitas fisik seperti terapi listrik, biofeedback

3. Behavioural intervention seperti scheduled voiding, bladder training, pelvic floor muscle training

4. Intervensi gaya hidup: manajemen diet dan cairan, posisi untuk miksi

5. Terapi komplementer seperti akupuntur

Pasien sebaiknya menjalani pemeriksaan lebih lanjut jika ISK berulang lebih dari 1x dalam 6 bulan, penurunan fungsi ginjal atau inkontinensia/urgency/frequency yang tidak teratasi secara konservatif.

Berikut saya lampirkan sedikit informasi tambahan yang dapat dibaca. https://www.csnstroke.ca/wp-content/uploads/2019/05/Brain-bladder-stroke-updated-2019-2.pdf
Semoga membantu yah dok.

12 Januari 2022, 10:10
Terima kasih banyak dokter ilmunya